
"Bodoh! sudah aku katakan jang pernah membawah urusan perasaan dan cinta." ucap Alfonso.
Membaca, chat Alfonso, yang terlihat sangat marah, Glen hanya menggeleng kesal.
Glen yang lagi mengecek beberapa pesanan di Markas. duduk dan mengusap kasar rambutnya.
Memikirkan caranya agar Stefani tidak melibatkan hubungan mereka dalam jebakan Alfonso nantinya.
"Apa, aku membujuk Stefani. berhenti kerja saja. dan, aku akan segera menikahi dirinya. mungkin dengan cara ini aku bisa menyelamatkan hubungan kami. Karna, Stefani ng akan tinggal diam kalo sudah berurusan dengan Leticia."batin Alfonso.
Haaaaa...,
Menghela nafas panjang.
Dan, melanjutkan pengecekan. obat obat terlarang. yang baru semalam dikirim dari Mexico.
***************
Di California, ke empat pria kejam. yang sementar, merubah image menjadi pria tertampan. mungkin saja. Namun, itu hanya berlaku bagi orang yang tidak mencintainya nyawa mereka.
Sudah tiba, didepan Hotel berbintang. sesuai dengan, alamat yang dikirim Laura lewat via wastapp.
Dengan yakin, mereka berjalan menuju Ballroom di mana party itu diadakan.
Party itu dihadiri mahasiswa, ada yang berpasangan ada juga tidak memiliki kekasih.
Alfonso, yang merasa risih. karna, gadis gadis itu terus saja mengoda mereka. bergegas, mencari kursi yang kosong untuk ditempati mereka.
Laura, yang sudah melihat Steward memberi kode. kalo , Karla sedang bermesraan dengan kekasihnya di kursi pojok bagian kanan.
Steward , yang menyadari itu balas memberi kode kalo dirinya mengerti.
Pramusaji, datang menghampiri mereka dan menawarkan minuman.Keempat pria itu mengambil. namun, mereka tidak meminumnya. karna kwatir mereka akan lupa tujuan mereka hadir di Party ini.
Mereka sesekali ikut bergoyang, agar tidak menimbul kan kecurigaan orang. Namun, mata merek tetap mengawasi wanita yang sedang melakukan kegiatan penyatuan bibir itu.
Sudah hampir pukul jam 1 malam, sepasang kekasih yang dipantau sejak tadi itu tidak saling melepas. mereka malah saling bergandeng, berjalan menuju ke arah Lift .tapi gerak dan gerik mereka selalu dipantau. Alfonso yang menyadari itu mendorong kursi ke belakang dan sengaja berjalan dan menggabungkan diri di dalam lift tersebut.
Dengan memainkan ponselnya agar tidak dicurigai, Alfonso sengaja menghubungi Gareth.
"Gareth, aku sudah didalam lift bersama dengan dua manusia ini.nanti, akan aku kabari lagi .mereka akan masuk di kamar nomor berapa." isi chat Alfonso.
Ting..,
Mendengar, ponselnya yang berbunyi . Gareth,segera mengambil dari kantong celana. dan, membaca pesan yang masuk di kotak pesan wastapp.
"Ok, kamu selalu waspada . karna, ada beberapa orang disini yang sangat mencurigakan." Gareth membalas chat Alfonso.
Ting..,
Alfonso tersenyum setelah membaca isi chatt Gareth. " umpan datang dengan sendirinya." tersenyum sinis.
Karla, yang sempat melihat. perilaku aneh Alfonso yang tersenyum sendiri. bergidik ngeri, membisikan ke telinga sang kekasih. " sayang, ada orang aneh di sebelahmu."
Diego, yang sejak tadi. hanya, berkonsentrasi di bibir dan dua gundukan Karla tidak menyadari kalo ada orang lain selain mereka berdua. di dalam lift ini.
Ting...,
Pintu lift terbuka, Karla dan Diego keluar dan disusul Alfonso dari belakang mereka ke ruang resepsionis dan memesan Kamar hotel.
__ADS_1
Setelah mendapatkan acces cards, Alfonso berjalan ke arah kamarnya, dan Karla dan sang kekasihpun berjalan ke arah kamar mereka.
Menempelkan acces cards, dan mereka mulai masuk ke kamar mereka masing masing. Alfonso yang bersikap tenang sama sekali tidak dicurigai Karla.
Di Ballroom, anak buah Sergio yang diutus untuk selalu menjaga Karla bingung. karna, mereka kehilangan jejak Karla.
Kedua pria berbadan kekar, itu saling melempar kesalahan satu sama lain. situasi itu dimanfaatkan Andre untuk merekam dan mengirimkannya ke Kevin.
Dengan rekaman itu, Kevin akan menyebarkan ke situs internet. untuk memancing Sergio, melihat dan bisa menyusul anaknya ke California.
Karla, yang dikamar lagi berdua dengan sang kekasih. sedang asyik melakukan penyatuan dua tubuh. desahan Karla, membuat Diego kalap terus dan terus menekan miliknya ke dalam milik Karla.
Alfonso yang sengaja keluar dari kamar hotel dan milih duduk di caffe hotel agar bisa melihat ke mana Karla akan pergi setelah puas penyatuan tubuh.
Steward yang sudah mendapat pesan dari Gareth kalo ada lima orang suruhan Blake juga hadir di acara itu. mulai berjalan ke arah mereka.
Steward, sengaja bergabung dengan orang orang yang mencurigakan.
"Hi, i can join you guys. if you will allow." Ucap Steward.
"Please if you want.what do you want wine or someting else." jawab salah satu anak buah Blake.
" I want wine, if you don't mind." jawab Steward.
Steward yang merasa sudah diijinkan , menarik kursi dan duduk bersama mereka.
kelima pria itu .tapi, Steward selalu waspada.
Gareth, yang mengerti dengan posisi Steward. memantau, dari meja sebelah.
karna, sebelum Steward bergabung mereka sudah mendapat info dari orang suruhan mereka yang menyamar sebagai keamanan hotel.
suara musik yang keras, membuat para mahasiswa itu terus berdangsa. tanpa, merasa nyawa mereka terancam.
Steward, yang mulai terpancing dengan salah satu anak buah Blake. dengan cepat mengeluarkan pistolnya dan menodong ke arah pria berkepala plontos itu.
Dorr..
Dorr..
Dorr...
Terjadi baku tembak, para mahasiswa bertebaran lari keluar dari ruangan Ballroom mencari perlindungan agar tidak terkena sasaran peluru.
Anak buah Alfonso, yang tadinya menyamar sebagai security hotel. dengan cepat bergabung dan menyerang pihak Blake. Gerald dan Andre, berhasil menangkap pria berkepala plontos itu. dan, segera dibawa ke parkiran dan dimasukkan ke bagasi mobil.
Alfonso masih tenang, dan tidak terusik sama sekali dengan suara tembakan di ruangan Ballroom itu.
Karna, tujuan Alfonso menunggu Karla keluar dari kamar hotel. karna mendengar suara tembakan. Karla berlari keluar meninggalkan Diego yang masih pulas diatas ranjang efek kelelahan.
Melihat Karla, yang berlari keluar dari kamar hotel, dengan cepat Alfonso melepas satu tembakan tepat dikaki kiri Karla.
Dorr...
Dorr...
Karla tersungkur, dan meminta tolong. tapi, sebelum pertolongan itu datang. Alfonso, sudah terlebih dahulu membawa Karla ke mobil.
dan memberikan satu suntikan virus , Karla menjerit kesakitan.
__ADS_1
Luka tembakan belum diobatin, kini Karla mendapat satu suntikan Virus.
badan Karla lemas, pandangan mulai buram. sempat melihat, ada seorang pria berkepala plontos yang berada disebelahnya.
Karla, ingin berteriak. tapi itu, sia sia karna efek suntikan racun Karla mulai kehilangan tenaga.
Gareth, bertugas mengamankan cctv hotel, berlari mencari ruangan monitor cctv. disana ada dua orang security bersenjata lengkap sedang menjaga.
Dorr,...
Brughh
Tembakan, mengenai perut salah satu security. dan, satu tendangan melayang ke dada security satu lagi.
Bergegas masuk, dan segera mneghapus hasil rekaman kejadian tadi.setelah yakin, semua sudah terhapus.
Gareth, segera pergi meninggalkan ruangan itu.sebelum kedua security sial*n itu bangun.
Lima orang anak buah Blake kalah karna rombongan Alfonso yang banyak.dan empat yang berusaha kabur dengan luka tembakan, tidak menghiraukan teman nya yang sudah jadi tawanan Alfonso.
Steward ,dan teman teman yang lainnya . segera turun ke bawah, menuju parkiran mobil dimana sudah ada Karla dan pria berkepala plontos itu.
Masuk ke mobil, dan melaju dengan kecepatan tinggi menuju markas.
Pihak FBI yang baru tiba, tidak mendapatkan tersangka, karna, mereka telah meninggalkan tempat itu. dengan membawa kedua tahanan mereka.
Pihak FBI.meminta hasil rekaman Cctv ke manager hotel. tapi itu percuma karna semua sudah dihapus Gareth.
Masih dengan situasi yang tegang. Alfonso balik ke arah Gareth menaanyakan tugas Gareth.
"Bagaimana? sudah dibereskan?" Tanya Alfonso.
"Sudah. tadi sempat ada perlawanan di ruang monitor . tapi bisa diatasi dengan segera." jawab Gareth.
" Al, kita lamgsung menuju ke markas aja." ucap Steward.
"Tentu!" jawab singkat Alfonso dengan tatapan kejamnya.
"Aku sudah tidak sabar bermain main dengan Putri bajing*n itu." mengepalkan tangan karna sudah tidak bisa menahan amarahnya.
.
Visual neng Karla.
...----------------...
Jangan lupa ya kakak kakak, kalo selesai membaca biasakan klik๐
pencet tombol๐
hari ini awal minggu bisa tinggalkan votenya y๐
dan jejak komentar kakak kakak๐ค๐ค๐๐ฅฐ๐
Semoga kita semua dijauhkan dari segala macam hal buruk dan sakit..
Goodblessyou all๐๐ค
__ADS_1