Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)

Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Shena Dan Leo)
episode 75 Terjebak


__ADS_3

Leo sudah menyusun strategi untuk menyelamatkan kembarannya yang jadi korban salah sasaran penculikan. Ia dan anak buahnya mulai bersiap-siap berangkat ke tempat persembunyian para anggota geng yang sudah diketahui oleh Leo dimana lokasi tepatnya. Segala persiapan sudah Leo lakukan, ia hanay berharap kalai ini rencananya berhasil. Leo sungguh tidak akan memaafkan ketua geng kapak itu.


“Tuan muda Leo, apa anda yakin rencana kita ini bakal berhasil. Masalahnya, kita kalah jumlah.” Salah satu pengawalnya mengutarakan pendapatnya.


“Kalau kau takut, mundur saja.” Leo memakai rompi anti peluru yang dibawakan salah satu pasukannya.


“Bukan begitu Tuan muda, apa tidak sebaiknya kita menunggu bala bantuan?”


“Si kampret itu bisa tewas mengenaskan jika kita harus menunggu bala bantuan datang. Prioritas utama kita dalah menyelamatkannya. Aku tidak enak pada paman Baida karena putranya telah di culik gara-gara aku. Sedangkan dia sendiri juga sedang terluka demi menyelamatkan aku dan Shena. Kita sudah latihan selama 2 bulan, kemampuan kalian sudah melebihi ratusan orang. Untuk mengalahkan mereka, kita hanya butuh strategi. Ah, dimana senjata yang aku pesan?” tanya Leo pada pengawalnya yang lain.


“Ada di dalam mobil, Tuan muda. Saya baru saja mengambilnya.”


“Baiklah, aku akan memeriksa senjata itu begitu kita semua berada di dalam mobil agar idak mengundang banyak perhatian orang-orang yang ada disini. Ayo berangkat!” Leo dan para pengawalnya berangkat untuk menyelamatkan duplikatnya yang diculik.


***


Sementara di tempat penculikan, sedang terjadi kesalahpahaman. Ketua geng kapak yang sedang terluka akibat serangan Mr. Chan, tertawa senang karena ia mengira sudah berhasil menangkap Leo, musuh bebuyutannya. Ia masih belum sadar kalau anak buahnya sudah salah tangkap orang.


“Akhirnya kau tertangkap juga. Bagaimana dengan Shena? Apa dia sudah melahirkan? Hahahaha .....” entah apa yang membuat ketua geng kapak itu tertawa saking senangnya.


“Kenapa kau tertawa?” tanya Kun dengan sikap tenangnya seperti biasa. Ia dipaksa berlutut dihadapan sang samurai dengan kedua tangan dipiting kebelakang oleh para anggota geng kapak.


“Kenapa?” nada suara samura itu agak meninggi. “Tentu saja karena aku akan membunuhmu disini dan menggantikanmu menjadi suami Shena. Sudah lama aku menantikan masa indah ini dan akhirnya ... aku bisa memiliki wanita yang aku cintai.” Samurai itu menatap tajam Kun seolah menganggap dia adalah Leo.


Kun tertegun mendengar pernyataan geng kapak itu. Sama halnya seperti Leo, ia benar-benar terkejut mengetahui fakta mencengangkan ini.


Tidak mungkin, bagaimana bisa samurai itu jatuh cinta pada Shena, itukah alasan kenapa orang ini menginginkan nyawa Leo? batin Kun dalam hati tapi ekspresinya benar-benar terlihat sangat tenang.


“Hahaha ... bersiaplah, karena hidupmu hanya tinggal menghiung detik. Aku ... akan memberikan kematian yang tak akan pernah kau lupakan bahkan setelah kau mati. Sudah lama aku ingin melakukan ini padamu karena kau telah merebut wanitaku. Sejak kecil, aku hanya hidup untuk Shena, tapi semenjak kau datang, kau mengacaukan segalanya. Shena lebih memilihmu dan melupakan keberadaanku. Aku tidak bisa menerimanya. Kau adalah batu sandunganku dan aku akan segera menyingkirkanmu. Sebentar lagi, Shena akan menjadi milikku. Hanya milikku, hahahaha.” Ketua geng kapak itu kembali tertawa keras lagi dan pergi keluar ruangan setelah memberi perintah pada anak buahnya untuk memebawa Kun ke tempat eksekusi.


Sementara itu, Kun hanya diam membisu tanpa berkata apa-apa. Ia mulai memahami situasi, ketua geng kapak ini adalah seorang psikopat cinta yang gila. Dan ia benar-benar tergila-gila pada Shena.

__ADS_1


Gawat, apa suami Shena tahu soal ini? Leo ... cepat datang dan musnahkan orang gila ini, batin Kun lagi.


Para pasukan ketua geng kapak itu membawa Kun ke suatu tempat dan mengikat tubuhnya disebuah balok berukuran manusia. Kembaran Leo diikat disitu dan matanya ditutup dengan kain penutup mata.


“Percuma kalian melakukan ini? Lepaskan saja aku, tidak ada gunanya kalian membunuhku,” ujar Kun masih dengan sikap yang tenang setenang permukaan air kolam.


“Diam kau, kami semua akan menjadikanmu daging rebus. Nikmati saja waktumu sembari menunggu air rebusan ini mendidih,” seru salah satu anggota geng kapak dengan wajah sangarnya.


Anggota geng kapak itu sedang menyiapkan panci super duper besar dan menyalakan api dibawahnya. Sepertinya mereka semua yang ada disini sudah terbiasa melakukan eksekusi seperti ini. Entah sudah berapa banyak orang sudah menjadi korban keganasan kelompok para psikopat yang diketuai oleh samurai gila itu. Kelompok mereka, lebih pantas disebut sebagai geng monster daripada geng kapak karena tindakannya yang tidak berperikemanusiaan.


“Ayo kita pergi cari makan dulu. Sambil menunggu air ini mendidih, setelah itu kita rebus orang ini sesuai perintah Bos,” ajak anggota geng kapak itu pada semua rekan-rekannya.


Semua anggota mengangguk setuju dan mulai meninggalkan ruangan ini satu persatu. Sementara Kun sendiri, masih berusaha keras mencari cara agar bisa keluar dari tempat ini sebelum dirinya direbus hidup-hidup.


***


Tak butuh waktu lama bagi Leo untuk sampai di lokasi tempat persembunyian geng kapak. Dengan hati-hati dan keterampilan yang Leo miliki, suami Shena dan pasukannya menyelinap masuk kedalam rumah besar yang mirip seperti gudang. Satu persatu, Leo melenyapkan semua penjaga yang berjaga di luar ataupun yang di dalam gedung dengan menggunakan senjata api yang dibawa Leo.


Setelah semua penjaga itu berhasil disingkirkan, Leo mulai mencari-cari keberadaan Kun yang sedang menjadi korban sandera. Agak lama juga Leo berkeliling ruangan dan akhirnya ia menemukan sang artis sedang di ikat di sebuah dinding balok. Tubuhnya terikat erat dan matanya ditutup.


Saat ini, penampilan artis idola Shena itu memang benar-benar mirip Leo, sebab rambutnya yang biasanya pirang sudah ia semir menjadi hitam legam karena menggantikan Leo latihan walau pada akhirnya penyamarannya ketahuan juga pleh master Chan. Tak disangka, musuhpun juga bisa terkecoh dengan penampilan Kun yang mengira bahwa dirinya adalah Leo.


“Target sudah ditemukan, siapkan mobil. Begitu kita mendapatkannya, kita semua harus segera keluar dari sini,” ujar Leo melalui headset yang ia pakai pada seluruh pasukannya.


Leo memberikan kode pada pengawal yang ikut bersamanya untuk mulai begerak dan tetap waspada, sebab Leo merasa kalau musuh sedang mengawasi gerak gerik mereka.


“Ingat kata-kataku, prioritaskan keselamatan sandera. Begitu kita mendapatkannya segera pergi dari tempat ini. Kita hanya punya waktu 10 menit sebelum musuh bisa mencapai tempat ini.” Leo mulai memberi aba-aba.


“Siap Tuan muda,” ujar seluruh pengawal Leo dengan kompak.


Mereka semua langsung bergerak ke posisi masing-masing. Dengan mengendap-ngendap, Leo berjalan menghampiri Kun yang sedang terikat dalam diam. Sedangkan pengawal Leo, siap siaga melindungi majikannya jika ada gelagat musuh menyerang.

__ADS_1


“Kau tidak apa-apa?” tanya Leo sambil membuka ikatan tali yang melilit tubuh Kun.


“Ehm, aku tida apa-apa. Kau datang tepat waktu sebelum aku direbus hidup-hidup oleh mereka,” jawab Kun dengan tenang tanpa rasa gemetar.


“Baru kali ini ada sandera tak takut sedikitpun sepertimu bahkan ketika tahu dirinya bakal mati. Kalau manusia normal biasa, pasti sudah lemas karena tegang.” Leo mulai melepaskan ikatan yang melilit tubuh Kun.


“Aku memang seperti ini, dalam keadaan apapun aku selalu tenang, ini sudah bawaan,” kilah Kun sambil membuka penutup matanya.


“Ayo, kita cepat pergi dari sini.” Leo membawa senjata apinya kembali yang tadi sempat ia letakkan saat berusaha melepas ikatan kembarannya.


Secepat kilat, mereka berdua berlari menuju pintu keluar ruangan diikuti oleh pengawal Leo dari belakang. Sayangnya, pelarian mereka harus terhenti karena diluar ruangan sudah ada ketua geng kapak yang berdiri tegak bersama dengan seluruh pasukannya yang jumlahnya bejibun siap menghadang dan menghabisi Leo dan pasukannya.


“Sial!” upat Leo dengan kesal.


BERSAMBUNG


***


Maaf upnya lama, sebab lagi fokus di Refald yang sudah mau tamat dan juga sedang bikin episode part spesial kisah Leo dan Shena karena sedang dalam proses terbit. Mohon sabar menunggu ya ... begitu semua selesai pasti bakal rutin update lagi. Jangan lupa terus dukung karyaku yang lain.


Sebentar lagi bakal rilis kisah Rey dan Rhea. Anaknya Refald, yang penasaran seperti apa awal mula kisah mereka, bisa baca di novel ‘Putra Raja’ episode 200 ke atas.



Visual Kun yang sedang di sandera .


hadeuh haluku ... no bully ya hehehe....



Visual Leo ...

__ADS_1


__ADS_2