SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
menerjangi lautan


__ADS_3

''Daddy juga menyesal kamu menikahi pria itu. kamu pikir dengan daddy diam berarti daddy setuju?''jawab Mason.


''Tapi, dia pria baik.dad'' teriak Leticia.


Oliver yang sudah merasa telinganya sakit akibat pertengkaran antara anak dan ayah yang tidak selesai dengan cepat menggeret Leticia hingga leticia terjatuh dan dress nya basah karna kena air laut. kedua pria yang berdiri disampingnya tertawa.


Mason, yang kesal karna perbuatan oliver hingga menyebabkan putrinya hampir saja jatuh ke dalam laut langsung melepaskan satu tembakan ke arah oliver.


Dorr..,


"rasakan akibatnya. selalu saja, tidak dengar perintahku.jangan pernah sakiti putriku." teriak Mason.


Satu tembakan mengenai tepat di jantung oliver. dan oliver terjatuh dalam laut. Leticia yang mendengar suara tembakan menjerit ketakutan.


''No, daddy!'' jerit Leticia.


Alfonso yang mendengar suara Leticia menjerit dan suara tembakan,melihat ke arah Kevin.


''Vin coba lihat siapa yang terapung diatas air laut itu.'' ucap Al.


''Sepertinya tadi suara jeritan Leticia.'' sambung kevin.


karna, hari sudah malam mereka yang tidak memiliki penerang hanya mengandalkan sinar rembulan malam, hanya melihat samar samar mayat yang terambang diatas air laut Alfonso mulai memikirkan hal buruk.


Teropong jatuh dari tangan Alfonso, karna pikiran Alfonso yang terutama adalah ''Leticia sudah tertembak mati.''

__ADS_1


senjata, yang dipegangnya pun jatuh untuk sesaat Alfonso merasakan badannya lumpuh, tidak bisa bergerak sama sekali.


Dari, sudut matanya Alfonso melihat ada perahu kecil yang datang dari arah belakang mereka dan untuk menyerang ke arahnya, dan untuk sesaat Alfonso menghindari peluru yang hampir saja mengenai tubuhnya.


Kevin, dengan cepat melepaskan satu tembak mengenai perut anak buah Mason. dan dalam sekejap dua orang anak buah itu terkapar didalam perahu dan tenggelam, mayat mereka terapung menjadi santapan ikan ikan predator yang didalam laut itu.


Dan, Alfonso. hanya berdiri, menatap ke arah perahu yang sudah tenggelam.pikirannya masih berdenging dengan suara tembakan yang didengarnya dari tengah laut.


''ya, Tuhan. aku belum sempat jujur siapa aku sesungguhnya, aku belum menjadi suami yang sesungguhnya. aku belum sempat melihat keempat anakku.'' batin Alfonso.


Kevin, yang melihat Alfonso yang diam layaknya patung hidup.mencoba memanggil Al. tapi lagi lagi Al tidak merespon sama sekali.


Alfonso, terus membayangkan wajah istrinya.mata biru kehijauannya, yang selalu tersenyum, dan lengkung indah bibir atasnya yang sepertinya selalu minta dici..,um. Alfonso juga bisa mendengar suara Leticia yang selalu memanggil namanya dan membisikkan kata cinta pada dirinya, yang kadang Alfonso mengabaikan dan kadang tidak membalas kata kata cinta itu.


Saat, sedang membayangkan semua kenangan indah bersama Leticia, air matanya jatuh tak berbendung. kevin yang merasa tidak tega mencoba memanggil lagi.


''Ayo, kita serang mereka, untuk apa kita berdiam kalau yang terapung itu adalah leticia.'' ucap kevin.


Tapi lagi lagi Al, bergeming dan mengangkat kepalanya matanya menatap kelautan dalam yang gelap hanya ditemani sinar rembulan malam.


''Alfonso, alfonso. ayo bangkit kita bunuh mereka semua.'' teriak kevin yang tidak tega melihat temannya tak berdaya seperti ini. dengan cepat kevin berbicara melalui earphone.


'' siapkan semuanya saatnya kita menyerang.'' perintah kevin.pada seluruh anak buahnya yang sudah bersiaga hanya menunggu perintah untuk menyerang.


Seketika, ada sinar mengenai wajah leticia yang berdiri dengan selamat diatas perahu, dan sosok mayat mengambang di ombak dan darah yang dilautan ternyata darah oliver.

__ADS_1


'' kevin. itu leticiaku dia masih hidup.'' ucap Alfonso bersemangat. dan mereka mulai mendayung perahu mendekati kapal Mason, dengan beberapa anak buah yang sudah mengepung kapal Mason ditengah tengah.


Otak Alfonso,tersentak sadar begitu juga tubuhnya.Alfonso memikirkan cara terbaik menyelamatkan Leticia.'' vin kita tidak punya banyak waktu.''ucap Alfonso.


Kevin yang melihat dengan teropong ke arah kapal Mason. ada seorang wanita dan seorang pria yang memegang Leticia sedang bertengkar.'' ya, aku setuju kita tidak punya banyak waktu lagi.'' sahut kevin.


Alfonso mengambil senjatanya, dan membalikkan tubuhnya menatap ke arah kevin.kita berlayar ke arah mereka dan perintahkan semua untuk menyerang mereka.


Kevin dan Alfonso, mendayung perahu mereka dengan bantuan sinar bulan sebagai penerang mereka.


''Al, kita mau bunuh diri?'' tanya kevin yang sedikit meragukan tindakan mereka yang menyerang secara terang terangan tanpa memikirkan strategi.


Alfonso, membalikkan badan menatap kevin yang duduk diujung perahu.


'' istriku akan dibunuh.'' bentak Alfonso.


dan kemudian melompat turun ke dalam lautan tanpa melihat Kevin ikut atau tidak.


Alfonso terus berenang, dengan menyemangati diri Alfonso membatin.'' ayo, semangat disana istri dan anak anakmu menunggu dirimu.''


Tangn terus mengayun menerjangi lautan dalam dan melawan dinginnya air laut. ia tidak peduli ada ikan predator yang datang atau apalah itu yang ada dipikiran Alfonso setiap detik sangat lah penting,kalau ia ingin pulang ke Mansion Brich dengan Leticia dan keempat anaknya semua aman dalam pelukannya.


Alfonso semakin dekat dengan kapal Mason. dan ada beberapa anak buahnya yang dipercaya sebagai penembak jitu siaga dan sudah mengarahkan senjata yang berisi obat bius.sengaja mereka tidak menggunakan peluru karna Alfonso masih ingin menyiksa mereka dimarkas nantinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Ada yang mungkin protes ko, konfliknya belum selesai. kami mau yang romantisnya mereka, hehehe kalau ngg ada konflik bukan mafia, dan aku sudah atur di alurnya begitu. tenang habis inimereka sudah bahagia ko.


__ADS_2