
karena, Leticia yang terus mendesak ingin makan rendang. Alfonso, segera melajukan dengan kecepatan cepat ke arah Mansion.
Bale, segera menekan tombol pintu pagar. saat, melihat mobil Alfonso sudah di depan pintu Mansion, setelah pintu pagar terbuka dengan secepat kilat Alfonso melaju masuk ke dalam pekarangan Mansion. segera Alfonso keluar dari dalam mobil, membuka pintu untuk Leticia.
Dengan digandeng oleh Alfonso, Leticia dan Alfonso segera masuk ke dalam Mansion. wajah Leticia masih terus murung,. Alfonso, ajak bicarapun Leticia enggan jawab.
setelah masuk ke kamar.Alfonso meminta leticia untk membersihkan diri terlebih dahulu tapi, leticia menolak dan langsung jalan ke arah tempat tidur dan merebahkan badanya di tempat tidur.
'' sayang, bersihkan diri dulu. aku akan minta Ethan untuk mencari di Spanyol sampai dapat oke?" bujuk Alfonso.
'' benaran, kamu ngga bohong kan?'' jawab keticia dengan mencebikkan bibirnya.
'' iya, aku janji.'' jawab Alfonso, sambil mencium curug leher leticia.
Leticia yang merasa geli akhirnya tertawa sambil menatap Alfonso.
'' Ayo, sayang cari dulu makanannya.kata temanku itu makanan khas indoonesia.'' ucap Leticia dan terus menatap wajah Alfonso.
'' iya, aku coba search di google makanan indonesia yang jual disini di daerah mana saja.'' jawab Alfonso. lalu bangun dari ranjang segera mengambil ponsel miliknya untuk search ke google.
''kata, orang kalau hamil enggak keturutan nanti anaknya akan ngileran. kamu mau anakmu ngileran?" sambung leticia. dan bangun kemudian berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Alfonso, duduk disofa dan terus fokus diponselnya. tapi, saat mendengar Leticia mengatakan kalau anak anaknya akan ngileran dengan cepat Alfonso melirik ke arah Leticia.
'' Apa seseram itu sayang?" jawab Alfonso. kemudian melihat ke arah Leticia. tapi, Leticia yang sudah berada dikamar mandi tidak dengar apa yang dikatakan Alfonso.
Alfonso yang membayangkan, bagaimana nantinya keempat anaknya ngeces membuat Alfonso bergidik ngeri.
Alfonso, terus mencari digoogle dan akhirnya menemukan Alamat yang menjual rendang dikota spanyol.
'' Ahh...., akhirnya ketemu.'' dengan cepat Alfonso screenshot Alamat penjual rendang diSpanyol dan dikirim ke whastap milik Ethan.
Setelah, itu Alfonso berjalan ke kamar mandi. menyusul leticia untuk membersihkan badannya.
'' kenapa, malah ikut ke kamar mandi?'' tanya Leticia yang kesal melihat Alfonso terus tersenyum.
'' Aku, mau membersihkan badanku. kenapa, enggak boleh?'' jawab Alfonso dan terus melepaskan busananya.dan bergabung dengan KLeticia dibawah shower.
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Ethan, yang menerima chatt, dari Alfonso mengerutkan dahinya.
'' Segera, pergi cari makanan yang namanya Rendang di di dekat KKBRI di kota Madrid. saya tidak mau terima alasan apapun. saya, tau dapat dan segera antar ke Brich[ nama Mansion Alfonso.].''
'' Oh, my God. yang benar saja Nona ini. masa ngidam sulit seperti ini. ahh.., aku semakin malas mencari istri.'' gumam Ethan.sambil menarik kasar rambutnya.
__ADS_1
Karna, diperintah Alfonso cepat . Ethan, menggunakan motor sportnya. dengan kecepatan 120/km Ethan melaju menuju kkbri dikota Madrid.
Dalam, perjalanan Ethan terus membayangkan kalau dia memiliki istri, dan istrinya ngidam minta yang aneh aneh seperti Leticia.
'' ihhh...,'' ucap Ethan sambil bergidik ngeri. terus memacu motor sportnya.
Jarak antara Madrid dan markas memang jauh tapi karna Ethan menggunakan motor dan melaju dengan kecepatan tinggi, karna itu hanya sejam Ethanpun tiba.
Ethan, memesan dua porsi rendang karna dia juga penasaran dengan makanan Indonesia yang trending ini.
Setelah, mendapatkan dua porsi rendang dan membayarnya Ethanpun segera naik kembali ke motor sport berwarna merahnya dan meluncur kearah Brich.
beeppp...,
Ethan membunyikan klakson motornya untuk menggoda Bale. ya seperti itu, keakuran tidak hanya di Alfonso dan teman temannya saja. tapi, anak buahnya pun semua sangat kompak dan sering saling menggoda.
''Enggak, usah bunyikan bell motor. aku sudah lihat kalau kamu didepan. seperti enggak tau aja kalau ada cctv dimana.'' ucap Bale yang kesal dengan tingkah usil Ethan.
'' Siapa tau kamu tiduran.'' jawab Ethan kemudian motornya diparkirkan didepan.tangannya membawa rendang yang sudah iya beli, dan berjalan masuk ke dalam Mansion.
'' Bale, bossmu didalam?'' goda Ethan sambil tertawa dan berlari masuk ke dalam Mansion menemui Alfonso.
'' Awas aja lu, ban motormu aku kempesin.'' jawab Bale sambil terKekeh.
''''''''''''''''''''''''''''''''''''
'' kamu, tunggu sini. aku keluar sebentar.'' ucap Alfonso.sambil mengelus kepala Leticia.
Leticia, mengangguk.lalu, Alfonsopun segera berjalan keluar dari kamar menemui Ethan yang sudah menunggu diruang tamu.
''Dapat enggak?'' ucap Alfonso yang sudah berdiri diruang tamu.
''Boss, iya saya dapat.'' jawab Ethan sambil menunjukkan 1 buah paper box ke Alfonso.
''Terima kasih ya.''ucap Alfonso, sambil menerima paper box dari Ethan kemudian mencoba mencium aroma rendang.
''sama sama boss.'' ucap Ethan
'' Wah, aromanya wangi sekali ya. sepertinya ini enak.'' sambung Alfonso lagi.
''Iya, boss. sepertinya enak. tadi disana juga banyak warga sini yang makan diresto itu.'' jelas Ethan. dan berdiri dari sofa.
''Boss, saya pamit pulang, semoga saja Nona enggak ngidam jalan jalan ke indonesia.'' sambung Ethan, dan pulang kembali ke Markas.
Alfonso yang mendengar itu hanya menatap tajam Ethan.
__ADS_1
''Tapi, benar juga orang ngidamkan aneh aneh.'' batin Alfonso dan berjalan ke dapur menyiapkan rendang di piring untuk dibawa ke kamar.
Selesai, dihidangkan di piring Alfonso dengan dibantu pelayan membawa rendang buah dan semangkok nasi, tidak lupa buah juga. disusun dinapan kemudian dibawa ke kamar oleh pelayan.
Alfonso, membuka pintu kamar dan pelayan pun masuk dengan membawa Napan ke kamar disusul Alfonsoo dari belakang. kemudian pelayan meletakkan napan diatas meja sofa.
''permisi, tuan.'' pamit pelayan dan kembali berrjalan keluar dari kamar ke arah dapur.
Leticia yang melihat rendang, langsung tersenyum.
''Thank you, sayang.'' ucap Leticia. sambil memegang kedua pipi Alfonso.
'' Iya, sama sama.'' jawab Alfonso dan mendaratkan satu kecupan dipipi Leticia.
Alfonso dan Leticia, mulai makan Alfonso menyuapkan rendang dan nasi kemulut Leticia.
''Hmmm.., enak, sayang. coba deh kamu makan.'' ucap Leticia dan terus mengunyah makanan dimulutnya.
''Iya, iya kamu makan dulu uda terlambat jam minum obatmu.'' jawab Alfonso dan terus menyuapkan makanan ke mulut Leticia. namun, karna Leticia yang terus memaksa akhirnya Alfonsopun mengambil nasi dan rendang dipiring lagi dan mulai makan.
''Iya, sayang enak bangat makanan ini.'' jawab Alfonso. dan menyuapkan lagi ke mulutnya.
Setelah makan, Alfonso memanggil pelayan melalui HT. untuk membersihkan meja dikamar.
Lalu..,
Alfonso berdiri dan mengambil obat Leticia dinakas untuk memberikan pada Leticia. selesai minum obat. sepasang suami istri ini masih diduduk disofa sambil menonton tivi.
Alfonso, mengambil buah dan menyuapkan ke Leticia.
''Anak anak daddy, lain kali jangan ngidam makanan yang dari luar negara kita ya sayang.'' uicap Alfonso sambil mencium perut leticia yang sudah mulai menonjol.
'' Emang, tadi enggak iklas?"tanya Leticia sambil mencebikkan bibirnya.
'' Enggak, sayang aku iklas ko.'' jawab Alfonso sambil menunjukkan deretan giginya.
'' Ayo, makan buahnya. lagi. aaaa..,'' sambung Alfonso mengalihkan pembicaraan, kwatir Leticia tersinggung dengan ucapanya tadi.
Jam sudah menunjukkan pukul empat sore waktu Spanyol.
Leticia, dan Alfonso yang sudah selesai makan. berjalan ke arah ranjang untuk membaringkan tubuh mereka diatas tempat tidur.
__ADS_1