Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 308 Bukan Cenayang


__ADS_3

Pesawat Leo dan Roy sudah mendarat lebih dulu di bandara Charles de Gaulie (CDG) Paris. Begitu turun dari pesawat, Leo menyalakan ponselnya untuk menghubungi Shena. Ia ingin memberitahu perihal urusannya di Paris dan alasan ia belum sempat berpamitan. Namun yang dihubungi tidak mengangkat ponselnya sehingga membuat Leo jadi kalang kabut saking cemasnya.


“Ayo Sayang … angkat teleponku,” gumam Leo sambil berjalan kesana-kemari. Sedangkan Roy hanya diam memerhatikannya dari belakang.


Berkali-kali Leo menghubungi Shena, tapi sang istri tetap saja tidak bisa dihubungi, ratusan pesan yang Leo kirim juga tak ada jawaban. Jangankan dibalas, dilihat saja tidak.


“Bagaimana? Apa sudah ada kabar dari Shena? Apa dia masih bersama Laura?” tanya Roy jadi ikutan cemas juga melihat Leo mondar-mondir sejak tadi.


“Tidak ada jawaban. Tapi anak buahku barusan bilang, Shena dan Laura sedang pergi kesuatu tempat. Aku sudah minta anak buahku mengawasi mereka dan sayangnya … mereka baru saja kehilangan jejak. Kita sudah terlanjur di sini, kita bereskan dulu masalah para cecurut-cecurut itu, baru kita cari keberadaan istri-istri kita. “ Leo memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku dan ia menaiki mobil jemputannya yang membawa duo somplak ini menuju mobil truk triler yang terparkir rapi dekat gudang penyimpanan.


Di sisi lain, para gangster itu tidak tahu kalau Laura dan Shena juga baru saja mendarat dan mulai turun dari pesawat. Shena terkejut karena ada ribuan panggilan dan ratusan chat di ponselnya. Semua itu berasal dari Leo. Hanya saja, ia memilih untuk tak membuka chat itu dulu untuk cari aman. Shena tidak ingin kehadirannya di Paris, diketahui oleh suaminya. Dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Shena mematikan ponselnya agar tak mudah dilacak oleh Leo.


“Apa itu dari Leo?” tanya Laura melihat wajah panik Shena.


“Iya, tapi sudah kubereskan. Ia tak mungkin bisa melacak kita sekarang. Kita langsung saja ke hotel dekat dengan tempat tinggal si ular kobra itu.”


“Apa … kau benar-benar akan melakukannya?” tanya Laura ragu dengan rencana hebat Shena.


Ini pertama kali dalam hidup Laura ia setuju membuat masalah yang tak jauh beda dengan cara gangster saat mengatasi musuhnya. Dan jujur, Laura agak sedikit takut kalau hal ini akan membahayakan mereka berdua.

__ADS_1


“Tentu saja, sudah sampai sini, juga. Masa mau balik lagi?” ujar Shena sambil tersenyum mencurigakan pada Laura.


“Sepertinya … aku pernah mendengar kata-kata itu.”


Tentu saja Laura wajib ingat, sebab kata yang diucapkan Shena adalah kata yang dulu pernah ia ucapkan saat memaksa Shena masuk ke dalam gedung teknik dimana kejadian itu menjadi awal mula kisah cinta Shena dan Leo dimulai. Kali ini, giliran Shena. Ia akan membuat hubungan Roy dan Laura kembali damai dengan menyingkirkan para ular kobra perusak rumah tangga orang.


Shena memilih tinggal sementara di hotel Raphael. Salah satu hotel bintang lima yang dekat dengan Champs-Elysees dan Arc de Triomphe. Alasan Shena memilih hotel ini bukan karena hotelnya yang mahal dan berkelas dengan fasilitas lengkap dan mewah, mentang-mentang Shena termasuk istri sultan. Tapi karena dari sinilah Shena bisa mengamati tempat tinggal wanita yang bernama Magdalena yang kebetulan tinggal di depan hotel ini berdiri.


Begitu selesai chek in, dan masuk ke dalam kamar, Shena langsung menuju balkon serta membawa teropong untuk melakukan pengintaian. Persiapan Shena juga tak tanggung-tanggung. Ia memanfaakan koneksi suaminya untuk menghubungi beberapa orang agar bisa membawakan barang-barang yang Shena butuhkan selama ia tinggal di Paris.


Cepat atau lambat, Leo memang akan menemukan keberadaannya di sini, tapi sebelum itu terjadi, Shena harus melancarkan aksinya terlebih dulu. Yaitu memberi pelajaran si ular kobra Magdalena yang sudah berani mengganggu ketenangan hidup sahabatnya.


“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Laura bingung karena sahabatnya tiba-tiba berubah menjadi seperti seorang agen rahasia.


“Aku tahu … tapi apa isi kotak besar itu? Dan kapan barang itu tiba di sini?”


Bukannya menjawab pertanyaan Laura, Shena malah menurunkan teropongnya dan balik badan menghadap Laura. Tanpa bicara, Shena menuju kotak besar yang dimaskud sahabatnya itu lalu membukanya. Dan … betapa terkejutnya Laura setelah tahu isi dari kotak yang baru saja di buka.


“Pistol?” pekik Laura shock.

__ADS_1


“Ini adalah pistol Udav, aku meminjamnya dari salah satu orang Leo yang pernah ia kenalkan padaku. Kita akan gunakan ini untuk mengeksekusi si ular kobra itu beberapa jam lagi. dirumahnya sedang ada pesta dan semua orang akan bersenang-senang di sana termasuk kita juga. Bersiaplah menghadiri pesta ala orang Paris, hehe.” Shena tersenyum manis sambil memeriksa peluru pistol Udav itu.


“Kau benar-benar menakutkan. Kau memang pantas menjadi istri seorang gangster. Kau ... benar-benar akan membunuh wanita itu?” Laura masih dalam kondisi shock berat. Ia tak pernah menyangka, Shena yang dulunya polos, sekarang ketularan suaminya jadi gangster.


“Beberapa kejadian telah membuatku harus bisa melindungi diriku sendiri dari setiap ancaman musuh yang mengintai mengingat siapa keluarga suamiku, Ra. Aku tak boleh menjadi kelemahan Leo. Sebaliknya, aku harus terus menjadi kekuatannya. Siapapun orang yang mencoba merusak ketenangan hidup kami, maka aku takkan pernah membiarkan mereka semua hidup tenang. Bahkan, akan aku buat mereka tidak bisa tidur nyenyak seumur hidup mereka.” Shena memasukkan lagi pistolnya ke dalam kotak dan menyimpannya di lemari sampai saatnya tiba digunakan.


“Tapi …aku masih belum mengerti, apa yang harus kita lakukan pada si ular kobra Magdalena itu?” tanya Laura, sebab persiapan Shena ini benar-benar sempurna dan juga menakutkan untuk wanita sekelas dirinya.


“Chip,” jawab Shena, “Kita membutuhkan chip yang berisi adegan vulgar Roy dan itu ada pada wanita itu. Tapi … bukan chipnya saja yang kita incar, tapi sebuah flasdish berbentuk hello kitty. Flashdish itu berisi rekaman cctv kejadian asli saat Roy dan Leo masuk dalam jebakan mereka. Kita harus mengambil flasdish itu dulu. Kalau masalah chip, aku yakin ia sudah menggandakannya dan mereka gunakan untuk mengancam suami-suami kita. Jika sampai isi chip itu menyebar, kita bisa mematahkannya dengan menggunakan flasdish aslinya.”


Penjelasan Shena, semakin membuat kagum Laura. “Sepertinya, kau benar-benar berubah jadi cenayang yang tahu segala hal. Jika tidak, mana mungkin kau bisa tahu informasi penting sedetail itu?” ujar Laura takjub dengan kecerdasan rencana yang dimiliki Shena.


“Sudah kubilang, aku bukan cenayang, Ra. Ada yang memberitahuku, makanya aku tahu.”


“Siapa?”


“Maaf, Ra. Aku tak bisa memberitahu siapa orang yang memberitahuku sekalipun kita adalah teman baik. Sebab, ini adalah rahasia keluarga. Ayo kita bersiap-siap menjadi primadona pesta si ular kobra. Syukurlah kita punya postur tubuh langsing singset sehingga tak begitu minder menghadiri pesta orang-orang Paris itu.” Shena memerhatikan penampilannya di depan cermin. Sepertinya tak sulit baginya untuk berbaur dengan orang-orang yang ada di sini.


Walau sedikit bingung, Laura ngikut saja rencana aneh bin langka Shena. Sebab, ia juga ingin sekali memberi pelajaran wanita yang sudah mengusik kebahagiannya dengan Roy walaupun ia tidak tahu apakah ini berhasil atau tidak.

__ADS_1


BERSAMBUNG


****


__ADS_2