Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 268 Elegan tapi Mematikan


__ADS_3

Dengan langkah tegap dan gaya cool Leo yang biasanya, suami Shena itu memasuki ruang pesta diikuti oleh para pengawal setia Leo dari belakang. Pesta mewah nan megah ini, dihadiri banyak sekali kaum borjuis dari segala penjuru dunia. Artinya, pesta ini bukanlah sembarang pesta, tetapi merupakan pesta langka dan sangat luar biasa.


Mereka-mereka yang hadir di sini, merupakan para sultan kelas kakap. Jika para kaum elit ini sampai rela meluangkan waktu berkumpul di sini, pasti karena ada tujuan tertentu dan juga karena ada sesuatu. Sesuatu itu, bukanlah hal yang kecil, melainkan hal besar dan hanya kaum borjuis saja yang mengetahuinya.


Beberapa diantara mereka, wajahnya sudah tidak asing lagi bagi Leo karena mereka sering bertemu saat Leo mendampingi Byon di berbagai pertemuan. Mereka yang tahu kehadiran Leo, langsung diberi kode agar mereka semua tutup mulut dan pura-pura tidak mengenal siapa Leo.


Intinya, dalam pesta megah ini, tak ada yang boleh tahu siapakah Leo sebenarnya. Sebab tujuan leo datang kemari bukan untuk menjadi bagian dari orang-orang ini, melainkan untuk membuat perhitungan dengan orang yang sudah merusak ketenangan hidupnya walaupun Leo harus terpaksa masuk ke dalam kandang sarang Gorila untuk mendapatkan orang tersebut.


“Tuan muda, mereka semua adalah orang-orang yang berbahaya,” ujar salah satu pengawal Leo memberitahu tentang seluk beluk semua orang yang hadir di pesta ini.


“Aku tahu, targetku hanya Datuk, fokus saja padanya dan abaikan yang lain. Mereka semua adalah mafia kelas kakap. Ini bukan pesta, tapi ini adalah pertemuan para mafia, hanya saja mereka menyeting tempat ini layaknya seperti pesta megah kaum elit. Mereka tidak akan mengganggu kita selama kita tidak mengganggu mereka,” ganti Leo yang malah memberikan penjelasan.


“Apa Tuan muda yakin? Tidak akan ada masalah di sini?” pengawal Leo itu sepertinya sangat khawatir, sebab mereka tidak berada di tempat sembarangan. Kematian bisa saja datang menghampiri bila mereka melakukan sedikit kesalahan mengingat ada dimana mereka sekarang.


“Mafia punya 10 kode etik yang tak bisa dilanggar. Mereka takkan membunuh orang sembarangan apalagi orang sepertiku. Kau jangan khawatir, kita akan berbisnis di sini sama seperti yang sedang mereka lakukan sekarang.” Leo menepuk pelan bahu pengawalnya seolah ia tak takut dengan apapun. Sebaliknya, ia tebar senyum pada setiap orang yang melihatnya.


Seorang pelayan, datang menyambut kedatangan Leo dan mengantarnya duduk di salah satu meja yang dipenuhi orang-orang berkelas lainnya. Merekapun saling mengobrol satu sama lain dan dari situlah Leo tahu kalau pesta ini diadakan tak hanya untuk pertemuan para kaum sultan lainnya, melainkan juga berbisnis dengan sesama kaum borjuis. Tak banyak yang tahu kalau sebagian besar dari kaum elit ini adalah seorang mafia. Mereka sangat pandai menyesuaikan dan menempatkan diri. Hanya sesama mafia saja yang bisa mengetahui identitas asli mereka.

__ADS_1


Salah satu alasan para sultan ini mengadakan pertemuan seperti ini adalah untuk barter. Bukan barter biasa, melainkan barter kesepakatan. Yang sering dibarterkan para kaum elit ini adalah wilayah kekuasaan untuk memperluas bisnis usaha mereka. Beberapa diantaranya meminta kompensasi wilayah agar bisa mengembangkan bisnis dan meraib keuntungan bersama.


Dengan adanya barter ini, pihak yang bersangkutan akan meraub keuntungan besar bagi yang memiliki skill dan keahlian khusus dibidangnya. Namun, bila tak punya potensi yang memadai, maka sudah dipastikan akan mengalami kerugian akibat kalah saingan atau kurang strategi dan pengalaman.


Sedangkan yang sudah ahli dibidangnya, barter sesama rekan kaum sultan ini pasti bisa mendatangkan keuntungan bahkan hingga berkali-kali lipat dari uang yang dikeluarkan. Sebaliknya, bagi yang minim pengalaman dan pengetahuan, terutama dunia permafiaan, maka mereka bisa saja jatuh dan terpuruk bahkan yang lebih parah adalah mereka akan jadi gelandangan dalam sekejap mata karena harta yang dibarterkan tak sesuai harapan.


Sistem barter di sini juga bukan sembarang barter, ada hitam diatas putih. Dan juga peraturan-peraturan terkait yang mengikat serta mendapat pengawasan ketat dari semua kaum elit yang ada di pesta ini. Jika ada anggota yang melanggar peraturan barter, maka kaum elit yang ada di tempat ini akan bertindak tegas dengan memberikan hukuman yang sudah ditentukan bersama sesuai kesepakatan barter.


Makanya, orang sudah melakukan barter tak bisa dibatalkan ataupun ditukar. Dan jika sampai melanggar, sudah bisa dipastikan, riwayat hidup mereka akan tamat didetik itu juga. Inilah sisi lain dari perkumpulan para kaum sultan yang sedang terjadi di tempat ini. Elegan, tapi mematikan.


“Tuan muda, ini kali pertama saya bertemu dengan anda,” ujar salah satu wanita yang jauh lebih tua dari Leo.


“Anggap saja, saya adalah orang kaya baru, Tante ….” ujar Leo sok polos.


Bisa-bisanya ia memanggil wanita yang lebih tua darinya dengan sebutan ‘tante’. Untung saja wanita itu tidak tersinggung. Pengawal Leo hampir tersedak karena menahan tawa mendengar ucapan majikannya.


“Jangan panggil tante, Tuan muda. Panggil madam Silvi saja. Saya pemilik toko perhiasan terkenal di Eropa. Senang bisa melihat anak muda sepertimu kini bisa meraih sukses besar bahkan bisa berkumpul dengan kami semua di tempat ini. Apa kau sudah menikah?”

__ADS_1


“Iya, Madam, saya adalah pria muda tampan yang sudah beristri dan punya 3 anak. Saya … sangat mencintai istri saya lebih dari apapun.” Benar-benar si Leo ini adalah orang yang blak-blakan.


“Waaauw …,” wanita itu terkagum-kagum akan jawaban yang diberikan Leo. “Baru kali ini aku bertemu dengan pemuda sepertimu. Orang lain yang seumuranmu pasti lebih suka berpetualang dengan banyak wanita dan menjadikan mereka hanya sebagai pelampiasan birahi semata. Tapi kau … kau sangat berbeda. Siapapun wanita itu, dia beruntung bersuamikan dirimu.”


“Terimakasih, Madam Silvi, aku anggap itu suatu pujian untukku.” Leo dan wanita bernama Silvi itupun mengobrol. Suami Shena itu jua berbincang-bincang ringan bersama dengan kaum elit lainnya.


Melalui pembicaraan ini, Leo jadi mengerti seluk beluk tujuan diadakannya pesta ini dan tentu saja, ini sangat menguntungkannya bila ingin menghancurkan seseorang. Senyum licik Leopun ia perlihatkan begitu ia mendapat laporan dari pengawalnya tentang dimana keberadaan Datuk sekarang.


“Tuan muda, dia ada di pojok timur tempat anda duduk sekarang," bisik pengawal Leo. Leo tak langsung menjawab dan tetap tersenyum pada madam Silvy. Mata elangnya sekilas melihat pria tua yang dimaksud pengawalnya.


"Ehm, Madam ... bisakah anda mempertemukan saya dengan seseorang? tapi tidak di sini, saya ingin tempat yang lebih pribadi." mata Leo menatap serius wajah wanita yang ada didepannya dengan senyuman licik yang menawan.


BERSAMBUNG


***


mau tahu seperti apa senyum licik menawan Leo ... nanti malam aku posting di Instagram ku .. Wkwkwk ...

__ADS_1


malam nanti aku up 1 bab lagi .. jangan bosan menunggu ya ....


__ADS_2