TALAK

TALAK
Part 21 TALAK


__ADS_3

Sesuai janjinya kepada Rahma, pak Catur mengajak Rahma untuk bermain di Sun city, mereka pergi bertiga bersama dengan bu Priska karena bu Priska takut pak Catur tidak bisa menjaga Rahma dengan baik.


Selesai bermain di Sun city mereka bertiga tidak pulang malah lanjut pergi ke hutan Grape, bersama dengan Pak Anam Dan Alif, yang sudah menyusul mereka di parkiran Sun city, kakung tidak ikut karena takut kecapek an.


Dengan mengendarai mobil mereka berlima menuju hutan grape untuk menikmati menu favourites di sana ikan bakar dan nasi tiwul(nasi yang terbuat dari ketela yang di kupas, di rendam, di jemur dan di buat tepung, setelah jadi tepung baru di tanak, sperti menanak nasi beras).


Di samping bisa menikmati menu ikan bakar di wisata hutan grape juga ada sungai yang masih alami dengan air yang sangat bening serta batu kali yang sangat besar, Menjadikan spot favourites bagi pengunjung wisata hutan grape.


Dari kota memang lumayan jauh, memerlukan waktu kurang lebih satu jam perjalanan dengan kendaraan kecepatan sedang. Jalanan yang nanjak medan yang berliuk liuk serta hamparan hutan jati dan hamparan luas sawah yang di tanami padi menjadi persona tersendiri di area jalan menuju wisata alam hutan grape.


Seampainya di grape mereka langsung turun menuju kedai yang menyediakan menu ikan bakar, angin sepoi - sepoi, pohon yang bergoyang dengan gemulainya serta gemricik air sungai yang mengalir, hiajuanya hamparan luas sawah yang di tanami menambah indahnya alam di wilayah grape.


Tidak perlu nunggu lama beberapa paket lengkap menu pilihan sudah terhidang di gubuk lesehan tempat mereka duduk.


"Udaranya sejuk seperti di puncak ya mbak, baru tahu ada wisata hutan di sini " ujar pak Catur yang duduk memandang ke arah sungai.


"Ya, tapi masih ramai puncak, ini masih ada lagi, bila naik kesana ada air terjunnya juga, masih alami turunnya juga sangat terjal, dan curam " jelas bu Priska.


"Kalau kamu kuat, kita bisa sepedahan kesini, Ton, kalau pagi tambah seger udaranya, dinginnya juga lumayan " ucap Pak Anam.


"Mas, sering sepedahan kesini ?" tanya pak Catur


"Gak, sering paling sebulan sekali, dengan teman - teman club sepeda " jawab pak Anam.


"Ma, boleh ya aku turun dan main ke sungai ?" pinta Alif


"Apa kamu bawa baju ganti?" tanya bu Priska

__ADS_1


"Sudah, boleh ya, Pa "pinta Alif


"Boleh, tapi nanti, agak sore a tempatnya masih wingit" ucap Pak Anam.


"Aku juga boleh ya, Ma, Pa" rengek Rahma


"Ya, sudah nanti kita sama - sama main ke sungai " ucap Pak Anam.


"Paman juga mau ikut " ucap Pak Catur


Selesai makan siang mereka duduk sebentar menikmati sejuknya serta seharnya udara di wisata hutan grape.


Semilirnya angin membuat sebagian orang mengantuk, pengunjung di hutan grape lumayan rame, banyak anak bermain di daratan, di rumah pohon, ada yang duduk, banyak pula yang bermain air di sungai.


Pak Anam sudah turun ke sungai dengan kedua anaknya, sedang bu Priska duduk di atas karena tidak membawa baju ganti.


"Gak bawa baju ganti mbak, di wilayah ini masih banyak petani padi ya mbak ?" tanya Pak Catur.


"Iya, kenapa ?" bu Priska bertanya balik


"Lihat orang jemur padi kasihan juga ya kelihatannya berat banget " ucap Pak Catur sambil menonton video Afifah yang di ambilnya tadi pagi.


"Memang sudah pekerjaannya Ton, dari mana kamu tahu orang jemur padi itu berat ?" tanya bu Priska sambil terus memandangi kedua anaknya dan Pak anam yang sedang bermain di sungai.


"Tadi pagi pas sepedahan sama mas, pas lewat ada orang jemur padi" ucap Pak Catur santai


"Oooo... " jawab bu Priska.

__ADS_1


"Mbak ingat anak semalam yang bersama omnya ?" tanya pak Catur


"Kenapa ?" bu Priska balik tanya


"Kelihatannya anaknya Afifah, semalam dia update di WhatsApp story, dan tadi pagi aku melihatnya, ada ya seorang sekertaris masih mau jemur padi saat di rumah " ucap Pak Catur santai


Bu Priska langsung menoleh ke arah pak Catur "Kenapa? Kamu suka sama Afifah ?" tanya bu Priska


"Ya enggak lah mbak, aku cuma salut sama mbak bisa milih sekertaris yang sesuai dengan kriteriaku " ucap pka Catur


Bu Priska tidak langsung menjawab malah tertawa renyah " Istri buatmu pun aku tahu bagaimana seleramu, ya yang pasti tidak jauh dengan sekertaris mu sekarang " ucap bu Priska santai


"Mulai" ucap Pak Catur


"Lagian, kamu itu, kenapa juga melihat orang jemur padi sampai di video segala, kurang kerjaan " ujar bu Priska


"Namanya juga penasaran " jawab pak Catur


"Penasaran sama orangnya!" seru bu Priska


"Gak juga, lagian di juga istri orang " jawab pak Catur


"Memang, untung masih istri orang kalau gak, sudah aku minta Mama sama Papa untuk nglamar buat kamu" ucap bu Priska


" Sudahlah jangan bahas istri orang, aku mau jalan - jalan ke sana dulu mbak " ucap Pak Catur dang langsung pergi meninggalkan bu Priska.


Karena keasyikan beramain air di sungai pak Anam dan kedua anaknya sampai satu jam berada di sungai tidak terasa. Karena airnya sangat jernih dan sejuk, ramainya anak - anak sangat mendominasi di dalam sungai.

__ADS_1


__ADS_2