SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
mandikan anak.


__ADS_3

Hari sudah sore karena perut kecilnya sudah pada lapar keempat bayi Alfonso menangis serentak.


'' oek oek oek oek.''


Alfonso mengerjap dengan cepat Alfonso menggendong Alisha yang berada disampingnya, sembari mengambil HT untuk memanggil Felisia dan bibi Yati.


"Pelayan, tolong sampaikan pada Nyonya bantu saya di kamar anak anak pada nangis." perintah Alfonso. kemudian langsung meletakkan HT nya disembarang tempat.


Felisia dengan cepat membuka pintu kamar Alfonso. Dan melesat masuk ke dalam kamar, tampak ke tiga bayinya masih menangis dan menggerakkan kaki dan tangan mereka bahkan sampai memasukkan tangan kecilnya ke dalam mulut mereka. Leticia yang sedang terlelap segera membuka matanya.


Ia tertawa ketika melihat Alfonso sangat panik, sambil menggendong Alisha yang sedang menangis.


Felisia menggendong Alonzo, bibi Yati menggendong Alicia begitu juga bibi sumi menggendong Aleijo.


''Sayang, mereka jamnya minum susu sekarang sudah pukul 15:00 harusnya mereka susu tadi jam dua.'' Leticia mengingati Alfonso.


''Aduh maafin daddy ketiduran.'' ucap Alfonso sembari menepuk jidatnya.


''Ini, kamu pangku Alisha biar aku yang bikin susu untuk anak anak.'' sambung Alfonso lagi.


Lalu memberikan Alisha pada Leticia.


''Nanti babbysitter itu setiap jam harus pantau di kamar sini. biar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.'' usul Felisia.


''Al ketiduran mommy.'' sahut Alfonso.


''Iya, mommy tau kamu pasti cape nak. karena itu tidak salah setiap jam biarkan suster masuk untuk cek anak anak.'' saran Felisia lagi.


''Iya, sayang takutnya kita ketiduran seperti tadi.'' sambung Leticia.


''Nanti mereka ditemani bibi Yati atau bibi sum.'' sambung Leticia lagi.


"Iya sayang." jawab Alfonso menyetujui usul mertuanya.


Alfonso sudah selesai membuat susu untuk anak anaknya. Untuk menghindari botol anak anaknya tertukar, Alfonso memesan botol susu khusus yang sudah didesain dengan nama masing masing.


''Alisha biar dengan saya, kamu mandi aja dulu setelah ini aku mau mandiin anak anak.'' Alfonso berkata sambil mengambil Alisha dari pangkuan Leticia.

__ADS_1


''Alisha minum susu sama daddy ya, mommy mau mandi dulu.'' ucap Leticia.


Begitu juga dengan ketiga kakaknya, Alisha. mereka minum susu bersama oma Felisia dan bibi Yati juga bibi Sum, mereka duduk berjejer di sofa kamar Alfonso.


Sedangkan Alfonso duduk ditepi ranjang. Leticia segera berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


''Mereka, kuat sekali kalau minum susu.'' ucap Felisia.Ketika melihat Alonzo yang menyesap susu dibotolnya begitu kuat hingga mengeluarkan bunyi.


''Iya mommy tadi siang juga mereka menyesap hanya 10 menit langsung habis.'' jelas Alfonso.


''Iya, enggak apa apa itu bagus. asal kasih sesuai jadwal susu mereka bayi itu dua jam sekali mesti susu.''sahut Felisia lagi.


''Iya mom, harusnya tadi tetapi saya ketiduran.'' jawab Alfonso.


Benar kata Alfonso tidak sampai 10 menit susu 60ml sudah selesai diminum.Seperti biasa selesai diminumkan anak anak digendong dan ditepuk punggungnya hingga sendawa.


Leticia sudah selesai mandi dan sesuai aturan baru, setelah mandi langsung mengenakan baju didalam kamar mandi.


Leticia, duduk dimeja riasnya mengeringkan rambutnya dengar hairdryer.


Karena sudah sendawa dan tenang anak anak dibaringkan lagi diatas tempat tidur. Alfonso segera menyiapkan perlengkapan anak anaknya sebelum dimandikan.


Alisha begitu pintar saat dimandikan oleh daddynya dia sangat tenang mata bulat nya terus menatap sang daddy.


Kaki kecilnya digerak gerakin di didalam air. Alfonso tertawa saat menyabuni Alisha tanpa sengaja busa sabun mengenai mulut Alisha. mulut kecilnya mengecap busa sabun itu. Namun, Wajah Alisha langsung cemberut ketika merasakan busa sabun yang tidak enak dimulutnya.


"Kenapa busa sabunnya enggak enak ya." ucap Alfonso sembari tertawa.


Leticia yang berdiri disamping Alfonso terus merekam moment sang suami memandikan Alisha.


''Celesai mandinya, cekalang bajuan iya bial enggak kedinginan.'' Alfonso mengajak Alisha berbicara.


Felisia yang menyaksikan menantunya sangat telaten memandikan cucunya menitikkan air matanya.


''Aku penasaran seberapa berarti Leticia didalam hidup nak Alfonso.'' batin Felisia menitikkan air matanya.


Alisha sudah cantik, sekarang giliran Alicia yang dimandikan. sama seperti Alisha Alfonso selalu tersenyum saat menyabuni dan membilas anaknya dia juga tidak lupa mengajak ngobrol. hingga keempat bayinya selesai dimandikan dan mengenakan baju mereka, Alfonso begitu menikmati moment itu.

__ADS_1


Bahkan Leticia juga terus merekam kegiatan Alfonso bersama keempat anak mereka.


Leticia menggendong Aleijo begitu juga bibi yati bibi sumi dan oma Felisia.


Mereka membawa keempat anaknya ke luar kamar karena gantian Alfonso yang mandi.


****


Di ruang keluarga Karla dan Steward juga Mason mereka sedang bermain dengan Willy. saat ini usia Willy sudah 6 tahun.


"Anak anak mommy Karla uda mandi? wanginya, sekarang mommy Karla kalah saing." goda Karla.


Leticia tertawa kemudian duduk disamping Karla.


"Sini kak biar aku yang gendong Aleijo." sambung Karla sembari menerima Aleijo dari tangan Leticia.


"mmm wanginya, siapa yang mandiin?" Karla terus menggoda Aleijo. Steward tersenyum melihat tingkah sang istri yang begitu sayang sama anak anak Leticia.


Mason menggendong Alonzo.


"Biarkan Alonzo saya yang gendong. bibi istirahat dulu biar gantian sama bibi Yati." ucap Mason.


"Cucu opa uda ganteng, mirip opa ya?" ucap Mason


"Cucu oma cakep ganteng, kalau opa jeyek." celetuk Felisia.


Semua tertawa dengan ucapan Felisia. Mason menatap Felisa.


" Nanti kalau uda besar sama opa kita muter muter pake mobil, oke?" Mason terus mengajak bicara cucunya.


Kebahagiannya kini sudah lengkap. melihat keempat cucunya sehat dan putrinya sehat Mason terus mengucap syukur. Seperti biasa setelah berhenti dari Mafia Mason aktif di gereja bahkan menjadi ketua paguyuban Lansia.


Mason dan Felisia memutuskan 5 hari nginap di Mansion Alfonso dua hari di Mansionnya. Mason dan Felisia juga lebih banyak mengikuti kegiatan gereja.


Karla dan Steward masih di Mansion Alfonso hingga lahiran nanti. Barulah mereka kembali ke California untuk mengawasi Markas Alfonso disana.


Glen dan Stefani juga sekarang sering main di Mansion. karena mereka ingin melihat anak anak Alfonso. Nabila yang di Paris juga sudah tidak sabar menunggu hari ke 7 pernikahan untuk datang ke Spanyol.

__ADS_1


Alfonso sudah selesai mandi. Dia berjalan keluar dari kamar menemui anak anaknya yang sedang digendong oleh mertua dan juga adek iparnya.


__ADS_2