Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 91


__ADS_3

Bukan hal yang sulit lagi bagi Leo untuk mendapatkan Shena dalam kurungan tangannya. Shena tak sengaja jatuh ke dalam air dan kesempatan itu Leo gunakan untuk menangkap istrinya sendiri lalu memenjarakannya dalam rentangan kedua tangan Leo.


“Kena kau! Mau lari kemana, hm?” tanya Leo sambil tersenyum senang karena merasa dirinya sudah menang dari Shena. Napas mereka berdua sama-sama ngos-ngosan.


“Kau sudah bisa tertawa lagi sekarang, syukurlah. Tadinya, aku khawatir sekali padamu.” bukannya takut kalau Shena bakal diapa-apain oleh Leo, ia malah menatap sendu wajah suaminya.


Untuk sesaat, Leo memang melupakan kabar buruk yang baru saja ia dapatkan berkat Shena. Namun, begitu ingat kembali, tawa Leo langsung memudar dan ia terlihat sedih lagi. Leo melepaskan kurungannya lalu duduk disebelah Shena. Shena sendiri juga bangun dari dalam air dangkal itu dan ikut duduk disamping suaminya sambil memeluk lututnya sendiri, tapi matanya terus memandangi suaminya.


Agak lama juga Shena dalam posisi seperti itu sampai Leo sadar kalau sejak tadi Shena menatapnya. Iapun merentangkan salah satu tangannya dan meraih Shena supaya bersandar dibahunya. Keduanya sama-sama menikmati pemandangan air sungai yang mengalir dihadapannya.


“Aku ... tidak bisa menghubungi ayah dan ibu, Shena.” Leo mulai membuka pembicaraan. Ada sejuta kesedihan di wajah Leo sampai suaranya pun terdengar bergetar.


“Kenapa? Apa yang terjadi dengan mereka? Apa mereka baik-baik saja? Bukankah mereka tidak apa-apa waktu kita tinggal kemarin?” Shena langsung menatap wajah Leo dan jadi ikut cemas.


“Itulah yang aku tanyakan, Sayang. Sampai kemarin mereka memang baik-baik saja, tapi pengacara bilang, ayah dan ibu ....” Leo berhenti bicara. Ia memalingkan wajah ke atas seolah menahan sesuatu yang berat.


“Kenapa dengan ayah dan ibu? Jangan membuatku mati penasaran Leo? Ada apa dengan mereka?” Melihat suaminya seakan ingin menangis, Shena jadi ikutan berkaca-kaca juga. Ia berharap tidak ada sesuatu yang buruk. “Katakan padaku, ada apa? Jangan sembunyikan apapun.”


“Shena Sayang ....” Leo menatap tajam manik mata Shena. “Ayah dan ibu ... akan segera bercerai.”


Deg!

__ADS_1


Serasa disambar petir, Shena benar-benar terkejut mendengar kata-kata yang keluar dari mulut suaminya. Shena bahkan tidak sadar kalau ia sudah berdiri menghadap Leo sambil berkaca-kaca.


“A-apa? Kau bilang apa, tadi? Heh, kau jangan bercanda Leo, ini sama sekali tidak lucu. Ayah dan ibu saling mencintai, banyak hal yang terjadi diantara mereka berdua dan mereka tetap bisa bersama hingga sekarang. Kau pikir aku akan percaya dengan leluconmu ini? Tidak, aku sama sekali tidak memercayainya. Itu tidak mungkin terjadi, tidak mungkin. Bagaimana bisa ayah dan ibu bercerai? Kau ini ada-ada saja.” Shena terus berusaha menyangkal kabar ini, tapi air matanya terus mengalir deras dengan sendirinya.


Shena tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Kabar perceraian mertua Shena bagaikan bom atom yang siap menghancurkan hati dan seluruh tubuhnya.


Shena menangis, ia menelungkupkan wajahnya, bingung, tapi juga tidak tahu apakah ia harus percaya atau tidak karena Leo sendiri juga langsung bereaksi seperti itu. Sekarang, Shena tahu alasan kenapa Leo memutuskan pergi dari rumah bibi Egha tadi.


“Aku juga tidak ingin percaya, Sayang. Tapi ini bukan hal sepele yang bisa dijadikan bahan lelucon. Aku akan bertemu dengan Paman pengacara untuk mengetahui apa alasan dibalik perceraian mereka. Aku kesulitan menghubungi ayah dan ibu. Seluruh anak buahku tidak ada yang tahu dimana keberadaan dua orang itu. Informasi terakhir yang aku dapat, mereka berdua pergi tepat setelah kita datang kemari.”


Shena mulai berhenti menangis dan menatap Leo yang wajahnya jauh lebih berantakan darinya. Sebagai anak, kabar perceraian orangtua adalah hal paling menyakitkan bagi suaminya. Dan Shena, tidak bisa membiarkan Leo sedih seperti itu. Shena memeluk tubuh saminya untuk berbagi rasa. Sedikit banyak, Shena berusaha mengerti seperti apa perasaan Leo sekarang.


“Apa ... sebaiknya, kita minta bantuan kak Refald untuk mencari keberadaan mereka? Setidaknya, mereka harus memberitahu kita apa alasan mereka mengambil keputusan ini.”


Shena terdiam, ia mencoba memposisikan diri di posisi Leo. Tentu saja ini adalah masalah intern keluarga yang tidak boleh diketahui oleh siapapun. Keputusan Leo memang sudah tepat, tidak ada yang boleh tahu sebelum mereka tahu alasan yang membuat Byon dan Biyanca bercerai dan kenapa mereka berdua memilih jalan itu sekarang.


“Kita akan segera tahu alasannya, kau jangan khawatir Leo.” Shena mencoba membuat Leo nyaman disisinya. “Mungkin ayah dan ibu sedang bertengkar dan sedang dalam keadaan emosi. Mereka berdua mungkin butuh waktu untuk menenangkan diri. Setiap masalah pasti ada solusinya. Aku yakin, cinta mereka jauh lebih kuat melebihi apapun. Jangan sedih suamiku, Sayang. Hatiku terasa sakit setiap kali melihatmu seperti ini. Meski aku tidak berguna untukmu, tapi aku sangat mencintaimu dan ingin melihatmu tertawa terus bersamaku.” Shena mencium mesra bibir suaminya.


***


Leo bertemu dengan pengacara pak Bas selaku pengacara keluarga besar Leo. Sebenarnya, pak Bas sudah pensiun dari pekerjaannya sebagai pengacara dan sudah digantikan oleh putranya. Namun, Byon memercayakan urusan perpisahnnya dengan Biyanca hanya khusus untuknya supaya mengurus segala hal yang diperlukan termasuk pembagian harta gono gini.

__ADS_1


Hingga detik ini, baik Leo ataupun Shena masih belum bisa memercayai perceraian pasangan unik itu. Sebab, selama ini Byon dan Biyanca terlihat harmonis dan baik-baik saja. Mereka bahkan sering terlihat romantis dan juga tak terpisahkan, dimana ada Byon, disitulah Biyanca berada. Makanya sangat aneh kalau keharmonisan mereka haru berakhir dengan perceraian.


“Dimana ayah dan ibuku sekarang, pak Bas?” tanya Leo saat bertemu dengan pengacaranya. Sementara Shena masih shock berat melihat berkas-berkas perceraian yang sudah disiapkan paman sekaligus pengacara keluarga Leo.


“Ayahmu hanya memberitahuku melalui pesan video yang langsung hancur begitu aku selesai melihat pesannya. Tidak ada yang tahu dimana keberadaan kedua orangtuamu saat ini. Ayahmu hanya berpesan semoga kalian berdua selalu hidup bahagia sampai hari tua. Byon dan Biyanca baru akan muncul di sidang perceraian mereka. Selama proses, mereka tidak akan menampakkan diri.”


“Apa paman tahu alasan mengapa mereka bercerai?” tanya Leo.


“Sudah tidak ada lagi kecocokan.” Itulah alasan utama mereka.


Leo tersenyum mendengar penjelasan pengacaranya. “Daridulu mereka berdua memang tidak pernah cocok Paman, tapi ketidakcocokan itulah yang membuat mereka bersatu hingga sekarang. Sangat aneh jika menjadikan ketidakcocokan itu sebagai alasan perpisahan mereka. Kenapa baru sekarang berpisah? Kenapa tidak dari dulu saja?”


“Tidak ada seorangpun tahu, apa yang akan terjadi pada kita selanjutnya, Leo. Hari ini kita mungkin saling mencintai dan menyayangi, tapi tak menuntut kemungkinan karena suatu hal, kita juga bisa saling membenci. Itulah hidup, dan itu normal karena setiap hal negatif selalu berdampingan dengan positif.”


Leo diam dan langsung berdiri dari kursinya. Ia menarik tangan Shena yang sejak tadi diam untuk ikut berdiri bersamanya dan meninggalkan pengacaranya. Sebelum membuka pintu, Leo berhenti melangkah dan mengatakan sesuatu hal mencengangkan pada pengacaranya.


“Katakan pada ayah dan ibuku jika Paman bertemu dengan mereka. Jangan harap mereka bisa bertemu dengan Yeon jika mereka tetap memutuskan untuk berpisah. Dan juga ... aku akan menghapus nama Pyordova yang melekat padaku juga seluruh keluargaku.” setelah mengatakan kalimat mengejutkan itu, Leo berjalan keluar beriringan dengan Shena.


Tak ada yang bisa dikatakan Shena mengenai keputusan suaminya. Sebab, ia sangat mengerti seperti apa perasaan Leo saat ini.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


__ADS_2