SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Kejujuran.


__ADS_3

Pagi telah tiba hidup baru dengan harapan yang baru sudah dimulai. Seperti biasa para sahabat Leticia dan Alfonso telah kembali ke kediaman mereka masing masing. Begitu juga, Alfonso dan Leticia bersama keempat anaknya menjalankan kehidupan mereka di mansion.


Tak terasa usia keempat anak Alfonso juga sekarang sudah memasuki 4 tahun. Leticia dan Alfonso memutuskan untuk tidak menggunakan babysitter lagi.


Seperti hari ini Alfonso, Leticia dan keempat anaknya sibuk bermain di ruang bermain.


Alicia dan Alisha bermain salon salonan dengan didamping Leticia. Sedangkan, Alfonso mendampingi Aleijo dan Alonzo belajar mewarnai.



Namun, lama kelamaan Alonzo mulai merasa bosan. Alonzo berdiri dari Karpet mengajak Alfonso bermain SPIDERMAN.


''Ayo daddy. Al mau main spidelman.'' ucap Alonzo.


''Oke, ayo.'' jawab Alfonso sembari mengenakan kostum spiderman.


''Jiahaaa...'' teriak Alonzo kemudian melompat dari sofa turun ke bawah lantai.



8


Alfonso segera menangkap Alonzo dan membawanya kedalam pelukannya. Alfonso dan Alonzo berguling di karpet.


''Ayo... dek selang daddy.'' teriak Alicia sembari menepuk tangan.


''Benar, dek semangat.'' sambung Aleijo. ikutan melompat lompat.

__ADS_1



''Holle... daddy menang .'' sambung Alisha.


Mendengar teriakan Alisha. Alicia dan Aleijo tidak terima.


'' prok prok prok... holle...daddy kalah holle...'' sahut Aleijo dan Alicia


"Uda... daddy! Alonzo menyelah." teriak Alonzo. Karena dekapan sang daddy membuat Alonzo susah bergerak.


"Yey... daddy menang holle.'' teriak Alisha gembira. berlari mendekati Alfonso.


Alfonso tertawa melihat Alonzo mengatur napasnya. Beda dengan Alisha segera memeluk Alfonso.


Hari semakin sore. Leticia berdiri dari sofa memberi perintah.


Alfonso menatap keempat anaknya lalu mengangkat kedua bahunya.


''Ayo! daddy yang mandiin.'' sambung Alfonso.


Seperti biasa titah Leticia tidak pernah ada yang membantah. sekali Leticia mengeluarkan suara semua pasti menurut, termasuk Alfonso.


''Mommy... siapin baju. kalian mandi sama daddy.'' sambung Leticia lagi.


''Siap! beres.'' jawab Alfonso.


Kemudian, membawa keempat anaknya masuk ke dalam kamar mandi. untuk dimandikan. setelah hampir satu jam lebih semua anak anaknya juga sudah selesai mandi.

__ADS_1


"Sini berbaris ya." pinta Leticia.


Anak anaknya menurut mereka berbaris sesuai yang dipinta Leticia. Alfonso juga membantu Leticia memakaikan baju kepada anak anaknya.


" Holle sudah selesai, sekalang Alisha boyeh maam es cliim?" tanya Alisha. karena sudah selesai mengenakan bajunya.


Leticia mengerutkan dahinya. " Daddy?" panggil Leticia.


Karena, Leticia tau pasti Alfonso yang berjanji pada anak anaknya saat dikamar mandi tadi. Alfonso memang selalu memanjakan anak anaknya. karena, itu sering terjadi perdebatan kecil antara Alfonso dan Leticia.


"Bukan! daddy enggak biyang. Alisha cendili yang minta." ucap Alisha membela Alfonso.


"Iya, Tetapi mommy harus tanya daddy dulu." jawab Leticia sembari memegang kedua pundak Alisha dengan lembut.


Leticia selalu mengatakan kepada anak anaknya." jika terjadi perselihan dalam hidup jangan hanya dengar dari satu pihak. Melainkan dengar dari kedua pihak setelah itu baru mengambil keputusan.'' pesan itu setiap hari selalu Leticia sampaikan kepada keempat anaknya.


Alfonso sudah selesai mandi. Ia berjalan keluar dari kamar mandi sembari mengeringkan rambutnya.


"Ada apa mommy? tadi daddy di dalam kamar mandi daddy dengar mommy panggil daddy?" tanya Alfonso mendudukkan tubuhnya disofa.


"Daddy, tadi janji apa sama anak anak?" tanya Leticia menyelidiki.


"Enggak, daddy tidak janji apa apa." jawab Alfonso bingung.


"Oh... sudah. berarti benar yang dikatakan Alisha." jawab Leticia tersenyum.


Alfonso dan Leticia selalu menerapkan kejujuran didalam kehidupan anak anaknya.

__ADS_1


''Nak, ingat dimana pun kalian berada.hiduplah dengan jujur berbicara jujur. karena kejujura itu mahal. jika sekali saja kita berbohong maka seterusnya kita akan berbohong. daddy dulu pernah hampir kehilangan mommy kalian karena daddy pernah berbohong. Kejujuran itu menyakitkan. Namun, jika kita berkata jujur hidup kita damai dan kita akan dipercaya oleh orang."


__ADS_2