TALAK

TALAK
Part 246 TALAK


__ADS_3

"Afwa Afwi kalian sedang main apa?" seruku, aku melihat Afwa dan Afwi sedang bermain prosotan.


Mendengar suarku kedua bocah kecil itu langsung menghentikan kegiatannya mereka berdua langsung menyongsong ke arahku dengan riangnya.


"Unda.. Unda... Unda ain ain," celoteh kedua bocah itu, aku lihat mereka berdua sudah basah dengan keringat.


"Sini sayang mbak lap dulu keringatnya." pinta mbak Inayah sudah mulai mengelap Afwa yang sudah berada di dalam pelukanku.


"Ayo sayang dilap dulu keringatnya, sini bunda bantuin." ucapku aku ikut mengelap tubuh Afwi, sedang mbak Inayah mengelap tubuh Afwa.


"Buk, mbah Rahma datang," Qibtiyah memberitahuku sudah dengan Rahma yang masih memakai seragam sekolah.


"Iya mbak Qib," sahutku.


"Assalamu'alaikum tante, assalamu'alaikum kembar," sapa Rahma girang, Rahma langsung bersalaman denganku dan juga langsung nenggoda Afwa serta Afwi.


"Wa'alaikum salam mbak Rahma, diantar siapa?" tanyaku.


"Papa tante, tapi tante sudah kembali ke bengkel lagi, nanti pulangnya sama mama," jawab Rahma "Nanti pulangnya dijemput mama, katanya mama sudah kangen adik, dan mau jenguk Afri," jelas Rahma panjang lebar.


"Rahma bawa baju ganti gak?" tanyaku,


"Tentu bawa tante, Rahma kan mau main sama adik," jelas Rahma senang.


"Sekarang mbak Rahma ganti baju dulu, setelah ganti baju kita bermain bareng adik," ucapku.


"Afri, mana tante ?" tanya Rahma penasaran.


"Afri sekarang lagi tidur habis minum obat dia ngantuk terus," ucapku.

__ADS_1


"OK, tante sekarang Rahma ganti baju dulu," pamit Rahma segera menuju kamar afriana, ya biasanya Rahma menepati kamar Afriana jika sedang bermain di sini.


Aku kembali, bermain dengan Afwa dan Afwi sedang mbak Qibtiyah sudah datang dengan membawa minuman jus apel dan maianan ringan, kali ini Aku meminta mbak Qibtiyah untuk menggoreng jamur krispi, aku sangat suka dengan jamur krispi bukan hanya aku Afriana juga sangat menyukainya. Setelah beberapa menit Rahma sudah kembali dan sudah ganti baju kali ini Rahma juga sudah bangun dadi tidurnya.


"Ayo, mbak Rahma dan kak Afri sini sayang!" panggilku begitu melihat mereka berdua.


"Wah ada jamur krispi!" seru Afriana girang.


"Iya sayang, ayo cuci tangan dulu kita makan dan main sini," ucapku.


Afriana dan Rahma langsung minum jus apel dan makan jamur krispi, tadi mbak Qibtiyah dan pembantuku satunya menggoreng jamur krispi satu toples besar, di samping ada jamur krispi satu piring buah anggur juga tersedia. Selesai makan kami berlima bermain bersama-sama Afriana, Rahma, dan si kembar main kejar-kejaran, sebenarnya si kecil menarik-narik tanganku untuk ikut bermain, namun dengan halus aku tolak, dan mereka kini sudah bahagia dengan Rahma serta Afriana. Sebenarnya aku ingin sekali ikut bermain dengan mereka namun aku harus tetap menjaga kandunganku yang masih rawan.


"Buk, lihat!" seru Afriana yang kini sedang memangku Afwa untuk main prosotan bersama.


"Tante, lihat!" kini giliran Rahma sedang memangku Afwi untuk bermain prosotan.


"Hati-hati sayang." seruku.


"Sudah sore ayo mandi dulu sayang." perintahku pada mereka semua supaya berhenti bermain.


"Sebentar buk," jawab Afriana yang enggan untuk berhenti bermain.


"Iya, tante sebentar lagi," Rahma ikut-ikutan tidak mau berhenti.


"Baiklah lima belas menit lagi ya," seruku.


"OK," jawab mereka berdua kompak tanda setuju.


Kini mereka sedang bermain ayunan, sekarang mereka ganti posisi dalam memangku Afwa dan Afwi, mereka cukup menikmati waktu bermainnya dengan gembira.

__ADS_1


"OK, sudah lima belas menit, ayo berhenti dulu, nanti ayah dan mama pulang kalian belum mandi, dimarahin lo, gak boleh bermain lagi" ujarku.


Mereka berhenti, dari bermainnya, Afriana dan Rahma duduk dan minum jus sedang Afwa dan Afwi aku suapi minum air biasa, aku suruh mbak Inayah untuk beristirahat sehenak supaya tidak kecapekan.


"Haus capek," ucap Rahma dengan wajah yang memerah.


"Iya, sama" timpal Rahma.


Minum dan makan dulu sebentar, kalau keringatnya sudah kering baru mandi," nasehatku lembut.


"Siap, tante," sahut Rahma.


"Siap, ibuk," sahut Afriana.


Keduanya menyahut dengan bersama, Afwa dan Afwi melihat Rahma dan Afriana makan jamur dia berusaha unto minta.


"Mam mam mam mam," celoteh Afwa tangannya sambil berusaha meraih jamur yang ada di tangan Afriana.


"Adik mau?" tanya Afriana yang tahu maksud adiknya.


"Kasih adik sedikit saja yang kecil," perintahku sambil mengelap keringat Afwi.


"Dik Afwi juga mau?" tanya Rahma.


Afwi tidak menjawab dia hanya mengangguk tanda setuju, setelah beristirahat dua puluh menit dan keringat sudah kering kami semua menuju kamar mandi, aku dengan di bantu oleh mbak Inayah memandikan si kembar sedangkan Afriana dan Rahma mandi di kamar mandi yang ada di kamar Afriana. Afwa dan Afwi selalu bermain air dulu ketika sedang mandi, memang tidak lama paling hanya lima belas menit aku biarkan mereka bermain dengan air.


"Mbak, Na sudah, tolong gendong Afwi, aku fending Afwa," perintahku.


"Biar aku gendong semua bu," pinta mbak Inayah.

__ADS_1


"Tidak apa," tolakku.


__ADS_2