Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 26 Cuma Kamu


__ADS_3

Leo berjalan mendekat pelan ke arah Shena setelah semua orang pergi meninggalkannya disini hanya berdua dengan istri tercintanya. Mata Leo terus saja menatap tajam wajah Shena lekat-lekat. Langkahnya juga semakin dekat dan terus mendekat. Leo bahkan membungkukkan badannya supaya wajahnya setara dengan wajah istrinya.


Melihat tatapan mata Leo yang aneh bin ajaib itu, Shena pun memundurkan tubuhnya, tapi ia sama sekali tak bisa berpaling dari pesona suaminya yang entah kenapa, tak berkedip memandanginya.


“Kenapa kau menatapku seperti itu?” Shenapun akhirnya bertanya apa alasan Leo terus melihatnya.


“Karena aku mencintaimu,” jawab Leo singkat tapi masih tetap menatap Shena.


“Aku tahu, tapi kau sudah setiap hari melihatku. Masa masih kurang?”


“Tidak untuk beberapa jam yang lalu.” Kali ini, tatapan mata Leo beralih ke bibir Shena yang bergetar.


“Terus apa maumu, sekarang?”


“Memakanmu!” Leo mendekatkan bibirnya di bibir Shena seolah benar-benar ingin memakannya.


“Bagaimana caranya? Kau manusia! Bukan singa Leopard!” ujar Shena bergerak mundur untuk menjaga jarak dengan Leo.


“Aku ... Leopard milik Shena. Dan sekarang, si Leopard ini ingin melahap habis Shena dengan cintanya.” Leo tersenyum mendengar kata-katanya sendiri.


“Bisakah kau menjauh dariku, kau menakutkan kalau bicara seperti itu.”

__ADS_1


“Cuma kamu seorang yang bilang wajah tampanku ini menakutkan, Sayang? Tidakkah kau tahu? Aku sedang merayumu.” Leo membelai lembut pipi Shena.


“Ini bukan rayuan! Kau sangat cantik, seksi, dan mempesona, tubuhmu bagaikan magnet yang menarik tubuhku untuk selalu berada didekatmu, tidak ada wanita lain seindah dan secantik dirimu! Kalimat-kalimat itu baru bisa dinamakan merayu. Sedangkan yang kau lakukan ini malah menakutiku.” Shena agak cemberut karena merayu yang dimaksud Leo tak sesuai dengan ekspektasinya.


Leo tersenyum simpul mendengar kata-kata Shena. Ia benar-benar sudah tidak tahan lagi ingin segera melakukan ritual bulan tertusuk ilalang dengan Shena.


“Baiklah, istriku yang cantik, manis dan juga seksi. Kau adalah satu-satunya wanita yang aku cintai. Tidak ada wanita lain di dunia ini yang bisa menggantikan posisimu dihatiku. Sampai kapanpun, aku hanya mencintaimu seorang. Dan cintaku ini ... semakin hari semakin bertambah besar. Maukah kau melakukan ritual bulan tertusuk ilalang denganku sampai pagi?”


Awalnya Shena melayang mendengar kata-kata manis dari Leo. Tapi kalimat terakhir yang diucapkan suaminya itu langsung sukses membuat Shena jadi keki sendiri. Rupanya Leo merayunya hanya karena ingin mengajaknya bercinta saja.


“Kau ini! Apa cuma itu yang ada diotakmu? Dasar mesum! Kau sama sekali tidak merindukanku?” Shena mulai manyun karena yang ada di otak Leo hanya bulan tertusuk ilalang saja.


“Aku sangat merindukanmu, Sayang. Sedetik saja tidak bertemu denganmu, rasanya aku mau mati. Karena itulah aku menatapmu sejak tadi, sebagai ganti waktu yang hilang karena kau melarikan diri dariku hanya karena cemburu.”


“Lalu, kenapa kau kabur?”


“Aku ... hanya ... mengira wanita cantik yang ternyata adikmu itu adalah mantan terindahmu. Kalian begitu dekat, dan ini pertama kalinya aku melihatmu memeluk wanita lain seperti itu selain aku. Pikirku ... kau tidak bisa melupakannya. Makanya, aku berencana mundur dari hidupmu dan mencoba mengikhlaskan dirimu bersamanya asalkan kau bahagia.” Shena terlihat sedih saat menjelaskan alasan kenapa ia memilih pergi waktu itu.


Shena pikir Leo bakal marah, tetapi ternyata malah bersikap sebaliknya. Untuk pertama kali dalam hidup Shena, gadis itu mendapat wejangan panjang, lebar dan tinggi dari suaminya.


“Haisssh, jangan buat aku semakin ingin memakanmu, Sayang. Apa kau pikir kisah cinta kita ini drama ikan terbang indosiar? Mana ada istri yang rela suaminya memadu kasih dengan wanita lain asal si suami itu bahagia? Apa kau sanggup jika aku seperti itu? Apa hidupmu akan baik-baik saja jika aku memutuskan menduakanmu? Tidak Shena ... seberapa kuat kau mencoba untuk tegar dan menerima kenyataan pahit, tidak ada istri manapun di dunia ini rela dimadu suaminya. Kisah itu hanya ada dalam cerita novel dan film saja. Dan tidak akan pernah terjadi pada kisah cinta kita. Kau tahu kenapa? Karena cuma kamu satu-satunya wanita yang aku cintai di dunia ini. Apapun yang terjadi, aku hanya mencintaimu.” Leo memegang kedua pipi Shena dan mengarahkan mata gadis itu agar menatapnya. Leopun langsung menyapu bersih bibir ranum itu dengan mesra dan mencurahkan seluruh cinta yang Leo punya untuk Shena.

__ADS_1


“Jangan pernah meninggalkan aku lagi, oke! Karena jika sampai kau berani merlarikan diri lagi seperti ini, maka aku akan mengurungmu di dalam kamarku selamanya dan tidak akan aku perbolehkan keluar. Kita hanya akan membuat anak di dalam kamar itu sebanyak-banyaknya.” Leo menempelkan dahinya di dahi Shena.


“Memangnya aku ini mesin pembuat anak bagimu, apa?” protes Shena.


“Ehm ... bukan, kau adalah mediaku. Media dimana aku bisa menanam benih yang menghasilkan keturunanku.” Leo tersenyum melihat ekspresi Shena yang langsung cemberut akut mendengar ucapannya. “Karena kau adalah media yang paling berharga bagiku, maka aku akan merawat, menjaga, melidungi dan selalu mencintaimu dengan segenap hati dan jiwaku, tidak akan aku biarkan kau pergi lagi dariku.” Sekali lagi, Leo mencium mesra bibir istrinya. Ciuman Leo kali ini benar-benar membuat Shena mabuk kepayang sampai lupa daratan. Ia benar-benar tenggelam dalam Lautan cinta Leo yang begitu dalam.


“Suamiku ... boleh aku tanya satu hal?” tanya Shena setelah Leo selesai menciumnya.


“Katakan, kau mau berapa anak?” goda Leo.


“Kau ini! Kenapa malah kau yang bertanya ngelantur gitu?” Shena memukul pelan dada suminya dan kedua tangan itu ditangkap oleh Leo. Leo mnecium punggung kedua tangan mungil itu sambil tersenyum senang karena wajah Shena semakin menggemaskan kalau sedang kesal.


“Bercanda Sayang, akulah nanti yang menentukan kita akan punya berapa anak.”


“Jangan bahas anak dulu, kenapa? Yang satu ini aja belum keluar-keluar, kau malah merencanakan banyak anak! Kau saja yang hamil dan melahirkan kalau begitu!” sewot Shena. Leo tertawa riang sambil memeluk Shena didadanya.


BERSAMBUNG


***


Lanjutannya ada di episode berikutnya, maaf upnya telat. Aku up satu episode lagi habis ini ... tunggu ya ...

__ADS_1



__ADS_2