Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 176


__ADS_3

Leo masih merasa dongkol akut ketika Refald mengajaknya pulang di kala ia lagi bersenang-senang membikin babak belur orang. Lagipula, pemimpin para sindikat ini juga belum ditemukan dan Refald malah ingin ia meninggalkan tempat ini agar diurus anak buah ayahnya. Leo benar-benar belum puas sepenuhnya dan masih ingin buat onar ditempat ini.


"Ayo Leo! Belum saatnya, tunggulah sebentar lagi, baru kau boleh mengamuk kembali, nanti." Refald memegang bahu Leo dan mengajaknya pergi meninggalkan gudang yang menjadi markas para sindikat penjahat berbahaya dan sampai detik ini tak diketahui siapa pemimpinnya.


Tak ada yang bisa dilakukan suami Shena itu selain menuruti apa yang Refald katakan. Mereka berdua pergi dari sarang penjahat kelas kakap setelah berhasil melumpuhkan orang-orang didalamnya.


"Lalu ... apa rencana kita sekarang?" tanya Leo setelah Refald menjelaskan semuanya. Saat ini, keduanya sedang berada di rumah sakit, tempat para korban yang akan didagangkan.


"Apalagi, bersiap-siaplah!"


"Aku sudah siap daritadi, tapi kau malah mengajakku kemari!"


"Bukan berkelahi, bodooh! Maksudku bersiap-siaplah untuk kontes kita beberapa jam lagi." Refald memerhatikan arlojinya dan hendak pergi setelah memastikan tempat ini aman terkendali.


"Aku akan tetap di sini, sampai kontes itu berlangsung. Tolong, katakan pada Shena kalau aku baik-baik saja dan aku akan menemuinya di acara final kita nanti malam." Leo menatap wajah Refald dengan tajam. "Katakan padanya juga kalau ia ... harus datang tepat waktu dan jangan sampai terlambat."


Tak ada sahutan dari Refald. Suami Fey itu hanya tersenyum simpul seolah tahu apa yang akan dilakukan adiknya. Iapun pergi meninggalkan rumah sakit seorang diri dan menuju ke kediaman Shena untuk menyampaikan pesan Leo barusan.


Itulah alasan utama kenapa Refald datang menemui Shena dan juga yang lainnya. Sementara Shena, masih tidak mengerti kenapa Leo tak ikut pulang bersama dengan kakaknya. Apa alasannya dan apa yang sedang Leo lakukan di sana. Itulah yang menjadi tanda tanya besar bagi Shena.


****


Malam kontes final antara Leo dan Refald sebentar lagi akan digelar. Seperti yang diinginkan Leo, Shena sudah datang tepat waktu dan duduk di bangku penonton. Ia penasaran apakah suaminya sungguh-sungguh datang atau tidak. Sebab, sejak tadi tidak ada tanda-tanda kemunculan Leo dari sudut manapun. Sedangkan Refald dan istrinya sudah tiba sejak tadi begitu pula dengan Mr. Dan Mrs. Dilagara. Kedua orang tua Refald langsung bergabung dengan Byon dan Biyanca sembari menggendong cucu cucu mereka masing-masing.

__ADS_1


Ada dimana Leo? Kenapa masih belum muncul juga? Sebentar lagi kontesnya akan dimulai. Batin Shena.


Istri Leo itu jadi risau sendiri, sejak tadi Shena mengamati sekeliling tapi tak menemukan batang hidung suaminya. Rasa risau itu berubah menjadi cemas ketika Refald sudah memulai performanya diatas panggung.


Semua orang-orang bersorak Sorai melihat betapa kerennya penampilan Refald ketika menari dan menyanyi diikuti oleh iringan lagu yang sesuai dengan tariannya. Tepuk tangan meriah pun terdengar dimana-mana sehingga semakin menambah ramailah suasana.


Begitu selesai, Refald kembali ke balik panggung dan langsung memeluk istrinya yang sejak tadi melihat suaminya beraksi diatas panggung. Langsung poteklah semua kaum hawa ketika melihat adegan mesra diantara keduanya. Sebab, mereka mengira Refald itu masih single, tapi ternyata sang idola sudah berkeluarga dan sudah punya anak pula.


"Bagaimana penampilanku, Honey?" tanya Refald dengan senyum sumringah.


"Kau keren sekali, Daebak!" Fey mengacungkan 2 jempol untuk Refald. Keduanya berpelukan lagi dan semakin panaslah hati para wanita yang melihat Refald dan Fey. "Di mana Leo? Aku tak lihat batang hidungnya daritadi?" tanya Fey disela-sela pelukan Refald.


"Dia akan datang, sebentar lagi. Tunggu saja! Ayo kita duduk ditempat kita, Honey. Sambil menunggu siapakah pemenangnya. Aku ... atau si kampret Leo itu." Refald menggandeng tangan istrinya yang langsung mengangguk setuju.


"Leo ... di mana kau? Kenapa masih belum datang juga," gumam Shena.


Musik sudah mulai diputar dan para penari latar Leo langsung menari mengikuti iramanya. Diluar, Shena terus tersenyum pada semua orang terutama di depan keluarga Leo. Namun dalam hati, ia sangat cemas karena suaminya masih tak terlihat juga.


Mata Shena langsung tertuju pada seseorang yang tiba-tiba saja muncul dari bawah panggung dengan santainya dan seseorang itu langsung menunjukkan performanya di atas panggung. Seseorang itu menyanyi, dan juga menari dengan penuh semangat. Semua terpukau dengan aksi seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Leo, sang suami Shena yang sudah ia tunggu-tunggu sejak tadi.


Kedatangan Leo yang tak biasa membuat semua orang heboh dan bersorak sorai. Tepuk tangan juga tak kalah meriah seperti saat penampilan Refald. Sungguh diluar dugaan, Leo berhasil memukau semua penonton dengan aksinya. Mata mereka juga tak bisa berkedip menatap pesona Leo.


Sayangnya, kehebohan itu tak berlaku bagi Shena. Wanita anggun nan cantik itu menangis tanpa suara. Bukan karena bersedih, tapi karena ia lega ternyata Leo baik-baik saja. Bahkan diakhir acara, suami Shena itu malah sempat mengedipkan mata pada istri tercintanya yang duduk manis di bangku penonton.

__ADS_1


Semakin hebohlah suasana panggung karena Leo, benar-benar terlihat keren. Iapun semakin memukau penonton dengan membungkukkan kepalanya sebelum akhirnya ia meninggalkan panggung untuk segera bertemu dengan pujaan hatinya, siapa lagi kalau bukan Shena.


"Bagaimana penampilanku, Sayang?" tanya Leo mesra saat ia sudah ada dihadapan istrinya, dan untuk kedua kalinya, para kaum hawa yang melihat aksi Leo lagi-lagi jadi potek akut setelah tahu ternyata Leo juga sudah beristri, sama halnya seperti Refald tadi. Bahkan beberapa audiens langsung pingsan melihat Leo mencium mesra Shena tepat dihadapan banyak orang.


"Kau ... menyebalkan!" Mata Shena kembali berkaca-kaca. Mati-matian ia menahan rasa cemas yang amat sangat karena suaminya ini sudah menghilang seharian tanpa kabar dan kini ia datang tanpa merasa bersalah sedikitpun. Bahkan bersikap sok keren.


"Kau mengagumkan, aku mencintaimu Sayang!" Leo tersenyum sambil memeluk erat pinggang Shena yang malam ini, dia memang terlihat sangat cantik sekali.


"Tapi aku membecimu!" ujar Shena masih kesal tapi juga bahagia.


"Aku tahu, kau cantik sekali malam ini!" Leo masih saja merayu Shena.


"Kau jelek sekali malam ini!" Ledek Shena masih berkaca-kaca.


"Hanya kau yang berani bilang seperti itu padaku disaat semua orang yang ada di sini terkagum-kagum dengan ketampananku!"


Shena tak menyahut, kini giliran ia yang mencium mesra Leo dihadapan banyak orang dan semakin bertambahlah jumlah wanita yang pingsan akibat melihat adegan eksotis antara Leo dan Shena.


"Dasar pasangan nggak ada akhlak!" Gumam Refald, Fey dan seluruh keluarganya secara bersamaan melihat Leo dan Shena kumat.


BERSAMBUNG


****

__ADS_1


simak peforma Leo di igku ya ... kasih pendapat juga ... hehehe ...


__ADS_2