Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 296 Keputusan Leo dan Shena


__ADS_3

Mendengar pernyataan Larasati, Leopun menurunkan senjatanya dan memasukkannya kembali ke sakunya. Ia menatap wajah Rizal yang tercengang-cengang melihatnya. Tanpa mengurangi rasa hormat pada orang yang lebih tua, Leo berjalan pelan mendekat ke arah pria yang berdiri sambil disangga tongkat penyangga.


“Kita bertemu lagi, Sir. Bagaimana kabar anda?” sapa Leo ramah sedangkan yang disapa masih belum bisa berkata-kata.


Mungkin karena masih terlalu terkejut melihat pria yang pernah Rizal lihat, kini ada di dirumahnya sendiri. Tidak salah lagi, pria yang ditemui Rizal dan membantu mengurungkan niatnya untuk bunuh diri kala itu adalah Leo. Saat itu, Leo hendak berangkat ke gedung putih untuk mengeksekusi Datuk Situroja. Tanpa sengaja, di tengah perjalanan, ia melihat Rizal yang ingin mengakhiri hidupnya dengan menerjunkan diri ke jurang. Syukurlah Leo datang tepat waktu dan membantu menyadarkan Rizal kalau tindakannya itu bukan suatu keputusan yang tepat.


Tak butuh waktu lama bagi Leo untuk mencari tahu siapa orang bodoh yang bertindak nekat begitu. Suami Shena itu lumayan kaget juga mengetahui bahwa orang yang hendak bunuh diri, ternyata ada hubungannya dengan Yuna. Sebab itulah, Leo mengatakan hal yang membuat Rizal tak jadi mengakhiri hidupnya hingga sekarang.


“A-anda …”


“Aku, Leopard Pyordova. Senang bisa bertemu lagi, aku harap anda tidak keberatan berbesan denganku setelah ini.” Mata Leo menatap tajam pria didepannya dengan senyum mengembang.


Inilah cara si genster nggak ada akhlak Leo kalau melamarkan seorang gadis untuk putranya. Caranya aneh bin langka layaknya seorang debt collector yang nagih hutang. Tak ada yang bisa diucapkan Rizal setelah mendengar ucapan Leo meskipun ia tidak tahu siapakah Leopard Pyordova ini. Namun, ia juga tak bisa menolak.


Dari apa yang Rizal lihat, sepertinya Yuna menyukai keluarga ini begitupula sebaliknya. Entah seperti apa ceritanya Yuna bisa mengenal keluarga luar biasa ini. Mungkin pertemuannya waktu itu dengan Leo memang sudah ditakdirkan. Di balik kisah sedih Yuna, tersimpan masa depan bahagia untuknya. Karena itulah Rizal memilih menyerahkan semua keputusan pada Yuna apakah gadis cantik itu bersedia menjadi menantu dari keluarga Leopard atau tidak.


Para polisi yang berdiri di dekat Leo, datang memberi hormat pada si gangster ini. Siapa yang tidak mengenal Leo, gangster itu sudah banyak membantu polisi menumpas kejahatan yang pernah terjadi di desa ini beberapa tahun silam. Untuk itulah Leo dan Shena sangat disegani di desanya dan tidak mungkin pula mereka menjadi penjahat seperti yang dilaporkan nenek sihir Larasati.


“Tuan muda, kami akan membawa wanita ini ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Sebab ia telah menuduh istri anda yang bukan-bukan. Jika anda menuntut, kami bisa memprosesnya.” Polisi itu menunggu jawaban dari Leo.


“Bagaimana menurutmu, Sayang? Kau ingin menuntut dia?” tanya Leo pada istrinya. Shena tidak langsung menyahut, dan malah berjalan pelan mendekat kearah Leo untuk memeluk pinggang suaminya.

__ADS_1


“Kau tidak keberatan jika aku ingin melakukan sesuatu diluar rencana kita sebelumnya?” tanya Shena menatap penuh cinta pada Leo.


“Apapun yang kau inginkan, akan aku lakukan, Sayang.” Leo melingkarkan kedua tangannya di pinggang Shena dan membalas lembut tatapan mata istrinya.


“Aku ingin buat kesepakatan dengan wanita itu mumpung di sini ada polisi juga,” ujar Shena sambil tersenyum manis seolah ada yang ia rencanakan.


“Tentu, lakukan apapun yang kau suka. Aku akan selalu mendukungmu, lagipula … kita tidak buru-buru, semua persiapan sudah selesai dan tinggal pelaksanaannya saja. Semua berjalan seperti yang kau inginkan, Sayang.” Leo mencium mesra kening Shena. Sungguh so sweet banget kedua pasangan romantis ini mengalahkan sinetron-sinetron drama ikan terbang.


“Terimakasih Sayang, kau yang terbaik.” Shena mengecup mesra pipi suaminya sebelum akhirnya ia berjalan mendekati Larasati yang menatap risih ke arahnya.


Sejak kemunculan Leo, Shena memang sengaja pamer kemesraan dihadapan semua orang.


“Kita buat kesepakatan,” ujar Shena pada Larasati. Nada suaranya tandas dan juga pasti.


“Apa yang ingin kau sepakatkan denganku!” mata Larasati emnatap lurus wajah cantik Shena yang jauh lebih tinggi darinya.


“Pertama, biarkan Yuna tinggal disini. Kalau soal biaya hidup, jangan khawatir, akulah yang akan mengurus segala keperluan dan kebutuhan Yuna termasuk pendidikannya. Kedua, jangan sampai kau menyentuh atau menyakiti Yuna selama dia tinggal di sini, jika Yuna sampai terluka hati dan fisiknya sedikit saja, maka … para polisi itu akan langsung datang menjemputmu. Ketiga, biarkan Yuna melakukan apapun yang ia suka selama tinggal di rumah ini sampai ia dewasa dan kami datang menjemputnya. Keempat, malam ini juga … Yuna … akan bertunangan dengan putraku. Jangan coba-coba merusak acara pertunangan mereka atau kau akan menanggung akibatnya.” Pandangan mata Shena terlihat sangat serius dan menakutkan.


“Bagaimana jika aku menolak kesepakatan ini?” tanya Larasati.


Shena tersenyum sinis dan semakin memamerkan wajah seriusnya. “Kau akan membusuk di penjara dan nasib putri-putrimu, kemungkinan besar akan menjadi gelandangan.”

__ADS_1


“Kau tidak mungkin bisa lakukan itu?” teriak Larasati dengan emosi.


“Aku bisa lakukan apapun pada orang sepertimu. Kau sendiri yang menentukan pilihanmu sekarang, nasib kedua putrimu, atau kenyamanan Yuna?”


Larasati terdiam, pilihan yang diberikan Shena tidak ada yang menguntungkannya. Semua pilihan itu hanya demi kebaikan Yuna saja. Namun ia juga tak kuasa melawan Shena selaku istri dari si gangster Leo. Sebab, siapapun yang melawan Leo, sama saja dengan menggali lubang kuburannya sendiri.


“Baik, aku penuhi semua kesepakan yang kau minta. Tapi … aku juga ingin keadilan.” Ternyata si nenek sihir itu amsih belum mau menyerah juga. Sepertinya ia tak ingin Yuna bahagia.


“Huh, aku salut, dalam keadaan terjepit kau masih berani juga tawar menawar denganku. Katakana, keadilam apa yang kau inginkan?”


“Aku menyetujui semua yang kau inginkan tanpa syarat, sebagai gantinya … berikan jaminan pula pada kedua putriku tentang pendidikan mereka agar ia tak jadi sepertiku suatu hari nanti. Dan yang kedua, selama Yuna tinggal di rumah ini, ia tak boleh berkomunikasi dengan keluarga kalian sampai ia menyelesaikan pendidikannya dan siap menjadi menantu di keluarga kalian.”


Shena dan Leo langsung saling pandang. Leo hendak maju untuk membungkam mulut wanita ini dengan senjatanya tapi langkahnya dihentikan oleh Shena. Berani-beraninya wanita tidak tahu diri itu mengajukan syarat yang berat bagi Yuna.


“Jangan halangi aku, Sayang. Aku ingin sekali melenyapkan wewe gombel itu!” geram Leo dalam pelukan Shena.


“Dengarkan aku, Sayang. Ini tantangan hidup untuk Yuna dan Yeon sebelum mereka berdua bersatu nanti. Kau ingat bagaimana kita berdua, kan? Kita juga tak saling berkonumikasi satu sama lain setelah kau pergi meninggalkanku ke Jerman. Tidak ada salahnya kita menyetujui kesepakatan ini, toh ini juga demi kebaikan Yuna dan Yeon. Apakah cinta mereka benar-benar sejati atau tidak.” Shena dan Leo saling beradu pandang.


Mereka kemudian menatap Yeon dan Yuna bergantian. Yuna mengangguk tanda setuju, sedangkan Yeon tak memberikan reaksi apapun. Namun, pasangan sejoli ini langsung tahu hanya dengan sekali lihat wajah-wajah polos kedua anak-anak itu dan akhirnya membuat keputusan yang bakal menjadi kisah cinta menarik antara Yeon dan Yuna.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


Seperti apa kisah Yuna dan Yeon nanti, tunggu di novel baru mereka yang akan rilis sebenta lagi. terus dukung semua karyaku ya …. Love you all


__ADS_2