Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 232 Dunia Cinta Leo dan Shena


__ADS_3

Seperti dugaan Leo, para anak buah guru BK itu melaporkan bahwa putra sulung Leo alias Yeon tak sengaja jatuh ke jurang saat mereka sibuk berkelahi dengan Leo. Tentu saja kabar itu membuat guru BK yang belakangan diketahui bernama Jiru Kitaru itu merasa senang dan puas atas apa yang menimpa putra sulung Leo. Akhirnya, pembalasan dendamnyapun telah tersalurkan. Sekarang pria yang bernama Jiru itu akan membuat keluarga Leo jadi berantakan.


"Benarkan? Akulah yang menang. Tunggu saja, sebentar lagi keluarga besar Pyordova akan hancur ditanganku." Guru BK Yeon itu terus tertawa tanpa tahu bahwa anak buahnya telah berbohong. Hal itu mereka lakukan karena Roy sudah mengancam mereka semua sebelum datang kemari.


"Katakan pada bosmu, bahwa putra Leo sudah meninggal karena jatuh ke jurang. Pastikan ia percaya kabar ini. Jika tidak, maka ... kalian semua akan hancur lebur seperti salah satu teman kalian itu?" Ancam Roy atas suruhan Leo.


Tentu saja mereka-mereka yang diancam jadi ketakutan. Bagaimana tidak, tepat di depan mata mereka, salah satu orang tiba-tiba saja meledak tanpa peringatan dan menghancurleburkan tubuh rekan mereka. Rasa shock anak buah Jiru ini bahkan belum hilang sepenuhnya saat Roy datang menghadang jalan dan menghentikan perjalanan anak buah Jiru ini ke tempat bosnya.


Itulah alasan kenapa Roy harus pergi meninggalkan kediaman sahabatnya biru-biru tadi. Sebab, suami Laura itu kebagian tugas mengancam seluruh anak buah Jiru dengan mengatakan apa yang ingin bosnya dengar mengenai berita kematian Yeon sesaat sebelum mereka menemui Jiru.


"Kalian akan diawasi. Jadi, jangan coba-coba berkhianat atau kalau tidak, didetik itu juga ... tubuh kalian akan meledak seperti yang terjadi pada salah satu rekan kalian." Itulah kata-kata terakhir yang dikatakan Roy sebelum sahabat Leo itu pergi.


Mendengar laporan palsu dari anak buahnya, Jiru mengira saat ini Leo dan seluruh keluarganya sedang berduka. Artinya, ia tinggal melaksanakan rencana jahatnya selanjutnya setelah ini.


"Tunggu saja pembalasan dendamku, Leopard Bay Pyordova." mata Jiru menatap tajam langit-langit rumahnya.


****


Sementara di kediaman Leo, Shena tak bisa tidur nyenyak malam ini. Hatinya gelisah tak tentu arah. Ia mengamati suaminya yang sudah tertidur nyenyak disampingnya tanpa memakai baju. Perlahan, Shena menyingkirkan lengan Leo yang melingkar erat di perutnya lalu bergeser pelan agar ia bisa turun ranjang.


Angin malam menembus kulit Shena kala ia membuka pintu koridor kamarnya. Shena berjalan menuju pagar pembatas yang menghadap langsung ke pantai dekat dengan kediamannya saat ini.


Pemandangan malam ini sangat indah sebenarnya, sebab bulan purnama juga bersinar terang benderang menyapa wajah galau Shena. Mata Shena tak pernah lepas dari sinar cahaya bulan itu seolah sedang mengajaknya bicara dan berbagi rasa. Sayangnya, keindahan alam ciptaan Sang Pencipta tak cukup menghibur hati Shena yang gelisah tak menentu.

__ADS_1


"Bulannya cantik sekali." Shena bicara pada dirinya sendiri saat ia menatap langit malam.


"Secantik dirimu." Bisik seseorang dan sepasang tangan melingkar erat di pinggang Shena. Bersamaan dengan itu, orang yang tak lain adalah Leo mengecup lembut pipi Shena.


"Leo," seru Shena sedikit terkejut.


"Apa yang kau lakukan di sini, Sayang?" Leo semakin mengeratkan pelukannya dan menempelkan dagunya di bahu Shena. Angin sepoi-sepoi menyapu tubuh kedua insan yang terlihat sangat mesra ini.


"Aku hanya ingin menghirup udara segar karena tidak bisa tidur. Apa aku membangunkanmu?"


Leo menggeleng pelan. "Ehm, aku terbangun karena kau tidak ada disisiku. Apa yang membuatmu tak bisa tidur, Sayang." Leo membalikkan tubuh Shena supaya menghadap kearahnya.


"Entahlah Leo, hatiku gelisah seolah akan terjadi sesuatu. Tapi ... aku tidak tahu apa itu. Perasaan ini sangat mengganggu pikiranku. Apa ... kak Refald tak bilang apa-apa padamu? Akankah kita akan menghadapi bahaya setelah ini?" tanya Shena.


Sebenarnya, Shena masih sedikit gelisah, tapi begitu mendengar ucapan manis dari Leo, perlahan ... perasaan gelisah itu hilang dan berganti haru. Sejauh ini, segala hal buruk yang menimpanya dan orang-orang yang dicintai Shena selalu bisa diatasi Leo dengan sempurna dan selalu berakhir bahagia.


Tak dapat dipungkiri, firasat Shena memang mengatakan akan ada sesuatu bakal terjadi, entah apa itu. Shena hanya bisa berharap, Apapun yang menimpa dirinya nanti, Shena selalu bisa terus berada di sisi suaminya, selamanya.


"Ayo!" ajak Leo tiba-tiba.


"Kemana?" tanya Shena bingung.


"Ke surga dunia," jawab Leo singkat.

__ADS_1


"Hah?" mata Shena melotot menatap senyum nakal suaminya.


Tanpa izin dari Shena, Leo menggendong tubuh langsing istrinya dan membawanya masuk ke dalam kamar.


"Jangan terkejut begitu Sayang. Karena kita sama-sama terbangun dan tidak bisa tidur, sebaiknya kita lakukan hal indah untuk olahraga malam." Leo meletakkan tubuh Shena diatas ranjang dan menindih tubuh mungil itu dengan tubuh Leo.


"Olahraga malam apa yang kau maksudkan, ha? Mana ada olahraga diatas kasur?" tanya Shena sudah bisa mulai menebak apa yang terjadi selanjutnya setelah ini.


"Ada, olahraga bulan tertusuk ilalang. Mumpung di luar sana bulannya sedang bersinar terang, bagaimana kalau ...."


"Tadi kan sudah? Masa mau main lagi?" Protes Shena dan sengaja memotong kata-kata Leo.


"Apa salahnya main lagi. Bulan diatas sana sepertinya mendukung kita untuk ...."


"Stop!" Lagi-lagi, Shena menutup mulut Leo dengan tangannya. "Jangan diteruskan." Mata Shena menatap tajam mata suaminya.


"Mau ya ... etalibunku sudah terbangun. Aku akan melakukannya dengan cepat supaya kita berdua bisa tidur lagi." Leo mengedipkan salah satu matanya dan mulai memamerkan senyuman menggoda.


Siapa yang nggak klepek-klepek ditatap Leo seperti itu. Mana mungkin Shena menolak ajakan suaminya memadu kasih bersama. Alhasil, adegan ranjang bergoyangpun dimulai lagi. Gelombang cinta Leo dan Shena menyelimuti malam indah keduanya dengan disaksikan indahnya sinar bulan yang menyinari dunia cinta Leo dan Shena.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


episode selanjutnya siap-siap tegang ... hehe ....


__ADS_2