Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 99 to the point


__ADS_3

Tentu saja Shena tahu siapa wanita yang diculik Rega. Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah dirinya sendiri, dan Leo berhasil menyelamatkannya tepat waktu kala itu. Shena sama sekali tidak menyangka ternyata Rega sama sekali belum berubah juga. Jika sampai hal ini didengar Leo, maka tamatlah riwayat Rega. Leo pasti akan menghabisinya tanpa ampun.


“Kalian bertiga, ikut aku. Kita bicara diluar saja. Sambil jalan-jalan mengitari perkebunan teh. Aku tidak mau bibi Egha ataupun seluruh pengawal Leo mendengar pembicaraan kita. Aku akan memberitahu kalian siapa wanita yang diculik Rega waktu itu.”


Seluruh teman-teman Shena mengangguk setuju dan mengikuti langkah Shena. Syukurlah Yeon sedang tidur dan kemungkinan sejam lagi putranya itu baru bangun, jadi Shena tidak terlalu khawatir jika meninggalkan Yeon pergi keluar sebentar. Shena berpesan pada pengasuh Yeon untuk tidak meninggalkannya dan langsung menghubunginya jika Yeon sudah bangun.


Shena tersenyum saat melihat bibinya ikut tidur dengan Yeon. Ia bahagia karena Egha juga menyayangi putranya layaknya cucunya sendiri. Dengan begitu, Yeon masih bisa merasakan seperti apa rasanya punya nenek. Shena juga berharap nenek dan kakek Yeon, yaitu Byon dan Biyanca juga segera kembali dan mereka bisa bersama-sama lagi.


“Ayo,” ajak Shena kepada teman-temannya dan mereka semua keluar untuk mencari udara segar.


Seperti dugaan Shena, para pengawal Leo juga mengikutinya kemanapun ia pergi. Hal itu memang mereka lakukan atas perintah dari Leo agar selalu mengawalnya selama 24 jam penuh selama Leo tidak ada disini dan melaporkan semua kegiatan yang dilakukan Shena pada suaminya.


Teman-teman Shena langsung terperangah saat mendengar penjelasan Shena tentang siapa wanita yang diculik Rega. Mulut mereka bahkan menganga lebar dan itu membuat Shena jadi khawatir melihat reaksi berlebihan teman-teman Shena.


“Bersikaplah seperti biasa agar pengawal Leo itu tidak curiga dengan pembicaraan kita. Mereka semua terhubung dengan Leo, jika kalian terlihat mencurigakan, maka kalian semua bakal diculik oleh mereka dan diinterogasi dengan cara yang tak bisa kugambarkan supaya kalian mau buka mulut mengenai apa saja yang kalian bicarakan denganku. Hal itu mereka lakukan supaya mereka bisa melaporkannya pada Leo.”


“Hah? Sebegitukah suamimu itu padamu? Kenapa terdengar menyeramkan sekali?” Fitri mencoba bersikap biasa dengan pura-pura mengamati daun teh yang bergoyang-goyang tertiup angin. Vita dan Dony pun juga ikut terkejut.


“Leo hanya tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padaku selama ia tidak ada disini. Dan itu artinya, dia sangat mencintaiku.” Shena tersenyum sambil melihat video cinta yang dikirimkan Leo untuknya.


Teman-teman Shena yang juga ikut melihat video tersebut jadi langsung baper juga. “Cinta sih cinta, tapi ini namanya over protektif banget.” Dody mulai mengutarakan pendapatnya.


“Tapi sweet banget kali, Dod, lihat aja tuh suami Shena, sempat-sempatnya juga dia ngirimin video sweet banget kayak gitu. Beruntungnya kau Shena, punya suami seorang sultan tajir melintir, keren, romantis dan tak terkalahkan begitu. Suamiku saja mau romantis kalau ada maunya doang. Selebihnya dia bodo amat,” ujar Fitri.

__ADS_1


“Hok oh, suamiku juga, boro-boro nyediain pengawal, yang ada malah aku yang ngawal dia supaya nggak lirik sana sini,” ujar Vita.


“Salah sendiri punya sami matanya jelalatan. Masih untung nggak bintitan itu mata,” ledek Dody dan ia langsung dapat pukulan keras dibahunya.


“Diam kau! Daripada dirimu! Bujang lapuk kagak laku-laku.” Balas Vita meledek Dody.


“Itu salahmu!” sengal Dody.


“Aku kira, kalian berdua bakal menikah. Aku terkejut ternyata kau menikah dengan orang lain dan bukannya dengan Dody, Vita.” Shena tertawa melihat temannya bagai anjing dan kucing kalau lagi bersama dan itu terjadi sejak mereka masih kecil.


“Idih, siapa juga yang mau menikah dengan siamang kayak dia?” Vita terang-terangan mengatai Dody.


“Siapa yang kau katai siamang, ha? Dasar ikan lele!” Dody balas mengatai Vita. Alhasil mereka berdua saling ledek meledek seperti anak kecil.


“Hei kalian berdua hentikan! Kita semua datang kemari bukan untuk melihat kalian saling memaki satu sama lain, tapi untuk memecahkan masalah Shena. Kalau kalian berdua masih mau bertengkar, pergi saja ke kebun binatang sana! Itu adalah habitat asli kalian berdua!” geram Fitri yang sudah begah menyaksikan perdebatan kedua sahabatnya.


“Nggak apa-apa, Vit. Nyantai aja! Begini lebih baik karena pengawal Leo mengira kita hanya ngobrol biasa.”


“Tapi bagaimana bisa kau lolos dari Rega?” tanya Dody.


“Apalagi? Tentu saja Leo datang menyelamatkanku dengan gayanya yang keren. Leo berdiri diatas mobilnya dan menodongkan pistol tepat dikepala Rega. Suamiku itu salah satu penembak jitu terbaik di Jerman. Tembakannya tidak pernah meleset. Aku rasa kalian juga masih ingat saat ia menyelamatkanku dari cengkeraman pamanku dulu. Hal sama juga dilakukan Leo saat menyelamatkanku dari penculikan yang dilakukan Rega.”


“Kau bilang Leo selalu membasmi musuhnya tanpa ampun, kenapa dia membiarkan Rega lolos?” tanya Dody lagi.

__ADS_1


“Saat itu adalah hari imlek, hari yang disukai Leo. Ia tidak ingin mengotori tangannya dihari kesukaannya hanya karena membunuh Rega. Lagipula, Rega sudah sangat ketakutan dan kami mengira ia tidak bakal berani berulah lagi. Tapi ternyata, orang itu tidak kapok juga. Aku takut ia sudah bosan hidup karena menikah dengan Ary, makanya dia mau cari mati dengan berurusan sama Leo.” Shena tersenyum dan itu malah membuat teman-teman Shena jadi heran. “Aku hanya bercanda, jangan terlihat serius begitu. Itulah kenapa aku tidak ingin Leo tahu, sebab nyawa Rega dan Ary bisa dalam bahaya besar kalau sampai Leo mengetahui ini semua.”


“Ternyata suamimu menakutkan sekali, tidak hanya namanya saja yang sama, tapi dia benar-benar seorang Leopard sungguhan. Buas bagai macan Leopard,” ujar Fitri diikuti anggukan setuju Dony dan Vita.


“Dia hanya buas pada musuh-musuhnya, tapi ia hangat dan welcome pada orang yang baik padanya. Kalian jangan terlalu lebay begitu. Suamiku adalah yang terbaik di dunia ini. Tidak ada yang bisa menandingi pesonanya.” Lagi-lagi Shena tersenyum memuja-muja suaminya sendiri.


“Waaauw ... ini kebetulan yang mengejutkan!” ujar seseorang dan Shena sangat tahu suara siapa itu. Senyumnya langsung lenyap mendengar suara yang sudah tidak asing lagi ditelinga Shena.


Teman-teman Shena yang lain langsung menoleh ke sumber suara itu dan betapa terkejutnya mereka setelah melihat siapa orang yang ada dibelakang Shena.


“Lama tidak bertemu, Kakak, dan juga kau kakak ipar,” ujar Shena sambil tersenyum manis. “Bagaimana kabar kalian?” tanya Shena.


“Baik, huh ... aku pikir siapa yang berdiri diperkebunan teh yang luas ini, ternyata sepupuku sendiri.” Aryani menatap sinis Shena.


Dalam hati wanita jahat itu, ia sangat iri melihat kalung berlian yang menggantung dileher Shena. Aryani mengepalkan kedua tangannya karena ia tidak punya kalung berlian sebagus itu. Kalung yang dipakai Shena adalah kalung pemberian Leo tempo hari dan itu Leo datangkan langsung dari Perancis. Tentu saja Aryani belum pernah melihat kalung limited editions itu di negara ini.


Sialan si Shena. Bagaimana bisa ia punya kalung seindah itu. Berengsek banget dia! Batin Aryani.


“Kakak mau mampir kerumah? Siapa tahu kau merindukan seseorang?” tawar Shena.


“Nggak perlu, aku datang kemari hanya ingin mengatakan padamu. Kau harus secepatnya pergi dari sini karena aku tidak mengizinkanmu tinggal di desa ini.” Aryani langsung to the poin terhadap Shena.


Shena yang sudah tahu maksud kedatangan sepupunya mencoba bersikap tenang dan tidak terpancing emosi. Sebaliknya, ia menatap tajam Rega yang sejak tadi menunduk dan tidak berani melihatnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


***


__ADS_2