Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 96 Ingatan


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Shenapun tersadar dari pingsannya. Shena mulai mengingat masa lalunya saat samurai itu datang kedesa ini beserta putranya. Seorang anak yang berumur 5 tahun lebih tua dari Shena dan tubuhnya dipenuhi dengan tato. Anak laki-laki itu, tidak lain adalah ketua geng kapak yang sudah berhasil dikalahkan oleh Leo. Tidak salah lagi, Shena sudah ingat semuanya. Ketua geng kapak adalah anak laki-laki yang pernah datang dan tinggal di desa ini bersama ayahnya yang seorang samurai.


Kini, Shena sudah mengerti alasan kenapa ketua geng kapak itu mengincar nyawa suaminya. Shena juga ingat kejadian dimasa lalu saat ayahnya menolak lamaran sang samurai kerena telah menjodohkannya dengan Bayu alias Leo. Celakanya Leo, kematian ayah dan ibunya, itu karena samurai itu. Dan yang menyebabkan sang samurai melakukan semua hal keji tersebut adalah karena Shena. Shena benar-benar shock sekarang.


“Sayang, kau tidak apa-apa? Apa yang kau rasakan?” tanya Leo saat Shena sudah mulai membuka mata.


Shena tidak langsung menyahuti perhatian Leo. Sedikit banyak Shena mulai paham, pasti Leo mengetahui identitas asli dari ketua geng kapak yang sudah berhasil dikalahkannya. Karena itulah Leo marah waktu itu.


“Sayang, kenapa diam saja? Apa yang kau pikirkan?” tanya Leo lagi. Ia membelai lembut rambut istrinya.


“Leo,” panggil Shena lirih. Matanya mulai berkaca-kaca karena ragu untuk mengatakannya atau tidak.


“Hm, apa Sayang. Katakan padaku, ada apa? Apa kau menginginkan sesuatu?”


“Kau ... mengetahui semuanya, kan? Samurai itu? Kau tahu tentang dia, kan? Karena itulah kau marah waktu itu? Benar, kan? Jujurlah padaku, Leo. Apa kau menyalahkanku? Atas semua yang terjadi padamu? Penculikanmu, keluargamu dalam bahaya dan nyawamu pun jadi incaran samurai itu ... semuanya ... terjadi gara-gara aku. Akulah penyebab semua masalahmu, Leo.” Air mata Shena mulai mengalir. Ia memalingkan wajahnya karena tidak ingin dilihat Leo. Shena merasa sangat buruk sekarang, ia tidak pernah menyangka penyebab celakanya Leo dan keluarganya adalah dirinya sendiri.


Leo terdiam karena terkejut Shena sudah mengingat kenangan masa kecilnya, tapi ia tidak menyangka kalau istrinya ini salah paham padanya. Bukan itu yang menyebabkan Leo marah. Ia marah karena cemburu, Leo tidak bisa terima ada orang lain yang mencintai Shena selain dirinya, bahkan bertindak gila seperti itu.


Leo akui, cinta samurai itu mengubahnya menjadi psikopat cinta dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan wanita yang dicintainya. Hal itu membuat Leo teringat akan dirinya yang dulu. Ia juga melakukan hal sama, yaitu memaksa Shena agar mau mencintainya walau pada akhirnya Shenapun jatuh cinta padanya. Itulah yang membuat Leo marah, bukan pada Shena, tapi pada dirinya sendiri.

__ADS_1


“Tatap mataku Sayang,” pinta Leo dengan suara lembut, tapi Shena tidak mau melihatnya, istrinya itu masih berpaling dari Leo. “Kalau kau tetap tidak mau menatapku, jangan salahkan aku jika kita harus melakukan bulan tertusuk ilalang sekarang,” ancam Leo.


“Bisa-bisanya kau berkata seperti itu disaat suasana hatiku sedang buruk?” ujar Shena.


Leo mendekatkan wajahnya tepat diatas wajah Shena. Tanpa izin, Leo langsung menyapu bersih bibir Shena dengan mesra seperti biasanya. “Tentu saja aku bisa, karena aku ... adalah suamimu dan kau istriku.” Leo tersenyum sambil membelai lembut pipi merah Shena. “Dengarkan aku, Sayang. Aku tidak peduli kau penyebab kekacauan dalam hidupku atau bukan. Bagiku, kau adalah nyawaku, kau duniaku, dan aku sangat mencintaimu. Meski bahaya mengancamku dan seluruh keluargaku, aku tidak akan pernah mundur untuk mempertahankanmu disisiku.


“Tidak akan kubiarkan pengorbanan mertuaku sia-sia demi menyatukan kita berdua. Aku akan menghadapi bahaya apapun agar kita bisa terus bersama selamanya. Jangan pernah beranggapan kalau aku menyalahakanmu. Justru aku bersyukur karena bisa memiliki dirimu, seutuhnya.” Leo mencium kedua punggung tangan Shena, ia menatap tajam manik mata istrinya sambil berkata, “Bersediakah kau berjuang bersamaku, Sayang. Aku ingin hidup bersamamu sampai hari tua.” Mata Leo berbinar saat mengatakan kalimat itu sehingga membuat Shena kembali menangis karena terharu.


Shena meraih leher suaminya dan langsung memeluknya dengan erat. “Maafkan aku, Leo. Sungguh aku tidak tahu harus bagaimana. Aku takut kau membenciku, aku taku kau akan meninggalkanku karena akulah penyebab semua kekacauan yang terjadi dalam hidupmu. Orang-orang memanfaatkanku sebagai kelemahanmu dan selalu menyakitimu. Dan aku ... aku tidak bisa melakukan apapun untukmu,” isak Shena dalam pelukan Leo.


“Kau cukup mencintaiku saja, Sayang. Dan jangan minta maaf, karena bukan salahmu jika banyak pria yang jatuh cinta padamu, termasuk aku. Kau sungguh mempesona sampai aku tidak bisa bernapas bila berada didekatmu. Kau juga bukan kelemahanku, tapi kau sumber kekuatanku. Tidak akan ada seorangpun yang bisa menyentuhmu selama aku masih hidup. Berhenti menyalahkan diri sendiri atau aku harus terpaksa membuatkan adik untuk Yeon sekarang juga.” Leo mencium lembut bibir Shena dan mengusap sisa bulir air matanya.


“Aku marah pada diriku sendiri, Sayang. Aku cemburu, pikiranku terus membayangkan samurai itu dekat denganmu jauh sebelum aku datang. Aku tidak bisa terima itu. Untungnya aku selalu selangkah lebih maju darinya, jika tidak ... kaulah yang jadi milik ....” Leo tidak bisa menyelesaikan kalimatnya karena jari telunjuk Shena menempel di bibir Leo.


“Aku hanya akan menjadi milikmu, tidak akan ada pria manapun yang bisa memilikiku selain dirimu. Kau sendiri yang bilang kalau Shena hanya milik Leo. Apa itu sudah tidak berlaku lagi sekarang?”


“Ehm, kau benar. Shena memang milik Leo. Karena Leo tercipta hanya untuk Shena, selamanya. Bahkan dikehidupan selanjutnya, Leo akan tetap bersama Shena lagi.” Keduanya saling melempar senyum. “Mau buat adik untuk Yeon?” goda Leo sambil mengedipkan salah satu matanya.


“Leo!” Shena cemberut dan memukul pelan dada suaminya.

__ADS_1


“Ssstttt, jangan keras-keras. Yeon sedang tidur bersama dengan bibi dikamar sebelah, suaramu bisa membangunkannya.” Leo mengajak Shena merebahkan diri bersama diatas tempat tidur. Ia memeluk Shena dalam dekapannya.


“Leo,” panggil Shena pelan.


“Hm, kau berubah pikiran? Mau buat anak lagi sekarang?”


“Apa cuma itu yang bisa kau katakan padaku? Buat adik untuk Yeon?” Shena dongkol sekali dengan Leo.


“Apalagi? Aku memang menantikan itu sekarang.” Lagi-lagi Leo menggoda Shena.


“Bukan itu yang ingin aku katakan padamu.”


“Lalu?”


“Aku tidak pernah bicara pada samurai itu sejak pertama kali ia datang ke desa ini. Aku bahkan tidak berani mendekatinya karena tubuhnya penuh dengan tato. Aku hanya ingin memberitahumu, satu-satunya anak laki-laki yang membuatku tertarik hanyalah Bayu, seorang anak yang aku selamatkan saat ia terhanyut di sungai. Anak itu menggemaskan sekali sampai aku tidak bisa berhenti menatapnya saat itu. Jadi, tidak ada alasan bagimu untuk cemburu pada samurai itu karena aku, hanya jatuh cinta padamu. Meski dulu aku sempat membencimu karena salah paham padamu.”Shena menatap Leo untuk mengetahui reaksinya.


"Kau membuatku ingin buat adik untuk Yeon saja, Sayang." Leo langsung mencium mesra Shena. Tanpa ragu, ia mengajak istrinya bergumul dibawah selimut yang hangat.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


__ADS_2