SANG MAFIA PEMILIK HATIKU

SANG MAFIA PEMILIK HATIKU
Daddy Cerewet.


__ADS_3

Setelah membaringkan Leticia disamping anak anaknya. Alfonso mengecup kening satu persatu anak anaknya dan juga Leticia.


"Sayang, aku mandi dulu. badanku keringatan enggak baik kalau dekat anak kecil dengan badan keringatan." jelas Alfonso.


''Hmm..,'' jawab Leticia tersenyum.


''oya, sayang tadi kata suster nanti jam 12 waktunya anak anak minum susu.'' ucap Alfonso dari depan kamar mandi.


''Iya, kamu mandi dulu.'' sahut Leticia sembari mengajak senyum kepada anak anaknya.


''Daddy, cerewet ya.'' ucap Leticia pada keempat anaknya.


Aleijo yang sangat aktif menggerakkan kakinya, sedangkan Alisha tersenyum pada Leticia.


Saat sedang mengajak anaknya berbicara. tiba tiba ada bunyi pup.


''Ada yang pup?" tanya Leticia. lalu berusaha turun dari ranjang untuk melihat siapa yang tadi membuang gas.


Saat, sedang menunduk untuk periksa pampers anak anaknya.terdengar suara dari belakang Leticia.


''kenapa turun dari ranjang?" tanya Alfonso berjalan mendekati Leticia hanya dengan lilitan handuk dipinggangnya.


''Daddy! jangan kotorin mata anak anak.'' pekik Leticia.


''Mereka masih kecil sayang.'' jawab Alfonso santai.


''Enggak boleh sayang, mereka bisa melihatnya. mulai sekarang ganti baju dikamar mandi.''protes Leticia.sembari menatap tajam Alfonso.


''Iya, daddy nurut. Tetapi, jawab daddy dulu mommy kenapa turun dari ranjang?'' tanya Alfonso.


''Tadi mommy dengar ada yang pup, makanya mommy mau lihat.'' jelas Leticia.


''Ya sudah nanti daddy yang urus mommy berbaring lagi aja. '' titah Alfonso.dengan membawa baju ditangannya berjalan kembali ke kamar mandi.


Saat sudah berada didalam kamar mandi Alfonso menyebulkan kepalanya keluar '' sayang, kamu berbaring lagi aja, enggak baik tunduk seperti itu nanti bekas lukanya sakit.'' teriak Afonso.


Leticia tersenyum dengan sikap Alfonso.

__ADS_1


''Lihat daddy kalian betapa dia sangat mencintai kita berlima.'' ucap Leticia. tangannya menyentuh pipi Alicia.


Selesai mengenakan baju, Alfonso berjalan cepat ke arah ranjang dengan cegatan Alfonso periksa pampers anaknya satu persatu.


''Mommy, Alonzo yang pup.'' ucap Alfonso sembari tersenyum pada putra keduanya.


"Ihh.., anak ganteng mommy pup ya." goda Leticia.


Alonzo menjawab dengan menggerak gerakkan kakinya. Lalu, tangan kecilnya dimasukkan ke dalam mulutnya sembari terus menatap Leticia yang mengajaknya bicara.


Alfonso mulai mengambil air hangat dan kapas steril, juga handuk khusus untuk mengelap bagian ****** anaknya. Alfonso mulai membuka pampers lalu membersihkan sampai bersih dan mengoles cream lagi, kemudian Alfonso mulai mengenakan pampers yang baru dan mengganti baju Alonzo yang baru.


Ya, Alfonso sudah telaten karena waktu kelas yoga Alfonso begitu serius mengikuti semua yang diajarkan oleh instruktur.


Leticia mengamati Alfonso yang sangat telaten dan berhati hati mengangkat anaknya.


Selesai membersihkan Alonzo, Alfonso membersihkan tangannya. Lalu, mulai membuat susu untuk ke empat anaknya.


''Hore susunya sudah jadi!" ujar Alfonso girang.


"Mommy pegang dua botol, daddy dua botol." sambung Alfonso lagi.


" Anak daddy uda lapal?" Alfonso mengajak bicara Alisha dengan cedal. Lalu, mulai memberi susu pada Alisha.


Begitu juga dengan Leticia. Dia mulai mengangkat tubuh Aleijo yang sejak tadi sudah tidak tenang. Lalu, memberikan susunya pada Aleijo. sedangkan kedua saudaranya berbaring menunggu giliran mereka.


Alfonso dan Leticia saling memandang. Lalu, kembali menatap Kedua buah hati yang sedang berada di pangkuan mereka dengan tersenyum.


"Terima kasih sayang, kini hidupku benar benar sempurna." ucap Alfonso.


Leticia, tersenyum. "kita saling melengkapi sayang." jawab Leticia.


Dalam 10 menit 1 boto susu 60ml habis disedot oleh kedua anaknya.


Alfonso berdiri lalu menggendong Alisha dan menempelnya didada bidangnya. dengan Lembut Alfonso menepuk punggung kecil Alisha hingga sendawa.


" Uda enyang cayang, gantian cama kak Aleijo yang di gendong daddy duyu." ucap Alfonso pada Alisha.

__ADS_1


Lalu, dengan lembut membaringkan putri bungsunya itu diatas ranjang lagi. Alfonso mengambil Aleijo dari pangkuan Leticia dan mulai menempelkan di dadanya dengan lembut Alfonso menepuk punggung nya hingga sendawa.


"Jagoan, daddy juga sudah kenyang. gantian adek berdua yang susu oke?" ucap Alfonso pada Aleijo.


Leticia, berkaca kaca melihat Alfonso yang benar benar menjadi sosok ayah sempurna untuk keempat anaknya.


Alfonso, membaringkan Aleijo di samping Leticia. Lalu, mengangkat Alonzo. begitu juga dengan Leticia mengangkat Alica. kedua bayi mulai histeris karena perut kecilnya sudah mulai lapar.


Oek.. oek..,


"Oh.. sayang maafin daddy sama mommy, uda diam ni minum susunya." ujar Leticia pada Alicia.


Begitu juga dengan Alonzo baru saja dotnya dekat mulut kecilnya sudah disambut oleh mulut Alonzo membuat Leticia dan Alfonso tertawa.


''Persis mommy awal awal hamil disuap daddy langsung, hap.'' ujar Leticia tertawa.


''Iya, daddy baru ingat mommy tengah malam juga minta makan terus.'' sambung Alfonso.


Alicia dan Alonzo sama seperti kedua saudaranya mereka juga menghabiskan susu 1 botol 60ml dalam waktu 10 menit saja.


Alfonso juga menggendong Alonzo dan mulai menepuk lembut punggung anaknya hinngg sendawa begitu juga dengan Alicia.


Usai mengurus keempat anaknya Alfonso mulai mengurus Leticia.


"Sayang, kamu makan dulu. aku minta pelayan antarkan ke kamar saja." ucap Alfonso.


"Iya, aku harus minum obat kan? sekarang sudah hampir pukul 13:00. anak anak nanti susu lagi ukul 14:00." jawab Leticia.


"Baiklah, berbaringlah dengan anak anak. aku akan ambilkan makanmu." jawab Alfonso lagi.


"Baiklah." jawab Leticia. Lalu, berbaring disamping keempat anaknya dan mulai mengajak mereka bicara. sedangkan Alfonso berjalan keluar mengambil makan untuk Leticia.


Diluar kamar tepatnya di ruang keluarga para sahabat, Karla dan Steward juga mertua Alfonso, sedang duduk bersama mereka merayakan Pulangnya Leticia dan anak anak ke mansion dengan acara makan bersama.


"Kakak ipar, anak anak sedang apa?" tanya Karla yang sudah kangen dengan ponaannya.


" Dikamar mereka sedang berbaring dengan Leticia di kamar." jawab Alfonso.

__ADS_1


"Semua sudah makan?" tanya Alfonso lagi


"Belum, kita tunggu kamu dan Cia." jawab Felisia.


__ADS_2