SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
reuni keluarga


__ADS_3

Mason, berdiri dibelakang Alfonso. sesekali terlihat Alfonso mengajak Mason bicara saat mengambil makanan yang dihidangkan.


'' Daddy, coba yang ini enak .'' kata Alfonso pada Mason.menawari salah satu masakan favorit dihotel itu.


'' Iya, terima kasih.'' jawab Mason.Lalu, Masonpun mengambil makanan yang ditawarkan Alfonso.


Felisia, Leticia dan Nabila juga asyik bercerita, begitu juga Leticia begitu akrab dengan adik sambungnya walaupun baru saja bertemu.


Willy, anak dari Sergio dan Felisia, yang saat ini baru berusai tiga tahun.


Nabila dan Felisia bergantian mengambilkan makanan untuk Leticia, yang membuat Alfonso tersenyum.


''Makan yang ini nak, bagus buat nutrisi anak.'' ucap Felisia.dan menaruh daging dipiring Leticia.


'' yang ini juga Cia, kamukan suka salmon. apalagi salmon banyak mengandung omega 3 nya.'' ucap Nabila. lalu mengambil Salmon ditaruhnya dipiring Leticia lagi


Leticia, hanya menggelengkan kepalanya saja.


Acara, makanpun selesai. tamu undangan, satu persatu mulai pulang. Leticia yang sudah mulai kelelahan karna terlalu lama duduk. meminta Alfonso untuk pulang juga.


'' Sayang, kita juga pulang yuk. aku ngantuk bangat.'' ucap Leticia sambil menatap wajah sang suami.


Alfonso, tersenyum tangannya menarik tubuh sang istri bersender dibahunya. sambil mengelus kepala Leticia.


'' kalau lelah, sebaiknya kita istirahat disini saja. nanti kalau sudah cukup tidurnya baru kita pulang. ini sudah jam dua siang.'' jawab Alfonso, dan melihat jam yang melingkar ditangannya.


Leticia, yang sudah sangat mengantuk hanya menganggukkan kepalanya.


Mason, dan Felisia saling menatap dan tersenyum saat melihat Alfonso begitu mencintai putri mereka.


'' Daddy, mom's sebaiknya istirahat disini saja dulu kasihan Willy pasti sudah mengantuk juga.'' tawar Alfonso.


Masonpun menggangguk, begitupun Felisia. mereka berlima bersama masuk ke dalam lift. untuk ke lantai dua puluh.


Setelah, sampe dilantai dua puluh lift terbuka Alfonso, Leticia dan orangtua Leticiapun keluar dari lift.


'' Daddy, ini acces card nya, silahkan masuk dan istirahat sebentar dulu. kasihan Willy uda ngantuk bangat itu."ucap Alfonso pada Mason.dan memberikan acces cardnya ke Mason.


'' Terima kasih,nak.'' jawab Mason sambil menepuk pelan bahu Alfonso.dan menerima acces card kamar.

__ADS_1


'' sama sama Daddy. aku, masuk dulu temani Leticia.'' sambung Alfonso. kemudian, Alfonso menyusul sang istri yang sudah berada lebih dulu dikamar.


Mason, Felisia dan Willy. juga masuk ke kamar untuk istirahat.


Waktu, sudah menunjukkan pukul empat sore. semua tamu undang sudah pulang. teman teman, Alfonso. melanjutkan minum mereka di bar depan kamar mereka.


Nabila dan Vani juga sudah dikamar untuk beristirahat.


Gareth dan kelima temannya. yang merasa sudah cukup minum akhirnya masuk ke kamar masing masing untuk istirahat. Begitupun Reno dan Walker memilih nginap dihotel juga mengingat mereka juga tidak mungkin pulang dengan keadaan mabok parah.


*********


Leticia, yang merasa perutnya lapar akhirnya membangunkan Alfonso.


'' sayang, sayang bangun yuk. aku lapar bangat.'' ucap Leticia.dan terus mengelus perutnya yang sudah masuk usia empat bulan.dan sudah menonjol kedepan.


Alfonso, yang merasa tubuhnya digerakkan segera membuka mata. tapi, enggan bangun dari ranjang. tanganya malah dilingkarkan dipinggang Leticia yang sedang duduk ditepi ranjang.


'' kenapa, sayang? sekarang jam berapa.''tanya Alfonso. merapatkan wajahnya ke perut Leticia. Alfonso, merasa tubuhnya sangat lelah karna sejak tadi di kamar. dia belum tidur sama sekali karna, sibuk memijit kaki Leticia yang pegal semuanya. setelah jam empat sore baru Alfonso, mulai pejamkan mata.


''Tau, ahh dibanguni malah makin tidur. sekarang jam 7 malam sayang.'' jawab Leticia kesal.melepaskan tangan Alfonso lalu turun dari ranjang berjalan ke arah kulkas mencari makan yang bisa untuk dimakan.


Namun, Alfonso yang melihat Leticia berdiri dengan kesal. Alfonsopun bergegas bangun dari tempat tidur dan segera mengangkat gagang telpon. dan mulai menelpon untuk memesan makanan.


'' shiff.., baru sadar banyak teman dan orangtua leticia.'' gumam Alfonso. tangannya menepuk jidatnya.


Leticia, yang sedang duduk disofa sambil makan yougurt yang tadi ia dapat dari kulkas.


''Sayang, aku lupa kalau disini ada daddy dan mom's. kita makan diresto aja sayang biar bisa makan bersama dengan mereka ya sayang.'' ucap Alfonso. sambil duduk disamping Leticia. yang sedang asyik menikmati yougurt nya.


'' hmmm.., enggak masalah lagian aku sudah kenyang. kamu enggak lihat aku lagi makan.'' jawab Leticia dan terus makan.


'' Iya, aku minta maaf. tadi, aku pikir pengen manja manja dulu sama kamu sayang.'' jawab Alfonso. yang merasa bersalah telah membiarkan sang istri dan anak anaknya kelaparan.


Alfonso, segera mengambil ponselnya.untuk menelpon Glen. agar semua makan bersama direstorant hotel saja. dan, menelpon lagi pihak hotel untuk segera menghidangkan makan malam direstoran khususnya.


Tidak, menunggu lama semua sudah keluar dari kamar masing masing. makanan juga sudah dihidangkan.


'' Sayang, ayo semua sudah menunggu kita diresto.'' ucap Alfonso, sambil menggandeng tangan leticia untuk kelua dan makan bersama di restorant.

__ADS_1


'' Iya, daddy dan mommy?" tanya Leticia.


'' Daddy dan mommy juga sudah menunggu direstoran. malam ini semua akan nginap disini. nanti minggu depan pernikahan Glen, kita ajak mommy dan daddy tidur disini saja.biar enggak cape pulang pergi.'' sambung Alfonso. mereka berjalan keluar dari ke kamar menuju restoran.


"Iya, terima kasih ya sayang atas perhatian besarmu terhadap orangtuku."ucap Leticia sambil menyenderkan kepalanya dilengan Alfonso.


"sama sama. orangtua kamu sama juga orangtua saya.jadi jangan beelebihan terima kasihnya." jawab Alfonso.sambil mendaratkan satu kecupan diujung kepala sang istri.


Disana, sudah ditungguin oleh semua teman teman Alfonso dan Leticia. dan juga Mason dan Felisia.


''Daddy, mommy. hai willy.'' sapa Alfonso dan mereka pun duduk bergabung dengan Mason dan Felisi disatu meja.


''Nak, sini. duduk disini bareng daddy sama mommy saja.'' panggil Mason pada Alfonso dan Leticia.


'' iya, daddy. makasih.'' jawab Alfonso. sambil menggandeng sang istri untuk duduk bersama Mason.


'' Malam ini, kita nginap disini semua aja daddy.'' ucap Alfonso.


'' Iya, enggak apa apa. biar mommymu bisa banyak bercerita dengan Leticia.'' sambung Mason.


'' iya.'' jawab Alfonso sambil menganggukan kepalanya.


Mereka semua makan bersama. setelah selesai makan semua kembali ke kamar. Mason dan Alfonso, juga kelima teman Alfonso memilih masih ngobrol di Bar dilantai dua puluh itu.


Felisia, menggendong Willy ke kamar bersama Leticia, Nabila juga stefani. para wanita bercerita panjang lebar, Felisia tak henti hentinya me9ngucapkan rasa terima kasihnya pada Vani dan Nabila karna telah menjadi sahabat yang baik untuk Leticia.


'' Terima kasih, ya. selama ini kalianlah yang berada disisi Leticia. mommy enggak isa ngebayangi kalau tidak ada kalian bagaimana Leticia melewati hidupnya.'' ucap Felisia sambil menggenggam tangan Vani dan Nabila.


'' iya, mom's sama sama. dan mommy juga hebat memiliki seorang putri seperti Leticia yang rendah hati. kami juga tidak tau, kalau tidak ada Cia dan Reno hidup kami sekarang seperti apa.'' jawab Nabila dan Stefani bersama sambil mengenang kenangan pamit mereka.


Willy, yang tertidur pulas. sama sekali, tidak terganggu dengan obrolan wanita dewasa empat orang ini. Felisia yang sesekali mengelus perut Leticia terus tersenyum menatap wajah sang putri.


Hari, semakin larut malam. Leticia, yang sudah cape, segera pamit pada Felisia. begitu juga, Nabila dan Vani, setelah pamit mereka segera keluar dari kamar Felisia ke kamar mereka masing masing.


Alfonso, yang melihat sang istri sudah keluar dari kamar mommy Felisia. segera pamit dan berlari kecil menemui sang istri. lalu, menggandeng Leticia masuk ke kamar. begitupun Mason, Glen , Gareth, kevin, Andre, Walker dan Reno juga kembali ke kamar mereka untuk istirahat.


*******


Malam hari, telah berlalu kini berganti dengan pagi hari yang cerah.Leticia, sudah selesai mandi sedang duduk santai didepan balkon.

__ADS_1


Alfonso, juga datang dan duduj bersama sang istri.


"Setelah, ini kita pulang ya.sekalian belanja baju untuk kamu dan anak anak kita."ucap Alfonso sambil mengecup mesra perut sang istri.


__ADS_2