
pagi pagi pukul 05:00 waktu Spanyol semua sudah bangun, bahkan Leticia juga tidak mau kalah. Karla sibuk didalam kamarnya menulis ucapan selamat dengan buket bunga mawar kuning[arti mawar kuning persahabatan].
''*yang terbaik bukanlah yang datang dengan segala kelebihannya,melainkan yang tidak pergi karena kekuranganm**u*''
***happy wedding ya Nabila&Kevin.
semoga langgeng selamanya.
doa dari kami Karla dan Steward***
.
Kemudian Karla,selipkan kartu ucapannya di buket mawarnya.lalu, dibawa keluar dari kamar untuk dititipkan lewat daddy Mason.
''Daddy, tolong kasihkan ini kepada Nabila, sampaikan ucapan saya dan Steward, maaf kami tidak bisa hadir.''pesan Karla pada Mason.
''Baiklah, nanti akan daddy kasihkan ya nak.''jawab Mason,sembari menerima buket mawar dari Karla untuk sahabatnya Nabila dan Kevin.
Leticia, juga masih sibuk dikamar sudah berapa kartu ucapan yang disobeknya karna selalu saja salah nulis,''ihh.., kesal kenapa pagi ini aku tidak bisa nulis sama sekali.''sungut Leticia.
Alfonso, yang melihat Leticia bersungut hanya menggelengkan kepala dan tersenyum.''makanya, fokus dan jangan emosi.''tukas Alfonso.
''Tau.., ingat kelakuan Reno jadi kesal.''ketus Leticia.
''Ya, sudah ayo tulis lagi, mereka masih menunggu diluar.''ucap Alfonso. kemudian duduk disamping Leticia.
Lalu, Letici mengambil lagi satu kartu ucapan dan mulai menulis lagi.
''kamu, layak mendapat cinta yang tulus, cinta yang membuatmu merasa aman, cinta yang menyembuhkan luka lamamu dan tidak menambah rasa sakit yang kamu rasakan.cinta dan rasa sakit mungkin terikat jadi satu sama lain.tetapi, cinta yang tepat tidak akan pernah melukaimu.''
"sekali lagi jangan pernah membiarkan seseorang memanipulasimu untuk percaya bahwa menyakiti itu baik baik saja dengan bertopeng dibawah janji cinta.''
Maafkan, saya dan Al. yang tidak hadir diresepsi pernikahanmu.
happy wedding day
bahagia selalu kalian berdua.
Dari, Leticia dan Alfonso.
__ADS_1
Kemudian, Leticia selipkan kartu ucapan di buket bunganya. lalu, dengan bantuan Alfonso Leticia berdiri dan membawa buketnya keluar menemui semua yang sudah menunggu di ruang tamu.
Mata, Leticia tertuju di Reno dengan sinis.biasaanya Leticia, selalu menyapa Reno tetapi tidak dengan pagi ini Leticia terus menatap dengan sinis hingga membuat Reno mengerutkan dahinya.''Ada apa dengan Leticia.''batin Reno.
''Gareth, tolong bawakan ini ingat kasihkan untuk Nabila.bilang, kalau dia tidak sendiri.walaupun, saya dan Alfonso tidak hadir tetapi doa kami selalu mendoakan yang terbaik untuk dia dan Kevin.''pesan Leticia. kemudian memberikan mawar putih kuningnya pada Gareth.
''Iya, tenang saja nanti saya akan mengantarkan ke Apartemen Nabila biar dibaca Nabila.''celetuk Gareth sembari tersenyum.
''Di ingat, saya enggak main main lho.''ketus Leticia.
Alfonso, mengedipkan mata pada Gareth, untuk tidak memancing emosi Leticia.Gareth yang melihat Alfonso berkedip akhirnya diam.
Stefani juga membawa mawar miliknya tidak lupa Ia menulis pesan untuk sahabatnya itu.
''Tidak, selamanya kata kata yang menyakitkan itu salah.hidup ini, terlalu singkat lepaskan dia yang menyakitimu,sayangi dia yang peduli padamu. berjuanglah untuk dia yang berarti bagimu dan setialah dengan dia yang datang dengan cinta yang tulus untukmu.aku, tahu Kevin pria yang baik jangan kecewakan dia ya!"
''Happy wedding ya, langgeng selalu. dari aku dan Glen.''
Kemudian, Stefani juga menyelipkan kartu di buket mawarnya.
''Kami, berangkat ya.''pamit Stefani kemudian mereka saling menautkan pipi mereka.
''Ya, hati hati sampaikan salam kami pada Nabila ya.''pesan Leticia.
''Siip.., tenang saja.''jawab Stefani mengedipkan matanya.
Reno, hanya diam dan ikut berjalan untuk berangkat ke Paris bersama rombongan Mafia itu.
Waktu sudah pukul 6:00 Glen, bersama rombongan segera berangkat menuju Airport Madrid. pesawat pribadi Alfonso sudah stay dibandara, menunggu rombongan untuk berangkat ke Paris.
*****
Di paris Nabila sedang dirias, Kevin juga sudah mengenakan jasnya. hari ini cuaca Paris begitu mendukung seperti hati Kevin yang sedang berdebar debar untuk cepat memiliki Nabila seutuhnya.
''Semangat Kevin.''gumam Kevin didepan cermin kamar.
Nabila, sudah selesai dirias dan duduk menunggu Kevin yang sedang gemetaran didalam kamar.
__ADS_1
''Nona, tuan dimana?"Tanya Amire.
''Masih, dikamarnya.''jawab Nabila.
''Baik, nona saya tunggu didepan, karena pastor akan segera datang.''pesan Amire.
Kemudian, Amire berjalan keluar lagi dan menunggu didepan lobby.
Kevin, yang mendengar percakapan Nabila dan Amire segera keluar dari kamarnya.
Mata Kevin tidak berkedip saat menatap Nabila yang sudah sangat cantik sedang duduk dengan tersenyum menatap pada dirinya. dengan, melangkah perlahan Kevin mendekati Nabila.
''Kamu, sangat sempurna. maaf tadi dikamar saya masih belajar untuk mengikrarkan janji.''ucap Kevin.kemudian memberikan mawar putih pada Nabila sebagai buket tangan untuk dipernikahannya nanti.
Nabila, hanya tersipu malu.
"Terima, kasih.karena sudah menerima saya dengan segala kekurangan saya, kamu juga telah membuat saya mengakhiri masa jomblo saya."ucap Kevin.kemudian menyerahkan mawar putih sebagia lambang cinta yang tulus pada Nabila. lalu, Kevin membuka lagi kotak perhiasan.
''Tolong kenakan ini.''sambung Kevin. sembari memberikan kotak perhiasan pada Nabila yang kemarin dibelinya.
Mata, Nabila berkaca kaca saat melihat Kevin mulai membuka kotak perhiasan itu.
''Terima kasih.''lirih Nabila.
''Sama sama, jangan menangis nanti make upnya terhapus.''celetuk Kevin.Kemudian Kevin mengenakan kalung dileher Nabila.
Nabila, yang tadi ingin menangis akhirnya tertawa,.
Selesai, memasang Kalung dileher Nabila. kotak yang masih ada perhiasan diserahkan pada Nabila.
''Tolong simpan ini dikamar.''sambung Kevin lagi.
''Baiklah.''kemudian Nabila membawa kotak itu dan menyimpannya dengan baik didalam kamar miliknya.
Kevin, membantu mengangkat Gaun Nabila. kemudian mereka berjalan keluar untuk menuju ke Eifel. dimana sudah ditunggui sahabat dan beberapa tamu undangan.
__ADS_1