Cinta Sang Pendosa

Cinta Sang Pendosa
Karma masih berjalan


__ADS_3

Satu minggu setelah permintaan permohonan Bambang Priambodo yang menyuruhnya untuk menikah dengan putra pria itu.


Bukan karena tidak ingin membalas budi setelah ditolong, tapi jujur saja ia benar-benar merasa sangat syok dengan hal yang tidak pernah terpikirkan olehnya.


Kini, Putri tengah duduk di atas rumput yang ada pada taman karena sore ini putranya mengajak pergi ke sana untuk bermain. Apalagi sudah lama tidak mengajak Xander ke taman.


Tadi beberapa menit bermain bola dengan Xander, sekarang menemani bermain ayunan. Putri mendorong perlahan ayunan dan putranya sesekali tertawa riang dan terlihat sangat bahagia.


Melihat kebahagiaan dari Xander, Putri mengingat saat masih duduk di kursi roda, tidak bisa melihat kebahagiaan itu dari putranya.


Namun, setelah bisa kembali berjalan, tawa ceria dari anak laki-laki yang menjadi pusat dunianya telah kembali dan ia menyadari bahwa semua itu tak luput dari bantuan Bambang Priambodo.


'Aku harus membalas budi kebaikan dari tuan Bambang Priambodo. Hanya berpura-pura menikah dengan putranya yang memiliki kelainan. Ini bukan masalah bagiku karena masih akan tetap bisa bersama putraku.'


Putri saat ini mencoba untuk meyakinkan diri sendiri saat mengambil keputusan untuk membantu pria itu dengan menyetujui pernikahan untuk menjaga nama baik putra dari dewa penolongnya.


Memang setelah mengatakan permohonan saat berada di perusahaan beberapa hari yang lalu, Bambang Priambodo tidak pernah menghubunginya untuk memaksa. Hal itu yang malah membuat Putri merasa bersalah dan seperti seorang wanita yang tidak tahu balas budi.


Selama satu minggu tidak bisa tenang karena memikirkan nasib dari pria yang mempunyai seorang anak tidak normal dan pastinya menjadi beban pikiran. Apalagi sudah tidak lagi muda itu harus terbebani dengan ulah putra yang terjerat dalam penyimpangan pergaulan.


Setelah mempertimbangkan keputusan, akhirnya Putri langsung mengeluarkan ponsel dari saku bawahan dan menghubungi nomor pria yang sudah dianggap seperti ayah kandung serta dewa penolong tersebut.

__ADS_1


Begitu sambungan telpon tersambung dan langsung diangkat, Putri mengungkapkan apa yang dari tadi sudah menjadi keputusan.


"Tuan Bambang Priambodo, saya setuju untuk menikah dengan putra Anda."


"Putri? Apa kamu serius? Aku sebenarnya tidak ingin menyusahkanmu karena selama ini menolong dengan tulus dan tidak pernah meminta imbalan apapun, tapi keadaan memaksaku untuk berbuat segila ini," ucap Bambang Priambodo yang saat ini berada di ruang kerja dan tengah menatap ke arah layar komputer.


Merasa masalahnya telah terangkat karena bantuan Putri, saat ini yang dipikirkan adalah membuat putranya menyetujui pernikahan dan tidak melawan ataupun membantah.


Jadi, rencana hari ini adalah pulang awal agar bisa berbicara dengan putranya mengenai pernikahan yang harus segera dilakukan.


Meskipun anak buahnya berhasil menutupi kejadian di hotel, khawatir jika akan kembali terjadi hal serupa dan jika lalai untuk menyelesaikan masalah, akan kembali berdampak pada perusahaan dan juga nama baik putra satu-satunya tersebut.


"Aku ingin membantu Anda karena tidak ada paksaan sama sekali. Saya bukanlah wanita yang bisa dipaksa, jadi menyetujui ini karena memang menganggap sebuah kewajiban untuk menolong orang yang membutuhkan. Apalagi Anda sudah banyak berjasa pada kehidupan saya."


"Terima kasih, Putri. Aku akan membicarakan mengenai masalah ini dengan putraku. Semoga tidak mempersulit karena adalah jalan terbaik untuk masalah ini. Aku benar-benar sangat berhutang budi padamu karena mau membantuku untuk menyelesaikan kegilaan yang dibuat oleh putraku."


Putri merasa miris begitu mendengar seorang ayah yang seperti sangat memohon hanya demi bisa menutupi aib dari putranya.


Hal yang membuat ia merasa yakin untuk membantu, padahal selama ini berjanji pada diri sendiri tidak akan pernah menikah lagi meski apapun yang terjadi.


Kemudian menutup sambungan telpon dan memasukkan kembali ponsel ke dalam saku celana.

__ADS_1


"Karmaku sampai sekarang masih berlanjut. Aku berpikir bahwa setelah bisa berjalan lagi dan membuatku merasa sangat bahagia dan kembali hidup normal, ternyata harus menghadapi sebuah kenyataan paling menakutkan."


'Menikah dengan seorang pria yang menyukai sesama jenis, bahkan tidak pernah terpikirkan olehku. Jika ini adalah jalan untuk menebus segala dosa-dosa yang pernah kulakukan di masa lalu, akan menerimanya dengan ikhlas."


Putri saat ini memilih untuk mendaratkan tubuh di salah satu tempat yang disediakan dan hanya menatap ke arah putranya saat bermain di area permainan tersebut bersama beberapa anak kecil yang lain.


'Aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan seorang ayah yang mengetahui dan melihat ketidaknormalan dari putranya. Pasti hidup tuan Bambang sangat menderita selama ini.'


'Namun, tidak pernah menunjukkan pada semua orang dan malah selalu berbuat baik. Jadi, ini alasan yang menjadi tuan Bambang selalu menolong orang lain, termasuk aku.'


Sebenarnya Putri sama sekali tidak menganggap jika putra dari pria paruh baya tersebut sangat menjijikkan karena mengalami ketidaknormalan. Namun, hanya merasa iba kenapa mengalami takdir seburuk itu.


'Semoga semua kebaikan yang dilakukan oleh tuan Bambang menjadi jalan untuk keluar dari masalah dan putranya segera kembali normal dan suatu saat menemukan wanita yang menggetarkan hati, sehingga memutuskan untuk tidak berada dalam jalur sesat.'


Saat ini, Putri berpikir harus bersiap untuk menghadapi seorang pria yang sama sekali tidak tertarik pada wanita. Bahkan ingin mencari tahu mengenai hal-hal yang berhubungan dengan gay.


Kini, ia membuka ponsel dan mencari informasi mengenai hal itu di mesin pencarian. Putri bersiap untuk menjalani kehidupan yang tentunya sangat berbeda dari biasanya.


'Sabarkan aku, Tuhan agar bisa menjalani semua cobaan ini untuk menebus semua yang pernah kulakukan di masa lalu.'


'Ternyata kutukan mantan suamku benar-benar terjadi dan aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan sepanjang sisa usiaku,' gumam Putri yang saat ini mengingat semua hal mengenai mantan suami pertama yang dikhianati dengan berhubungan bersama pria lain.

__ADS_1


Bahkan juga mengingat Arya yang berselingkuh darinya dan menceraikan ketika mengetahui pria itu pertama kali mengkhianati cintanya yang tulus.


To be continued...


__ADS_2