
Keduanya saling bertarung dan beradu pedang. Meski ketua geng kapak ini adalah seorang samurai, Leo bisa dengan mudah mengimbangi ketangkasan permainan pedang samurai tersebut. Dengan latihan berat yang dilakukan Leo dalam kurun waktu dua bulan itu, akhirnya ia bisa menunjukkan hasilnya. Ditambah lagi, Leo sedang kalap setelah mendengar alasan pria samurai ini mengincar nyawanya hanya karena ingin memiliki Shena. Tentu saja hal itu tidak akan pernah Leo biarkan begitu saja.
“Berani sekali kau mencintai istriku? Apa kau bosan hidup, ha? Kau ingin merebutnya dariku? Huh, jangan mimpi!” teriak Leo sambil melayangkan pedangnya.
Lagi-lagi mereka saling menautkan pedang masing-masing dan mengeluarkan seluruh tenaga untuk menyerang melalui pedang di tangan. Mata keduanya saling beradu pandang. Baik Leo maupun sang samurai, sama-sama memiliki fisik dan keterampilan bermain pedang yang mengagumkan.
“Kaulah yang merebutnya dariku! Sejak awal Shena adalah satu-satunya wanita yang aku cintai. Itu jauh sebelum kau datang ke desa tempat tinggal kami!” balas pria samurai itu dengan berteriak tak kalah kencang dari Leo.
Tentu saja Leo sangat terkejut mendengar fakta lain yang tak kalah mengejutkan ini. Shena sendiri juga langsung shock. Ia mengamati dengan seksama siapa pria samurai yang sedang bertarung dengan suaminya itu. Sebab, kata-katanya mengisyaratkan kalau pria itu juga pernah tinggal di desanya dulu.
“Apa?” Leo semakin terlihat kalap. “Kau pikir aku percaya padamu, ha? Dari kecil Shena adalah kekasihku, kami terpisah karena kau menyuruh Kenzo melenyapkanku!”
“Kau pikir kenapa aku meminta mafia gila itu membunuhmu, ha? Itu karena aku tidak akan membiarkan siapapun memiliki Shena. Tapi meski aku berhasil membuangmu jauh dalam kehidupannya, ternyata kalian berdua masih saja bisa bertemu. Aku bahkan tidak menyangka kalau kau masih hidup. Setelah aku kembali, aku terkejut dia sudah menikah denganmu. Kau tahu betapa inginnya aku melenyapkanmu saat ini? Kalau kau mati, kau tidak perlu khawatir tentang istri dan anakmu, aku akan menggantikan posisimu!” mata samurai itu memperlihatkan api kemarahan yang begitu besar. Ia lebih terlihat seperti psiko daripada seorang samurai.
“Kau gila! Kau bukan manusia!” keduanya saling beradu pedang satu sama lain.
Serangan-serangan pria samurai itu selalu berhasil ditangkis dengan sempurna oleh Leo. Bahkan Leo juga balas menyerang dan berhasil menyabet lengan pria samurai itu dengan pedangnya. Saat ada peluang untuk menghabisi pria samurai tersebut, tiba-tiba Shena berteriak kencang sekali dan mengagetkan Leo tepat disaat ia hendak menancapkan pedangnya di dada ketua geng kapak yang sudah membuatnya harus menghadapi banyak kesulitan.
“Aaaaaaagggghhh!” teriak Shena sambil memegangi perutnya. Shena merasakan ada yang basah diantara kedua selangkangannya. “Leo! sepertinya ... aku ... akan melahirkan1” teriak Shena, tapi ia tidak bisa bersuara kencang saking sakitnya. Ia merintih dan hendak jatuh tapi Leo langsung berlari kencang ke arah Shena dan meninggalkan pria samurai itu begitu saja.
__ADS_1
“Tidak, Shena!” Leo berlari sekencang kuda dan melompat ke arah Shena yang hendak jatuh ke tanah.
Leo langsung menjatuhkan dirinya untuk melindungi Shena dengan tubuhnya. Leo berhasil menangkap tubuh Shena sehingga tidak jadi jatuh ke tanah. Sebagai gantinya, Leo mengerang kesakitan akibat benturan keras karena tubuhnya menghantam tanah.
Pria samurai itu mengambil kesempatan atas kelamahan Leo, tapi semua anak buah Leo langsung menyerangnya tanpa ampun. Tepat disaat itu, datanglah seluruh pasukan geng kapak dan mereka semua mambantu sang ketua geng melawaan seluruh pasukan Leo.
Kerena kalah jumlah, pasukan Leo jadi banyak yang tumbang. Keadaan jadi semakin genting saat sang ketua geng mengambil pedang dan hendak menyerang Leo yang sedang sibuk menopang tubuh istrinya. Shena terus saja merintih kesakitan karena ia merasa Leo juniornya akan segera keluar. Shena mencengkeram kuat tangan Leo sambil terus berteriak.
“Aghh! Sakit sekali, Leo.”
“Apa yang harus aku lakukan Sayang, jangan melahirkan disini. Disini banyak orang, masa kau mau memperlihatkan bulanmu pada semua orang?”
“Kita harus segera pergi dari sini, aku tidak terima kalau bulanmu yang hanya khusus tercipta untukku ini dilihat orang lain apalagi si brengsek gila itu juga ada di tempat ini.” Leo mulai bangun dan bergeser ke samping untuk menggendong Shena.
Tanpa mereka sadari, bahaya sedang mangancam keduanya. Pria samurai itu berjalan semakin cepat sambil menghunuskan pedangnya menuju ke arah Leo dan bermaksud menebas kepala suami Shena itu. Namun serangan itu berhasil ditangkis oleh Master Chan yang datang tepat waktu menyelamatkan Leo dari serangan itu. Master Chan menggunakan batu dan melemparkannya pada kening samurai hingga pria itu terhuyung ke belakang dan tidak jadi menebas kepala Leo.
Sang Master juga langsung menendang si pria samurai itu hingga jatuh tersungkur ke tanah karena tendangan master tepat mengenai sasaran. Mr. Baida juga datang membantu melawan seluruh anak buah geng kapak yang jumlahnya semakin lama semakin bertambah banyak. Tidak ada yang tahu darimana datangnya semua anak buah geng kapak ini.
“Leo, cepat bawa pergi Shena dari sini. Gunakan pintu rahasia yang sudah pernah aku tunjukkan padamu!” teriak Baida pada Leo dan Leopun mengerti meski dengan berat hati harus meninggalkan dua orang penting bertarung sendirian di tempat ini melawan sekumpulan penjahat kelas kakap itu. inibenar-benar diluar perkiraan Leo. Harusnya ia sudah berhasil melenyapkan musuhnya, tapi ia tidak pernah menyangka kalau putranya ini sangat ingin keluar dari rahim ibunya.
__ADS_1
“Bertahanlah di dalam, Leo juniorku Sayang. Jangan buru-buru keluar oke,” gumam Leo seenaknya.
“Kau masih bisa berkata seperti itu?” erang Shena menahan rasa sakit yang amat sangat.
“Tidak ada cara lain, Sayang. Paling tidak, dia harus bertahan di dalam sampai kita tiba di rumah sakit. Ayo pegang leherku dengan kuat.” Leo menggendong tubuh Shena yang sudah lemah tak berdaya. Ia sedikit berlari pelan sambil terus konsentrasi menatap Shena. “Bertahanlah Shena, kau harus kuat,” ujar Leo sambil terus menatap Shena.
BERSAMBUNG
***
Maaf upnya telat, masih ada satu episode lagi ...
visual Leo saat main pedang .
di season 1 Mungkin Leo kerempeng dan banyak banget yang bilang kalau dia agak lembek. tapi kali ini lebih keren hehe .. sesuai usianya. nggak tahu kalau yang lain. mungkin ada yang beda pendapat denganku.
kenapa aku tetap pilih Cai Xukun sebagi visual Leo meski banyak yang beranggapan kalau dia kurang cocok dengan Leo, karena banyak kesamaan karakter Cai Xukun dengan Leo. bukan dari segi fisik, tapi lebih ke sifatnya ... sama-sama suka jail dan menghargai wanita banget meski di Leo pernah jadi playboy untuk tujuan tertentu. usianya juga sama dengan Leo. dan alsan lainnya ... Karena aku bucin dia ...huaaaaa ... fans fanatiknya pokoknya .. hdeuh kok malah edisi curhat ..
__ADS_1
pokoknya terimakasih buat yang mau dukung semua karyaku ... love you all ...