SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
27.Awal pembalasan dendam.


__ADS_3

Walker yang masih menemani Leticia dan teman temannya di lobby,hanya tersenyum."Dasar pria tempramental."gumam Walker.


Akhirnya mobil Leticia datang juga setelah beberapa lama menunggu, Stolen segera membuka pintu dan mempersilahkan Leticia dan kedua temannya masuk ke dalam mobil.


"Pak Walker, terima kasih kami pamit pulang. o ya kalo ketemu pak CEO nya tolong sampaikna permintaan maaf aku."ucap Leticia dan masuk ke dalam mobil.


"Baik lah, akan aku sampaikan, terima kasih juga dan sampai jumpa di kontrak yang baru lagi."jawab Walker dengan berjalan masuk kembali ke ruangan kerjanya.


Stolen mulai gelisah, karna kalo identitas dirinya ketahuan dia tidak akan diberi ampun oleh Mosan.


Stolen mengambil ponsel dari kantong celananya dan mulai memgirimkan chatnya pada Mosan.


"Tuan ternyata dugaan kita selama ini benar, Alfonso De Armondo adalah anak dari Rudolf De Armando." isi Chat Stolen.


Ting...


ponsel Mosan berdering,diambilnya ponsel yg diletakkan diatas nakas disamping ia duduk. layar ponsel diusap. "chat dari Stolen." Gumam Mosan.


"Tuan ternyata dugaan kita selama ini benar,Alfonso De Armando adalah anak dari Rudolf De Armando." Mosan membaca isi chatt Stolen.


Deg..jantung serasa berhentik berdetak.karna yang ada dalam pikiran Mosan Leticia.


"Bangs*t dia masih hidup ini ancaman besar bagi aku.dan aku harus bagaimana kalo Alfonso mengetahui Leticia anak dari aku?" menelam saliva dengan kasar mengusap wajahnya dan mulai mencari solusi.


"Kamu selalu kawal Cia dan usahakan jati dirimu jangan sampai terbongkar dan diketahui Cia. karna hingga saat ini Cia tidak pernah mengetahui pekerjaan aku." Mosan membalas chatt Stolen.


Ting...

__ADS_1


Stolen mengusap layar ponsel dan membaca isi chat dari Mosan.


Deg..


Menelan saliva dengan kasar dan jantungnya berdetak semakin kencang, membayangkan nasibnya kedepan kalo identitasnya terbongkar.


"Haaaa..


Menarik nafas panjang." Aku tidak membayangkan kalo dagingku dimakan sama singa singa lapar itu." Bergidik ngeri.


****


Sedangkan di Markas Red Devil Alfonso sedang mengintrogasi Nuel.


mengambil ponsenya dan menunjukkan gambar Stolen pada Nuel.


Deg..


Bergeser satu langkah ke belakang karna kaget dengan gambar yang ditunjukkan pada dirinya.


"Stolen, ya namanya Stolen tapi dia bekerja pada Mason."ucap Nuel.


Mengerutkan dahi,memicing kan matanya dan menaruh tangan kirinya dibawah dagu miliknya sedikit berpikir, karna nama yang disebutkan Nuel sepertinya sudah tidak asing bagi Alfonso.


"Mosan?" gumam perlahan Alfonso.


Plakk....memukul nakas didepannya, dan berdiri berjalan mngintari Nuel.

__ADS_1


"Si penjil*t nya Sergi kepar*t itu kan?" tanya Alfonso dengan membunyikan gigi gerahangnya.tatapan matanya mengandung banyak tanya tangannya dikepalkan.


amarah Alfonso ingin meledak.


"Tuan, yang aku dengar Mosan ini memiliki seorang anak gadis, dan istrinya diculik dan dipaksa nikah dengan Sergio.karna direbut paksa oleh Sergio. Sergio memang aneh karna memiliki kelainan sex.


Anak Mason yang saat itu berusia 2 minggu dititipkan pada pengasuh, karna Mason kwatir anaknya akan disakit Sergio." Nuel menjelaskan.


"Menarik dan sangat menarik," ucap Alfonso sambil menepuk kedua tanganya.


"Sekali tepuk dua lalat mati, Sampah!" celoteh Alfonso terus menerus.


"Glen. kamu suruh anak buahmu menyelidiki dimana anak gadisnya si Mason sekarang." perintah Alfonso dengan tatapam penuh amarah.


Glen yang mendengar itu segera mengambil ponsel dan mengusap layar ponsel, menelpon orang kepercayaannya untuk menyelidiki anak gadis dari Mason.


"Ya sudah kamu boleh keluar dan jangan lupa terus menggali info dari anak buah yang lainnya." ucap Alfonso.



Visual Mason.


...----------------...


klik 👍


tekan tombol💖

__ADS_1


pencet hadiah dan klik vote.


__ADS_2