TALAK

TALAK
Part 106 TALAK


__ADS_3

Kriiing kring kring


Suara intercom di ruang kerjaku berbunyi.


[Selamat siang mbak] aku.


[Ada telpon dari pihak agen periklanan mbak] resepsionis.


[Sambungkan, terima kasih] aku.


[Baik, mbak] resepsionis.


[Selamat siang mbak Afifah] agency periklanan.


[Ya, selamat siang Pak, ada yang bisa saya bantu?] aku.


[Begini mbak, sebelumnya saya pribadi dan kru periklanan meminta maaf, untuk jadwal shooting iklan perusahaan pt Cakra lima, akan kami tunda satu minggu kemudian, karena model kami yang mbak pilih sedang sakit harus beristirahat kurang lebih satu minggu, namun jika perusahaan tetap minta hari itu mbak dan Pak Catur bisa menggunakan model lain, dan besok kita bisa bertemu langsung dengan modelnya] agency periklanan.


[Baiklah pak, saya sampaikan ke pak Catur dulu, bagaimana keputusannya kita kabari bapak segera] aku.


[Terima kasih, mbak Afifah atas pengertiannya, saya tunggu info selanjutnya] agency periklanan.


[Sama-sama] aku.


Setelah mendengar berita dari agency aku segera berdiri, aku kemasi dokumen yang ada di meja aku segera menuju ruangan pak Catur untuk melaporkan tentang jadwal syuting yang tertunda.


Tok Tok Tok.

__ADS_1


"Masuk!" perintah pak Catur dari dalam ruangannya.


"Selamat siang Pak." sapaku sopan.


"Ada masalah apa mbak?" tanya pak Catur masih fokus dengan kerjaannya.


Aku langsung duduk di kursi yang berseberangan tersekat oleh meja.


"Maaf pak tadi agency periklanan mengabarkan jika model yang kita pilih sedang sakit, mereka meminta tambahan waktu satu minggu, namun jika pak Catur keberatan kita bisa milih model yang lain, dan jadwal syuting tetap sama hanya ganti model." Aku melaporkan perkara yang baru saja terjadi.


"Menurut mbak, bagaimana?" Pak Catur bertanya padaku.


"Menurut saya, kita coba pilih model penggantinya dulu, jika cocok syuting tetap berjalan sesuai jadwal, namun jika tidak ada yang cocok terpaksa kita ganti jadwal." saranku.


Pak Catur menimang-nimang saranku sambil memainkan polpennya.


"Baik pak saya permisi dulu." pamitku sopan.


"Silakan!"


Aku kembali keruang kerjaku, sesaui perintah pak Catur aku segera menelpon agency periklanan untuk melalakukan persetujuan jadwal pertemuan dalam rangka pergantian jadwal syuting dan pemilihan model baru. Setelah berbicara satu jam akhirnya kita mencapai kata sepakat, dan lusa kita harus meting lagi itulah kesepakan kita.


Segera aku kembali ke ruangan pak Catur untuk melaporkan hasil Diskusi dengan pihak agency periklanan, begitu sampai di ruangan pak Catur aku segera melaporkan dan Pak Catur juga tidak ada masalah. Karena tidak ada masalah aku segera kembali ke ruanganku untuk melanjutkan pekerjaanku, aku berharap agar bisa pulang sore.


Seperti yang sudah di sepakat hari ini tiba saatnya aku dan Pak Catur untuk meting bersama agen periklanan, kali ini agen periklanan yang datang ke kantor Cakra lima karena waktu kami yang sangat terbatas.


Tepat jam sepuluh pagi pihak periklanan datang dengan beberapa model yang kami pilih lewat foto kemarin lusa.

__ADS_1


"Selamat siang Pak, agency periklanan sudah datang, lima menit lagi meting akan di mulai, kita harus segera ke ruang meting." laporku pada pak Catur.


"Baiklah kita kesana sekarang." ucap Pak Catur langsung bangkit berdiri dari duduknya.


Kami berdua berjalan menuju ruang meting, pihak agency dan para model menyambut kami dengan hormat dan sopan, kami segera mengambil posisi duduk yang telah tersedia.


"Selamat pagi semuanya." sapa pak Catur sopan.


"Selamat pagi, Pak." sambut para model dan agency sopan dan ramah.


"Sebelumnya kami pihak agency meminta maaf yang sebesar besarnya atas tertundanya jadwal syuting, dan kami ucapkan banyak terima kasih atas kelapangan hati bapak masih mempercayai agency kami," sambutan dari pihak agency " Ini para model kami yang di pilih oleh ibu Afifah, silahkan bapak dan ibu untuk menyeleksinya."


Sesuai yang aku pilih lewat foto, agency membawa modelnya tiga laki-laki dan tiga perempuan. Pak Catur langsung mewawancari para model dan mengamatinya secara seksama.


"Mbak, Fah bagaimana menurutmu? Mana yang lebih cocok untuk produk kita?" tanya pak Catur padaku.


"Menurut saya yang lebih cocok, yang berambut gelombang, dan mbaknya yang berambut panjang dari segi kukut juga pas, untuk masnya menurut saya lebih cocok yang berambut kribo dan yang berambut sedikit gelombang, menurut penilaian saya, mungkin bapak punya pendapat lain." jelasku.


"Kita pilih sesuai pilihan bu Afifah, maaf untuk mbak dan masnya yang tidak terpilih saya harap lain kali bisa kerja sama dengan kami, untuk kontrak kalian sudah di jelaskan oleh pihak agency, kalian harus ikut promo tour selama masa kontrak berlaku." jelas pak Catur berwibawa.


"Terima kasih pak, kami akan bekerja semaksimal mungkin, kami akan mematuhi aturan kontrak kerja dengan baik." jawab pihak agency sopan.


"Jadi syuting tetap sesuai jadwal, saya berharap bisa selesai sesuai jadwal karena bulan depan kita juga harus sudah mulai promo tour." jelas pak Catur.


"Baik pak, kami akan laksanakan dengan baik." jawab pihak agency sopan.


"Kami percaya pada agency kalian, selamat bekerja sama dengan kami pt Cakra lima." ucap Pak Catur penuh semangat.

__ADS_1


Meting berjalan sangat cepat hanya butuh satu jam saja, aku dan Pak Catur kembali ke ruangan masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan kami yang sudah menumpuk.


__ADS_2