
"Iya, katakan saja, Putri!" Wanita di seberang telpon kini merasa penasaran. Kenapa Putri yang biasanya jarang menghubungi tiba-tiba ingin menyampaikan sesuatu.
Sementara itu, Putri yang tidak ingin membuang waktu karena ingin segera pergi dari kontrakan, kini memilih untuk menceritakan semuanya. Mengenai permasalahan dengan Arya yang telah menceraikan hari ini.
Namun, tidak mengatakan jika pria yang masih sangat dicintai tersebut telah berselingkuh dengan wanita lain. Itu karena tidak ingin menyebarkan aib mantan suami dan juga diri sendiri.
"Jadi, saya akan pindah ke tempat yang tidak ada orang mengenal dan hidup dengan damai, Nyonya. Tujuan saya menghubungi Anda adalah ingin menawarkan semua barang-barang yang ada di kontrakan. Siapa tahu Anda mau membeli murah dan bisa saya gunakan untuk biaya tambahan memenuhi kebutuhan sehari-hari."
Tanpa merasa malu karena memang membutuhkan uang, kini ia menunggu wanita pemilik kontrakan menjawab. Apakah mau membeli barang-barang yang tidak mungkin dibawa, seperti meja, kursi, peralatan dapur untuk memasak, lemari, kasur.
Berpikir jika dijual bisa mendapatkan tambahan uang untuk membeli di tempat baru nanti.
Atau mungkin hanya membeli seperlunya saja seperti, kasur, lemari dan alat dapur untuk memasak. Berharap tidak mengeluarkan uang dari kantong sendiri karena akan digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Sebenarnya bisa saja ia menjual di media sosial dan pastinya bukan dengan membanting harga murah seperti kepada sang pemilik kontrakan, tapi khawatir sekaligus tidak ingin bertemu dengan Arya atau pun Amira Tan.
Merasa jika bertemu mereka adalah sesuatu hal yang hanya meninggalkan luka di hati. Meskipun Putri mengetahui bahwa saudara perempuan tiri itu melakukan hal ini demi kebaikan, tetapi masih tidak bisa membuang kekecewaan karena berbohong.
__ADS_1
Berpikir akan lebih baik jika Amira Tan mengatakan semua dengan jujur dari pada mempermainkan dan menganggap Putri seperti orang bodoh.
Bahkan dianggap seperti boneka yang bisa menuruti perintah dari Amira Tan. Hal itulah yang membuat Putri merasa sangat marah sekaligus kecewa karena kepercayaan yang diberikan telah dikhianati oleh Amira Tan.
Saat Putri menunggu jawaban dari pemilik kontrakan, rasa lega kini dirasakan begitu mendengar kebaikan wanita di seberang telpon. Seolah menganggap nasib buruk yang memprihatinkan dan patut mendapatkan rasa iba dari orang lain.
"Sebenarnya suamimu satu bulan lalu menemuiku untuk membayar kontrakan selama satu tahun penuh. Kalian sudah tinggal di sana satu tahun dan aku pikir akan melanjutkan sampai dua tahun. Ini masih bulan pertama dan tidak mungkin aku tetap menerima uangnya."
Audrey kini terdiam sejenak untuk mencari tahu apa yang akan dilakukan dan mengambil keputusan terbaik untuk wanita bernasib malang yang kini telah menjadi single parent setelah diceraikan oleh suami.
"Begini saja, Putri. Kirimkan nomor rekeningmu. Aku akan mentransfer uang pengembalian sewa sekaligus membeli semua barang-barangmu. Memangnya kau akan menjual semuanya dengan harga berapa? Biar sekalian aku transfer sekarang."
Meskipun merasa tidak punya harga diri karena menerima uang yang tak lain adalah milik Arya, tapi Putri berpikir jika itu adalah merupakan hak dari Xander. Apalagi pada kenyataannya adalah malaikat kecil yang ada dalam gendongan itu merupakan darah daging Arya.
Karena hasil tes DNA yang dikatakan oleh Arya merupakan rekayasanya dari mertua jahat yang ingin memisahkan mereka. Tidak ingin dilelahkan oleh pertarungan dengan orang-orang hebat yang hanya menganggap butiran debu, kini Putri memilih untuk menjauh dari mereka.
Berharap karma yang dijalani saat ini juga akan dirasakan oleh orang-orang jahat yang tak lain adalah mertua dan kini sudah menjadi mantan. Hingga mengorbankan bayi tidak bersalah yang akhirnya tidak akan pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah.
__ADS_1
Putri berdehem sejenak sebelum membuka suara. "Mengenai barang-barang di rumah saya, lebih baik Anda beli terserah berapa. Saya sangat berterima kasih karena mau menolong dengan memberikan uang tambahan yang pastinya sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan kami."
Hening selama beberapa menit karena wanita pemilik kontrakan tengah mempertimbangkan berapa akan membeli semua barang-barang milik Putri. Apalagi sudah pernah datang ke kontrakan, melihat apa saja dan seperti apa.
"Baiklah, aku akan mentransfer uang pengembalian sewa seluruhnya dan menganggap satu bulan ini gratis. Sementara semua barang-barangmu hanya bisa kubeli lima juta. Jadi, total uang yang akan kutransfer adalah 20 juta. Sekarang kirimkan nomor rekeningmu, Putri karena akan kutransfer sekarang."
Tentu saja wajah murung Putri seketika berbinar begitu mendengar kebaikan sang pemilik kontrakan, sehingga memilih untuk mengiyakan. Memang dulu ia membuka tabungan dengan pergi ke bank karena berpikir untuk biaya mendesak jika Xander sakit.
Namun, itu tanpa sepengetahuan Arya karena pergi ke bank saat sang suami ke kantor. Semua itu dilakukan karena dulu berpikir jika Arya tidak bekerja, akan mengambil tabungan untuk biaya persalinan.
Namun, ternyata sang suami akhirnya bekerja di perusahaan keluarga dan menjadi awal kehancuran rumah tangga yang telah dibina. Hingga berakhir berselingkuh dengan wanita lain setelah terpengaruh dengan orang tua mengenai hasil tes DNA Xander.
"Baiklah, Nyonya Audrey. Saya akan mengirimkan nomor rekening, tapi tolong jangan memberitahu siapapun, termasuk mantan suami atau pun saudara saya jika suatu saat mereka datang untuk bertanya pada Anda. Sekali lagi terima kasih dan untuk kunci kontrakan akan saya taruh di dalam pot bunga."
"Baiklah. Aku tidak akan memberitahu siapapun karena bisa mengerti perasaanmu, Putri. Semoga kau dan Xander hidup dengan baik di tempat yang baru. Hati-hati di jalan," ucap Audrey yang merasa sangat iba dengan nasib wanita cantik itu tidak semulus kulit dan wajah Putri.
Diakui jika Putri adalah seorang wanita yang sangat cantik dengan kulit putih mulus, tetapi sama sekali tidak pernah menyangka jika nasib rumah tangga tidaklah semulus yang dipikirkan.
__ADS_1
Jadi, merasa kasihan melihat wanita yang baru saja melahirkan itu malah diceraikan oleh suami berusia lebih muda. Karena sangat jelas terlihat jika Arya lebih muda dari Putri.
To be continued...