
Hallo selamat pagi, sesuai janji , saya akan rilis anak-anak Alfonso. mohon di favorit dan like dan komen ya. dikarena kan Mafia sudah 10 bulan kontrak. jadi saya bikin novel baru masih tetap di noveltoon.
kisah ini anak-anak Alfonso menceritakan kisah mereka berjuang tanpa Leticia. berhasil menggapai cita cita lebih mengutamakan keempat anaknya, kalau Alfonso hanya sebagai figuran saja. tapi dia sering juga nongol.
Senin ya saya up nya karena, ini lagi tepar sakit, anak juga sakit enggak isa bagi waktu untuk nulis.
Dan akan terkuak surat dari Leticia untuk Cathlyn. adakah yang penasaran? apakah Al mau menurut syarat dari anak anaknya atau tetap mempertahankan Leticia wanita satu satunya dalam hidupnya?
Terima kasih untuk yang masih mau menunggu๐๐๐๐.
Mafia juga sudah saya revisi banyak. Namun, saya revisinya acak.(ini tidak salah bab 37, kemarin sebelum revisi hancur, sekarang sudah bisa lebih di mengerti tulisannya)
Anak- anak Alfonso kalau saya sambung di Mafia. saya tidak bisa penuhi janji saya untuk bikin give away. dikarenakan Mafia saya belum narik sama sekali. harapan saya semoga anak-anak Alfonso saya bisa kejar kata untuk penuhi janji saa pad readers Mafia๐.
"Kakak, sudah menelpon Alisha? anak itu kalau sudah kerja selalu lupa kabarin Daddy." protes Alonzo.
"Dek... Alisha itu bukan jalan jalan dia itu kerja. biarkan kita yang urus daddy" jawab Alicia.
__ADS_1
"Tetapi, aku kasihan lihat daddy setiap hari hanya berdiam diri dikamar, seprti itu. apakah mommy begitu istimewa buat daddy?" sahut Aleijo.
"Mommy wanita yang special dalam hidup Daddy. walau Mommy pergi meninggalkan kita, aku masih kecil.tapi, aku tau Daddy begitu mencintai Mommy." mata Alicia berkaca kaca.
"Hmmm.. sampai kapan Daddy terus mengurung diri dan tidak ingin berkumpul dengan teman temannya." sambung Alonzo.
"Daddy hanya bisa nurut dengan Alisha, Tapi gadis itu belum menelpon daddy sama sekali." Aleijo bergumam.
"Betul lihat saja kemarin ada paman Gareth dan aman Glen. Daddy tidak seprti dulu yang tertawa. kasihan Daddy!" balas Aleijo.
"Nanti malam ultah daddy. kak mau kasih hadiah apa?" tanya Alicia.
"Aduh! aku hampir lupa. duh... gimana ultah daddy Alisha belum pulang?" keluh Alonzo.
"Pasti daddy akan murung menunggunya pulang iya kan?"sahut Aleijo.
jam kerja sudah pulang. anak anak Alfonso segera pulang menenmui Alfonso. Namun, yang mereka cari tidak ada di mansion.
"Nek! " panggil Alicia pada bibi Yati.
"Iya, Nak?" jawab Bibi Yati mendekati Alicia.
__ADS_1
"Daddy ke mana? "tanya Alicia penuh ketakutan.
"Tuan, pergi ke pelabuhan." jawab bibi Yati.
"
"Terima kasih nak."jawab Alicia sembari berlari ke depan mansion.
Alicia segera masuk ke dalam mobil miliknya dan kakinya menginjak pedal gas menuju Pelabuhah.
*anak anakku di tempat ini mommy kalian memberi nama kakian. di tempat ini mommymu mengungkapkan semua persaannya. Karena terjadi tragedi yang sangat tidak enak pada mommy kalian.
di tempat ini mommy tau siapa jati diri daddy. tapi, mommy kalian begitu bijak mengambil keputusan ketika mendengar semua penjelasan daddy.
Maafkan daddy ya anak anakku, daddy sama sekali tidak bisa bngkit dari kesedihan daddy*.
"Ahhh... semoga daddy tidak melakukan hal bodoh dipantai." harap Alicia.
****
Hai perkenalkan saya bukan seorang dokter๐๐. saya hanya perawat, dulu saya bekerja di salah satu rumah sakit di kertosono mungkin ada yang dari kertosono pasti tau rumah sakit ASI sekarang berubah nama( sumber waras), satuntahun saya kerja di sana. setelah itu saya pindah datang di surabaya karena kata suami kertosono dan surabaya terlalu jauh.saya pindah di rumah sakit ibu dan anak dua lombok lontar surabaya. lalu, saya bertemu seorang dokter specialis saya dipindahkan di siloam hospital. di sana saya bertemu pasien lupus ini,(kisah Leticia) akhirnya karena ada anak, saya berhenti kerja. setelah usia anak saya 8 bulan melahirkan, dokter yang duku minta saya lamar di siloam, dia juga sudah selesai melanjutkan specilias jantung di jerman kembali ke surabaya. dia menghubungi saya lagi karena membangun rumah sakit sendiri di gresik. saya diminta untuk jadi kepala perawat di sana dengan mengijinkan anak saya boleh ikut, karena itu syarat dari saya kerja, saya berprinsip untuk tidak menitip anak saya pada siapapun. karena suami juga kerja. dokter tidak mempermasalahkan syarat saya, bahkan saya di kasih rumah di gresik dengan fasilitas lengkap mobil dan motor.namun, karena usia anak saya baru 8 bulan, say kerja sembari menggendong anak saya. di tambah lagi covid saya berhenti lagi. alasan demi kebaikan anak.
__ADS_1
dan sekarang saya dipanggil kerja lagi, mungkin ada yang dari gresik bisa mampir๐.doain ya semoga ng berpikir berhenti kerja lagi karena kondisi saat ini.
Sekian dan Terima kasih. jadi saya hanya perawat bukan dokter๐๐๐๐.Namun, doa baik kita aminkan ya๐๐walaupun usia saya tidak mudah lagi 35 tahun siapa tau ada rejeki bisa lanjut sekolah๐๐๐.