Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 129 Permintaan Shena


__ADS_3

Kun duduk diruangan yang sudah disediakan untuknya. Ia sangat berharap bisa kembali bertemu kekasih yang tiba-tiba saja menghilang begitu saja. Sedangkan Leo dan Shena, langsung duduk disebuah meja VIP khusus untuk mereka berdua.


“Pesanlah makanan yang kau inginkan, Sayang. Supaya kita bisa segera pulang,” ujar Leo saat ia menarikkan kursi untuk istrinya.


“Terimakasih,” ujar Shena dan iapun duduk sambil menatap Leo. “Bilang saja kalau kau sudah tidak sabar untuk menerima hadiahmu, kan?” goda Shena.


“Itu salah satunya, Sayang. Tapi … ada hal lebih penting yang harus kita lakukan. Kau belum menemui bibi Egha yang sedang dirawat dirumah sakit. Dan juga masalah ayah dan ibuku belum selesai,” terang Leo. Wajahnya terlihat lebih serius dari biasanya.


“Ah, kau benar juga. Baiklah, setelah selesai makan kita akan segera pergi dari sini secepatnya.” Shena memerhatikan Leo yang sedang duduk dihadapannya. Istri Leo itu memilih menu makanan kesukaannya dan memesannya langsung.


“Katakan padaku, Sayang. Apa yang kau ingin kan dariku?” tanya Leo.


“Ehm, apa?” tanya Shena bingung.


“Kau bilang kalau kau ingin minta sesuatu dariku? Katakan apa, Sayang?” Leo kembali mengingatkan Shena sambil menunggu pesanan mereka datang.


“Ah, itu … aku ingin pergi shoping berdua saja dengan kakak ipar. Tapi, baik kau ataupun kak Refald tidak boleh ikut. Aku dan kak Fey ingin menghabiskan waktu sebagai wanita dan ibu dari anak-anak kami berdua. Hanya berdua, dan ini urusan wanita. Kalian para lelaki tidak boleh ikut campur urusan wanita.” Shena bersemangat sekali saat mengutarakan niatnya pada Leo.


Leo terdiam menatap wajah Shena. Lumayan lama juga Leo tidak bereaksi sehingga Shena mengira kalau Leo tidak mengizinkannya pergi dengan Fey shoping.


“Kenapa kau hanya menatapku?” Tanya Shena mulai sedih. Ia mengira kalau rencananya bersenang-senang dengan Fey, gagal total.


“Kalian berdua tidak merencanakan selingkuh dariku dan kak Refald, kan?” Tanya Leo penuh selidik.

__ADS_1


Shena sudah menduga kalau suaminya itu bakal berkata seperti itu. Ia pun manatap Leo tajam dan mulai menutarakan perasaannya.


“Bagi kami, kalian adalah para suami langka yang tiada duanya. Tidak ada yang lebih sempurna dibadingkan kau dan kak Refald. Untuk apa kami melakukan hal yang kau tuduhkan jika kami memiliki suami-suami hebat seperti kalian? Hanya wanita bodoh yang mau berpaling darimu, suamiku Sayang,” rayu Shena dan tentu saja jurus rayuan mautnya itu sukses membuat Leo tersenyum lebar mendengar istrinya, ternyata bisa juga ngegombal.


“Tapi Sayang .. baik kau ataupun kakak ipar, dulu pernah membenci kami berdua.” Leo kembali mengingatkan kenangan masa lalu mereka.


“Itu kan, dulu … kau tahu kenapa kami seperti itu?” tanya Shena.


“Kenapa?” Leo malah balik bertanya.


“Kerena kami adalah wanita istimewa yang tak sama dengan wanita-wanita lain pada umumnya. Itulah sebabnya kau tertarik padaku dan kak Refald sangat tertarik pada kak Fey.” Jawaban Shena membuat Leo sangat puas karena pada kenyataannya memang benar. Baik Shena ataupun Fey, sangat istimewa dihati pasangan mereka masing-masing.


“Sekarang aku milikmu,” Shena menambahkan supaya Leo tak lagi ragu akan ketulusan cintanya sekarang. “Kak Fey juga sepenuhnya milik kak Refald. Aku rasa … tidak ada yang perlu kalian takutkan mengenai kami berdua. Karena kami sangat sangat sangat mencintai kalian, para suami kami. Walau kalian berdua sama-sama nggak ada akhlak dan punya tingkat kemesuman yang tinggi, kami tetap cinta mati pada kalian berdua.” kata-kata Shena terlihat meyakinkan diawal tapi bengek diakhir.


“Hah?” Shena hanya menganga menatap betapa mengerikannya Leo sekarang.


Sepertinya aku sudah salah membangunkan singa yang sedang tidur, batin Shena.


***


Sementara itu, Kun mulai bersiap-siap untuk acara konser mini yang sudah diatur Leo untuknya. Ia berharap kali ini Xiao Lung mau bertemu dengannya. Artis idola itu ingin menyelesaikan semua masalah ini agar jelas seperti apa hubungan mereka berdua kedepannya.


Shena dan Leo juga ikut menikmati konser Kun yang sudah dimulai. Dalam hati, Shena sungguh senang sekali karena dari sekian banyak fansnya Kun, cuma dia saja yang bisa menyaksikan life streaming konser artis idolanya. Ditambah lagi, tempat ini sangat otoriter dan tak semua orang bisa datang kemari. Bisa dibilang, konser mini Kun kali ini, hanya Shena saja yang tahu.

__ADS_1


Melihat tatapan mata Leo padanya, Shena mati-matian menyembunyikan perasaan bahagianya dan bersikap biasa-biasa saja. Akan sangat berbahaya jika sampai Leo tahu, betapa gembiranya Shena saat melihat artis idolanya konser dan hanya dilihat olehnya. Sedangkan, para tamu yang ada di bar ini bersikap acuh saja karena mereka tidak tahu siapa Kun sebenarnya.


“Kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya Shena pada Leo yang sedang meminum red winenya tapi matanya tetap tertuju pada Shena.


“Aku cuma memastikan bahwa istriku ini hanya terpesona padaku, bukan pada kloninganku!” tandas Leo. Sindiran yang tajam.


“Oke! Aku hanya menatapmu, kau puas?” Shena menopang dagunya dengan satu tangan menatap wajah Leo sambil mencuri pandang pada artis idolanya yang terlihat keren saat bernyanyi.


Sayangnya, dari awal hingga akhir lagu yang sudah dinyanyikan, tidak ada tanda-tanda kedatangan Xiao Lung di tempat ini. Tentu saja hal itu membuat gundah gulana artis idola Shena. Ia memutuskan untuk duduk di sebuah kursi kosong dan bermaksud meninggalkan pesan yang bertuliskan 2 kata, yaitu ‘Miss You’.


Kun pikir, kekasihnya sudah tak ingin bertemu dengannnya lagi. Namun ternyata, dugaan artis idola Shena itu salah besar. Kekasih Kun sebenarnya datang, tapi ia sengaja tak menemui Kun secara langsung. Sebaliknya, ia meninggalkan pesan melalui recorder yang sudah ia rekam. Kun menerima benda kecil tersebut dan mencoba mendengar pesan dari kekasihnya dengan raut wajah serius. Setelah mendengar pesan tersebut, artis idola Shena itupun bergegas pergi ke suatu tempat untuk menemui kekasihnya.


“Mau pergi kemana dia?” tanya Shena yang melihat Kun bergegas pergi meninggalkan bar ini.


“Menemui kekasihnyalah. Sepertinya urusan kita disini sudah selesai. Kau juga sudah kenyang kan, Sayang? Ayo kita pergi sekarang.” Leo berdiri bangkit dari kursinya dan mengulurkan tangan kanannya pada Shena.


Walau masih kepo dan penasaran, mau tidak mau Shena wajib menuruti ajakan pergi suaminya dan keduanya langsung keluar dari bar ini setelah Leo membayar semua tagihan mereka dengan kartu hitamnya.


Leo dan Shena berjalan bergandengan tangan menuju mobil inisial D nya. Tapi ternyata, kunci mobil itu tertingggal di dalam bar. “Sial, kau tunggu disini Sayang. Kunci mobilku ketinggalan. Aku tidak akan lama.” Leo mengecup pelan kening Shena dan berlari kencang masuk kedalam bar. Tanpa Leo dan Shena sadari, ada beberapa orang yang sedang mengamati gerak gerik mereka berdua sejak tadi.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1



__ADS_2