Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 304 Kecemasan Roy


__ADS_3

Roy hanya meringis kuda menatap Leo yang sedang menurunkan Shena dari gendongannya. Seketika Shena langsung berlari ke arah Laura dan berdiri di sebelahnya. Kedua wanita itu sama-sama melihat para suami mereka saling berhadap-hadapan. Shena sudah membayangkan kalau bakal ada perang besar antara Leo dan juga sahabatnya. Dan menurutnya ini adalah pemandangan langka selama ia menjalani kehidupan bersama Leo. Roy juga sama bengeknya dengan Leo, jadi kalau dua laki-laki ini berkelahi didepannya, ia pasti bakal bersorak sorai kegirangan.


“Eh, Ra … kau pernah melihat mereka berdua berkelahi?” bisik Shena pada sahabatnya.


“Belum pernah, makanya aku penasaran, mereka kalau berantem itu kayak apa, ya?” Laura malah balik bertanya. Bukannya takut bakal terjadi perang dingin antara Roy dan Leo, dua wanita cantik ini malah menantikan para suami-suami mereka adu kekuatan.


“Pasti seru! Sesekali muka mereka harus sama-sama bonyok! Sebel benget aku sama Leo.” Shena membuang napas panjang, dan Laura pun setuju dengan pendapat Shena.


Selama ini, baik Leo ataupun Roy sama-sama terkenal tak terkalahkan. Para istri-istri mereka jadi sangat penasaran, apa jadinya jika Leo dan Roy saling menyerang, siapakah yang bakal keluar jadi pemenangnya, Roy ataukah Leo?


Sayangnya, keinginan para istri-istri mereka tak akan pernah terwujud. Sama, halnya seperti Laura dan Shena. Persahabatan Leo dan Roy juga sangat erat layaknya saudara. Alih-alih marah atas gurauan Roy yang mengatainya gila, Leo malah mengajak Roy ke tempat lain yang jauh dari jangkauan Shena dan Laura.


Tadinya, istri-istri mereka mengira kalau Leo bakal mengajak Roy ke suatu tempat untuk berkelahi, tetapi dugaan mereka salah besar. Leo membawa sahabatnya menjauh karena ada yang harus ia diskusikan dengan Roy mengenai sesuatu hal yang terjadi.


“Bagaimana wanita itu bisa muncul di kantor, ha? Lalu apa katanya?” tanya Leo sambil memelankan suaranya agar istrinya tidak dengar.


“Dia mengancamku, ah tidak … mereka berdua mengancam kita. Jika kita tak menuruti kemauan mereka, maka mereka akan menyebarkan foto-foto kita saat kita masih remaja dulu!” terang Roy dengan muka kesal.


“Foto apa? Kita tak pernah melakukan hal-hal aneh dengan wanita lain, tunggu!” Leo mulai berpikir dan menatap tajam sahabatnya Roy. “Jangan-jangan, kau …” tatapan mata Leo mengisayaratkan sesuatu yang langsung diketahui oleh Roy.

__ADS_1


Roy mengangguk pelan dan memasang wajah melas pada Leo. “Kali ini tolong aku, Leo. Aku dulu khilaf, aku tak pernah menyangka bakal jatuh cinta pada Laura. Jika sampai Laura tahu masalah ini … dia bisa minta cerai dadakan!”


“Kenapa kau bisa seceroboh itu, ha? Kejadian itu sudah lama berlalu? Kenapa baru kali ini wanita itu mengusikmu? Kau tunggu di sini! Aku akan bereskan dia secepatnya!” Leo hendak pergi, tapi Roy langsung mencegah langkah Leo.


“Tidak semudah itu! Wanita itu punya kartu AS ku. Kalau kau sampai mengusik mereka, maka hancurlah aku. Kita harus dapatkan kartu AS itu baru bisa bereskan mereka!” ujar Roy meyakinkan Leo. Raut wajahnya terlihat putus asa. Artinya wanita yang sedang meneror Roy ini bukanlah wanita sembarangan.


“Hssssh, kau ini ada-ada saja,” ujar Leo tak tega melihat wajah kusut temannya. “Kenapa aku harus terlibat ke urusanmu juga? Kalau Shena tahu, ia bisa marah besar. Kau tahu betapa menakutkannya Shena kalau sudah marah, ha?” Leo berkacak pinggang memikirkan masalah Roy yang juga menyeret namanya.


“Karena itu, jangan sampai para istri kita tahu. Segala upaya sudah aku lakuakn agar mereka tak tahu apapun masalah ini. Tapi aku yakin ini tidak akan bisa bertahan lama, secepatnya kita harus menyelesaikannya. Minggu depan, kita akan melakukan perjalanan bisnis dan kita ….”


“Kau mengajakku berselingkuh dari Shena?” pekik Leo memotong kalimat Roy, tapi matanya hati-hati memandang Shena yang sedang sibuk bicara dengan Laura.


Mata Leo terus menatap Shena sembari memikirkan banyak hal. Ia tidak bisa mengambil keputusan begitu saja tanpa mempertimbangkan banyak hal. Leo juga tak ingin membuat Shena merasa tersakiti terlebih lagi ia baru saja pulih dari penyakit amnesianya. Ia tak ingin Shena mengalami tekanan lagi. Namun, Leo juga tak bisa membiarkan Roy mendapat masalah yang bisa menghancurkan rumah tangga Roy dan Laura. Hanya saja, Leo belum menemukan caranya.


Tak dapat dipungkiri, gelar playboy yang sesungguhnya, sebenarnya melekat erat di dalam diri Roy. Dan sebagai teman Roy, Leo jadi kena imbasnya juga meskipun dalam hidup Leo hanya ada nama Shena seorang. Cap playboy, ikut tersemat dalam diri Leo meskipun ia tak benar-benar menyukai semua wanita yang mendekatinya.


Dulu, sewaktu mereka tinggal di Jerman, Roy sering pergi ke club dan bergonta ganti pasangan, sedangkan tugas Leo hanyalah bikin onar meskipun banyak sekali wanita yang mendekatinya. Meski begitu, Leo tahu batasannya dan yang sering Leo lakukan terhadap para wanita-wanita itu hanyalah sebatas makan malam biasa dan itu tak lebih dari 30 menit.


Tidak seperti Roy yang kadang kala sering terbawa suasana jika sudah bersama dengan wanita. Tak menuntut kemungkinan, Roy tergoda oleh salah satu wanita yang ia dekati dan memanfaatkan situasi. Akhirnya, pemanfaatan situasi itu, baru terlihat sekarang. Roy, sang mantan playboy, sedang dalam masalah besar sekarang.

__ADS_1


“Katakan padaku, siapa nama wanita itu?” tanya Leo pada Roy tapi pandangannya tetap lurus menatap istrinya.


“Mereka berdua teman satu kelas kita di Inguiri. Namanya, Magdalena dan Senorita. Aku harap kau tak melupakan mereka. Apalagi Senorita, dia sangat tergila-gila padamu hingga sekarang. Untungnya ia tak bisa menemukanmu. Bahkan mereka tidak tahu kalau kita sedang ada di sini.”


“Huh, hanya ada satu nama yang aku ingat dalam hidupku, yaitu Shena Narendra Bonscha. Tidak ada wanita lain yang bisa menggeser posisi Shena dalam ingatanku, entah siapapun itu!” tandas Leo. Shena menatap wajah Leo dan ia langsung tersenyum manis pada istrinya.


“Aku tahu, karena dari kecil kau sudah mencintainya, makanya kau bisa menjaga keperjakaanmu hanya untuk Shena. Kalau saja aku tahu kalau bakal bertemu dan jatuh cinta dengan Laura, maka akupun juga akan melakukan hal sama seperti yang kau lakukan.” Ganti Roy menatap lurus wajah istrinya yang terlihat cantik saat tertawa riang bersama sahabatnya. Semoga tawa itu terus tetap terjaga dan jangan sampai berganti dengan air mata.


“Oke! Lupakan dulu dua ulat bulu itu dan kita fokus pada istri-istri kita sembari mencari jalan keluarnya. Selagi mereka tak tahu di mana keberadaan kita, kita masih aman,” ujar Leo menenangkan Roy. Iapun melangkah menuju tempat Shena dan memeluknya manja dari belakang. Hal serupa juga dilakukan Roy meski dalam hati, ia terlihat sangat mencemaskan masalah ini.


BERSAMBUNG


***


Jangan lupa nanti malam ikutan give awayku di Instagram ... @zariya_zaya


Dan juga ... baca novel baruku dong ... pasti tahu siapa yang jadi tokoh utamanya ... wkwkwk


__ADS_1


__ADS_2