
Kembali kesaat Rega berusaha mengejar Shena yang melarikan diri tepat ketika mereka berdua akan melangsungkan pernikahan. Shena berhasil meloloskan diri berkat kedatangan Aryani. Ternyata, Leolah yang memberitahu istri Rega itu tentang niat jahat suaminya.
Awalnya, Aryani itu tidak tahu kalau Rega punya rencana jahat lain untuk menikungnya dari belakang, tapi Leo yang sejak awal sudah mengetahui rencana busuk Rega mencoba memanfaatkan situasi ini agar dua orang jahat itu terjebak dalam permainan mereka sendiri. Setelah menyerahkan masalah Yeon pada kakaknya Refald, Leo bergegas menghubungi Aryani dan memberitahunya kalau Rega memaksa menikahi Shena di sebuah lokasi lain tanpa sepengetahuan Aryani.
“Halo, datanglah ke lokasi yang sudah aku kirimkan padamu. Suamimu akan menikahi wanita lain tanpa sepengatahuanmu, kalau kau tidak percaya, sebaiknya kau periksa langsung kemari!” ujar Leo.
“Hei, siapa ini? Apa maksudmu?” teriak Aryani dari seberang dan Leo langsung menutup sambungan teleponnya tanpa peduli pada omelan Aryani.
Suami Shena itu bergegas pergi mengikuti Shena yang dibawa paksa Arga kelokasi dimana sudah ada pengawal Leo standby disana. “Istriku dan yang lainnya sudah menuju kesana, awasi mereka semua dan jangan lakukan apapun sebelum aku datang!” perintah Leo pada anak buahnya melalui sambungan headsednya.”
“Baik tuan muda,” jawab anak buah Leo dari seberang dan mereka juga mulai bersiap-siap.
“Maafkan aku Sayang, kau harus terpaksa melalui semua ini. Aku percaya padamu, kau pasti tahu apa yang harus kau lakukan setelah ini,” gumam Leo sambil terus fokus menyetir dengan kilatan api kemarahan yang amat sangat besar. Tangannya bahkan sampai mengepal kuat dikemudi setir mobil BMW hitamnya.
Tak berselang lama, Leo sampai di lokasi tempat dimana Rega membawa Shena. Bertepatan dengan itu, Aryanipun juga baru saja datang dan langsung masuk kedalam bangunan tua bernuansa putih dan kusam. Leo memarkir mobilnya disamping mobil para pengawalnya. Ia memberi perintah kepada semuanya untuk mengepung lokasi tempat ini dan menyerang musuhnya jika sampai mereka menyakiti Shena.
Dalam hati, Leo sungguh ingin sekali menembak kepala Rega dengan senapan yang ia bawa. Namun, suami Shena itu mencoba menahan amarahanya seperti yang dikatakan kakaknya, Refald. Leo menunggu kesempatan dan bersembunyi diparit berharap prediksinya tepat. Dan ternyata, apa yang Leo harapkan terjadi. Dalam hitungan menit, Shena berlari keluar rumah seorang diri dan langsung menuju parit tempat Leo bersembunyi daritadi.
“Bagus Sayang, kemarilah!” gumam Leo senang dan bersiap menyambut kedatangan wanita pujaan hatinya.
__ADS_1
Leo memang sengaja tidak memberitahu istrinya tentang masalah ini karena ia khawatir, Shena pasti akan menolak rencananya. Namun karena ikatan cinta dan batin Leo-Shena sangat kuat, tanpa diberitahupun, ibu satu anak itu tahu apa yang harus ia lakukan ketika dihadapkan situasi seperti ini.
“Istriku sedang menuju kemari, kalian semua mundur dan kembali ke mobil, aku yakin Rega akan segera mengejar Shena dan menuju tempat Kun disekap, kita juga akan langsung kesana begitu aku mendapatkan istriku kembali!” perintah Leo pada seluruh pasukannya dan disetujui oleh mereka semua.
Begitu Leo mendapatkan Shena, ia mengajak istrinya menuju mobil yang ia parkir disuatu tempat dimana seluruh pasukan Leo sudah menunggu kedatangannya. Sesuai dugaan Leo, Rega bergegas masuk kedalam mobil jeepnya dan mencari keberadaan Shena yang berhasil meloloskan diri darinya gara-gara kedatangan Aryani.
Tempat ini sebenarnya sangat jauh dari jangkauan manusia karena letaknya ada disebuah pulau terpencil tak berpenghuni yang khusus dibeli Rega untuk melancarkan aksi jahatnya, yaitu melenyapkan Leo dari muka bumi ini dan menjadikan Shena miliknya. Usahanya menangkap dan mengurung Leo telah berhasil, walau kenyatannya yang Rega sekap saat ini bukanlah Leo asli, melainkan kembaran tak sedarah Leo yang juga artis idola Shena. Dan Rega, sama sekali tidak tahu menahu soal ini.
“Siaalan si Aryani! Darimana dia tahu kalau aku ada disini bersama Shena! Berengsek! Kini rencanaku gagal total!” umpat Rega kesal.
Berkali-kali cowok tak tahu diri itu memukul-mukul kemudi mobilnya. Ia sangat kesal karena sepanjang jalan, ia tak menemukan Shena dimana-mana. Rasa cemas mulai menghantui Rega. Ia mencoba menghubungi preman bayarannya yang ada dilokasi penyekapan Leo.
“Ada Bos,” jawab preman itu dari seberang sana.
“Apa yang dia lakukan?” Rega penasaran, tapi ia juga merasa sedikit lega karena tawanannya tidak melarikan diri. Rega bermaksud menggunakan Leo sebagai sandera agar Shena mau kembali dan menikah dengannya.
“Tiduran sambil bernyanyi, Bos. Suaranya merdu loh, saya saja sampai dibikin ngantuk mendengar suara merdunya. Bahkan penyanyi kelas ataspun pasti terpukau mendengar suara emasnya Bos!” preman itu malah membanggakan Leo alias Kun yang notabenya memang artis idola kelas kakap. Bahkan sang artis yang sedang mereka sekap itu digandrungi banyak kaum hawa diseluruh penjuru dunia termasuk istri Leo sendiri.
“Pokoknya, jangan sampai dia melarikan diri dari tempat itu, aku menuju kesana sekarang, sebentar lagi aku sampai!” Rega menutup sambungan teleponnya. “Apa … suami Shena itu seorang penyanyi? Bukannya dia pengusaha, ya?" pikir Rega bingung, sebab ia juga sempat mendengar suara Leo menyanyi saat ia menelepon anak buahnya tadi.
__ADS_1
Dalam waktu 30 menit, Regapun sampai di lokasi tempat dimana Kun yang dianggap Leo berada. Rega langsung menemui Leo palsu yang sedang rebahan di atas tempat tidur ruangannya dengan santainya. Ia bahkan terlihat cuek bebek pada orang-orang disekitarnya. Itu karena Kun sama sekali tidak mengenali orang-orang ini. Tugasnya hanyalah menggantikan Leo sementara suami Shena itu beraksi menyelamatkan seluruh keluarganya.
Rega sangat heran dengan sikap santai Leo alias Kun yang tak terlihat marah ataupun kesal saat melihatnya datang. Padahal jelas-jelas Leo tahu, kalau dialah yang memisahkan dirinya dari istri dan anaknya sewaktu mereka semua ada dipemakaman. Harusnya, saat ini Leo langsung kalap dan marah begitu melihatnya. Namun yang Rega lihat ini, sungguh diluar ekspektasinya. Leo yang sekarang, sangat cuek dan bodo amat walau Rega berjalan mendekatinya. Bahkan cowok itu masih bersenandung ria menyanyikan lagu-lagu hitsnya. Hal itu semakin membuat Rega bingung dan juga heran. Apa ada yang salah dengan orang ini? Tapi Rega sangat yakin kalau ia tidak mungkin salah tangkap orang. Pria yang sedang rebahan ini, jelas-jelas adalah suami Shena walau agak berbeda.
“Kau terlihat santai sekali? Tidakkah kau penasaran apa yang terjadi pada anak dan istrimu?” tanya Rega mulai mengompori orang yang ia yakini sebegai Leo.
Leo alias Kun, berhenti bersenandung dan mulai bangun dari posisinya. Ia menatap wajah Rega sambil tersenyum sinis.
“Apapun yang kau lakukan, kalian semua akan menyesali perbuatan kalian itu. Bahkan aku sendiri tidak bisa membayangkan hal buruk apa yang akan segera menimpa kalian semua karena telah berani cari gara-gara dengan keluarga Pyordova,” jawab Kun penuh makna dan itu semakin membuat Rega tidak mengerti. Belum juga Kun sempat berkata lagi, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari luar.
Dor! Dor! Dor!
Seseorang sedang meberondong senjata dan menyerang seluruh preman bayaran Rega hingga mereka semua jatuh terkapar bersimbah darah dimana-mana. Tak berselang lama, seorang pria paruh baya berbaju serba hitam muncul dan langsung menodongkan senjata apinya tepat dikepala Rega dengan raut wajah kemarahan yang tak terkira.
“Si-siapa kau?” tanya Rega dengan nada suara gemetar.
“Nah loh, habislah kalian semua,” gumam Kun senang.
BERSAMBUNG
__ADS_1
***