Love Is Hurt (Poligami Pernikahan)

Love Is Hurt (Poligami Pernikahan)
S2. Ungkapan


__ADS_3

"Aku mencintaimu, Mira. Sangat. Tolong jangan salah paham," ucap Rick yang masih memeluk Mira dengan erat.


Rasanya baru kali ini Rick merasakan takut kehilangan seorang wanita. Entah karena hatinya sudah sepenuhnya terpaut pada Mira atau karena memang dia lelaki yang ketika mencintai maka akan sangat dalam.


Mira masih diam, wanita itu seperti mati berdiri. Dia tidak menjawab sama sekali, tidak menolak dan tidak membalas pelukan Rick. Wanita itu terdiam seperti patung yang tak bisa bergerak dan berdiri tegap di tempatnya. Apa karena sudah lama tidak ada yang mengatakan cinta padanya? Mira bahkan merasakan jika dia sudah mati rasa karena patah hati hebat tersebut.


Rick melepaskan pelukan Mira. Dia menangkup wajah Mira dan menatap bola mata wanita ini. Dia tahu jika Mira lebih tua darinya. Tetapi itu bukan masalah karena hatinya benar-benar sudah di curi oleh sosok wanita ini.


"Kenapa bisa mencintaiku?" tanya Mira gugup dan berusaha untuk tidak terpesona dengan tatapan dalam Rick padanya. Dia takut jatuh cinta lagi tetapi nanti hatinya akan patah kembali.


"Aku tidak punya alasan, aku hanya mencintaimu," jawab Rick. Dia juga tidak tahu kenapa dia bisa jatuh cinta dan begitu mencintai wanita ini? Padahal dia termasuk lelaki yang tidak gampang membuka hati untuk orang.


"Aku punya masa lalu," ucap Mira.


"Aku tahu," jawab Rick.


"Aku tidak percaya cinta," ucap Mira lagi.


"Aku akan membuatmu percaya hal itu," sahut Rick.

__ADS_1


"Aku tidak bisa mencintaimu." Mira membuang wajahnya ke sembarangan arah.


"Tidak masalah karena aku mencintaimu," sahut Rick lagi.


"Apa yang kau harapkan dari aku?" tanya Mira lagi.


"Tidak ada. Hanya ingin mencintaimu apa adanya," jawab Rick.


"Gombal!"


"Tidak sama sekali," sahut Rick tersenyum.


"Kau takkan bahagia karena aku tidak mencintaimu."


"Tidak. Aku akan tetap bahagia selama bersama seseorang yang aku cinta," jawab Rick.


Rick mengenggam kedua tangan Mira lalu mengecupnya sambil tersenyum.


"Mira, izinkan aku menghapus luka yang ada di hatimu" pinta Rick.

__ADS_1


Mira diam, apakah bisa? Apakah lelaki ini sanggup menjadi obat luka di hatinya? Dia tidak hanya trauma karena patah hati tetapi seluruh hati jiwa dan raganya juga hancur berkeping-keping karena penghianatan yang pernah dia rasakan.


"Kau takkan bisa," tolak Mira melepaskan tangan Rick.


Bukannya kecewa lelaki itu malah tersenyum. Dia semakin tertantang untuk menaklukkan hati beku seorang Mira, wanita jutek dan judes yang telah berhasil membuatnya jatuh cinta untuk yang ke sekian kalinya.


"Aku takkan menyerah," jawab Rick tersenyum menggoda.


"Terserah!"


Mira melenggang pergi meninggalkan lelaki itu. Entahlah, bayangan Rick bersama lelaki tadi masih saja terngiang di kepalanya. Ahh kenapa rasanya sakit sekali melihat Rick tertawa lepas seperti tadi?


"Cie, masih cemburu?" goda Rick membuka pintu mobil Mira.


"Siapa yang cemburu?" cetus Mira. "Apa kau bolos hari ini Pak Komandan?" Mira melipat kedua tangannya di dada.


"Ya aku bolos demi menjelaskan semuanya pada calon Bu Persit," goda Rick lagi mengedipkan matanya jahil.


"Dih, siapa juga yang mau jadi Bu Persit," kilah Mira masuk kedalam mobil dan menyembunyikan senyumnya.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2