
Dalam perjalanan menuju Airport, Kevin hanya diam, tangannya terus menopang dagunya, kevin kesal karena tidak sempat menghajar Reno. begitu juga, dengan Andre yang sudah mengenal karakter Kevin hanya diam dan fokus menyetir.
Setelah, hampir 30 menit diperjalanan akhirnya, mobil Andre tiba di Airport Madrid.dengan, cepat Kevin membuka pintu mobil dan bergegas turun dari mobil.
''Ndre, makasih ya. aku, berangkat dulu.''ucap Kevin.sembari mengenakan kaca mata hitamnya.
''Kevin! kami selalu mendukung setiap keputusanmu.''jawab Andre menepuk pelan bahu Kevin.
''Makasih, Ndre.''jawab Kevin lagi sembari tersenyum.
Lalu, andre kambali masuk ke mobilnya dan pulang ke mansion.sedang Kevin, bergegas masuk ke dalam Airport Madrid dengan dikawal oleh empat orang anak buah yang berbaju serba hitam.
''Tuan, jetnya berada di bagian sisi kiri.''ucap salah satu anak buah.
Kaki Kevin, terus melangkah masuk ke dalam ruangan Aiport menuju jet.
salah satu pria berbaju hitam berlari cepat berjaga ditangga jet dan mempersilahkan Kevin masuk ke dalam Jet.
Kevin, segera masuk dan memilih berbaring untuk melepas lelahnya.
''Tuan, jet segera take off.''ucap anak buah yang berdir didepan Kevin.
''Hmm..,''jawab Kevin,sembari menutup matanya.untuk melepas lelah fisik juga hatinya.
Jet, mulai take off mengantar Kevin kembali menemui pujaan hatinya yang sedang menunggu dengan dengan gelisah.
**
Di Paris, Nabila tiba tiba merasa gelisah.matanya terus menatap ponsel yang berada ditangannya.
''Ada apa dengan Kevin. kenapa ditelpon tidak bisa, dichatt tidak bisa.padahal, tadi berangkat janjinya mau nelpon, apakah dia marah karena tadi saya tidak membalas chatnya.''
''Semoga, saja Kevin tidak ke club lagi. oh Tuhan, tolong jaga Kevin dari godaan wanita dan segala macam kejahatan.'' batin Nabila.sembari menghela napas dalam.
Amire, yang mengamati Nabila yang sejak tadi keluar masuk lift merasa kasihan karena bukan hanya Nabila yang susah menghubungi Kevin.tetapi, Amire juga sejak dari siang Amire juga tidak bisa menghubungi Kevin.
''Nona, masuk saja ke dalam apartemen, karena kalau tuan pulang lihat nona duduk disini saya bisa dipecat.''pinta Amire.
__ADS_1
Nabila, menatap wajah Amire dengan melihat wajah melas Amire akhirnya Nabila memutuskan kembali ke Apartemen. apalagi sekarang sudah pukul 15:30 berarti sesuai janji Kevin pukul 16:00 Kevin tiba di Paris dan mereka akan fitting baju bersama.
''Ya, uda pak saya masuk dulu.''jawab Nabila, kemudian berjalan masuk lagi ke dalam Apartemen.
"Baik, non, Terima kasih non.''jawab Amire, senang. karena akhirnya Nabila mau masuk kembali ke dalam apartemen.dan, dirnya tidak dipecat oleh Kevin.
Nabila, yang sudah berada didalam kamar memilih membersihkan tubuhnya.sembari menunggu Kevin datang dari Spanyol.
********
Jet, sudah landing di Airport Paris. Kevin, segera keluar dari jet dan bergegas berjalan menuju lobby.
''Maaf, tuan, Amire tidak bisa dihubungi."ucap pria berjas hitam yang mengikuti Kevin dari belakang.
"Biarin, saya pake Taxi saja.Amire, sibuk tidak perlu ganggu dia."tegas Kevin dan terus berjalan menuju lobby.
"Baik, tuan saya akan segera memanggil taxi."jawab anak buah itu lagi.
Kevin, tidak menjawab dan terus berjalan. Taxi yang dipesan akhirnya datang.
"Tuan, taxinya sudah datang."ucap anak buah itu.
Pintu, mobil dibuka oleh anak buah dan kevin segera masuk ke dalam taxi.
"Ke Apartemen dekat Eifel."jawab Kevin dingin.
"Baik, tuan."jawab sopir taxi . kemudian mulai menginjak pedal gas taxi dan melaju menuju Apartemen Nabila.
Kevin, segera mengeluarkan ponsel dari kantong celana miliknya.digesernya layar ponsel mahal itu.
"Shift..,kenapa ponselnya mati."umpat Kevin.
Kemudian, mulai mengaktifkan ponselnya lagi. karena, Kevin baru sadar kalau dia berjanji pada Nabila untuk selalu menelpon Nabila.
"Bodohnya aku!"batin Kevin.
Betapa, kagetnya Kevin saat melihat banyak notif yang masuk. dibaca satu persatu isi chatt Nabila sembar tersenyum.
__ADS_1
''Ternyata, dia mencemaskan aku juga.''batin Kevin.
Akhirnya Taxipun tiba di Apartemen. Anak buahnya segera keluar dan membuka kan pintu taxi untuk Kevin.
Amire, yang melihat Kevin berjalan begitu cepat masuk ke dalam lobby, segera menghampir Kevin.''Tuan, kenapa tidak hubungi biar saya jemput.'' ucap Amire sembari menunduk.
''Tidak, perlu. Nona ke mana saja selama saya tidak ada.'' tanya Kevin sembari masuk ke dalam lift dan di susul Amire.
''Nona, dari tadi gelisah bolak balik ke lobby sini sudah empat kali.'' jelas Amire
''Kenapa, begitu.'' tanya Kevin mengerutkan dahinya karena seingat Kevin Nabila tahu kalau dirinya tiba pukul 16:00.
''Nona, kwatir karena nomor tuan tidak bisa dihubungi.''terang Amire lagi.
''Oh.., maaf tadi di Spanyol saya matikan ponsel dan lupa mengaktifkan lagi. bagaimana, dengan persiapan semua sudah beres?"tanya Kevin.kemudian, melangkah keluar dari lift dan berjalan ke unit apartemen Nabila.
''Sudah, beres tinggal tuan dan nona fitting baju, pastor juga sudah saya hubungi. undangannya di Paris hanya 100 orang sesuai pesan tuan Alfonso dan tuan Kevin.''jelas Amire,
''Oke, baik sekarang siapkan mobilnya. saya temui nona dulu setelah itu kita akan berangkat untuk fitting baju.''sambung Kevin lagi.,
Ting.., Ting
Bell depan Apartemen dibunyikan Kevin. Nabila, yang sudah bersiap segera berjalan keluar dari kamar.
Ceklek..,
Pintu kamar dibuka, oleh Nabila.
Nabila, melihat Kevin yang sedang berdiri didepan pintu hanya menatap dengan diam. Kevin, hanya tersenyum karena dia tahu alasan Nabila marah.
Kevin, segera masuk ke dalam Apartemen dengan cepat merangkul Nabila.
''Maaf, saya lupa aktifkan ponsel.''sesal Kevin.
''Lain kali, enggak boleh gitu lagi, aku, benar benar kwatir. Aku takut kamu berantem dengan Re---.''ucapan Nabila belum selesai sudah dipotong oleh Kevin.
''''''''''''''''''''''''''''''''''''
__ADS_1
Maafkan othor, harusnya Kevin nabila nikah kemarin dan hari ini leticia lahiran tapi ponsel othoir jatuh dan semua bab yg sudah saya tabung hilang semuanya.terpaksa harus tulis kembali semua.maafkan othor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏