Terjerat Cinta CEO Nakal

Terjerat Cinta CEO Nakal
150. Kok Mas diam saja?


__ADS_3

"Mas ... apa Mas marah? Aku minta maaf." Nella yang merasa tak enak hati bercampur sedih diperlukan seperti itu, segera mendekatinya dan bergelayut di lengan Rizky. "Aku akan melakukannya, tapi setelah kita sampai rumah," ujarnya. Namun Rizky masih bergeming.


Sebetulnya Rizky marah bukan karena masalah mengisap, cuma dia merasa tidak dipentingkan oleh Nella. Rizky mau—dia menjadi nomor satu dalam hidup dan juga hati wanita cantik itu.


*


*


Setelah sampai rumah, Rizky yang sudah mematikan mesin mobil segera turun lebih dulu dari Nella. Dia masuk ke dalam rumahnya yang kebetulan terbuka sedikit.


Nella pun gegas berjalan cepat mengejar Rizky dari belakang, tetapi langkah pria tampan itu terasa sangat cepat hingga dia sudah masuk ke dalam kamar.


Nella ikut masuk ke dalam kamarnya, tetapi lagi-lagi dia tertinggal oleh Rizky yang sudah masuk ke dalam kamar mandi. Terdengar suara gemericik air dari dalam.


Wanita cantik itu menghela nafasnya dengan berat, lalu tangannya memutar handle kamar mandi. Tetapi tak berhasil terbuka sebab dikunci dari dalam.


"Mas ... aku mau ikut mandi!" pekik Nella sembari mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi.


"Gue mules! Jangan ikut mandi!" jawab Rizky. Suaranya terdengar begitu keras dan amat datar hingga membuat jantung Nella berdebar sangat kencang.


Nella membeku sesaat di depan pintu kamar mandi, tetapi dia masih memikirkan hal positif. Mungkin saja Rizky sedang membuang hajat, jadi pintu itu dikunci dan melarangnya untuk masuk.


'Lebih baik aku masak deh, siapa tahu Mas Rizky lapar ingin langsung makan sehabis mandi.'


Sebuah ide memasak muncul di dalam otaknya, dia pun segera keluar dari kamar itu lalu menuju dapur.


"Baru pulang Nona?" tanya Bi Yeyen ketika melihat Nella tengah membuka kulkas untuk mencari bahan utama masakannya. Bi Yeyen sedang mengelap kompor.


"Iya, Bi. Oya ... Bibi sering masakin Mas Rizky apa kalau ada di rumah?"


"Dari dulu Pak Rizky jarang minta dimasakin, Nona. Dia lebih suka makan diluar atau memesan lewat online," jawab Bi Yeyen. "Memang kenapa, Nona?" tanyanya.


"Nggak apa-apa, aku hanya bertanya saja." Nella pun mengambil daging ayam dan beberapa bahan untuk membuat sup ayam.


"Oya Nona, kemarin Nona Mitha mengirim salad buah. Bibi lupa memberitahu. Tapi maaf ... saladnya sekarang sudah Bibi buang."


"Kok dibuang? Kenapa?"


"Buahnya busuk, Nona," jawab Bi Yeyen.


'Busuk? Padahal baru sehari. Apa Mitha memberikanku makanan yang tidak higienis? Keterlaluan sekali dia! Untungnya salad itu sudah dibuang,' batin Nella.

__ADS_1


"Oh yasudah nggak masalah, Bi." Nella mengangguk, lalu setelah itu dia memotong sayuran dan mulai memasak.


*


Tiga puluh menit kemudian, akhirnya sup ayam itu sudah matang. Nella juga tidak hanya memasak sup, tetapi tempe goreng untuk menjadi temannya. Sebab dia juga menginginkannya.


"Bi, nanti kalau sudah tidak terlalu panas ... tolong siapkan di meja makan, ya! Aku mau mandi dulu sebentar, sekalian menawari Mas Rizky makan," titah Nella pada Bi Yeyen yang mana dianggukan olehnya.


Lantas dirinya berjalan meninggalkan dapur, lalu menaiki anak tangga. Terlihat Rizky baru saja masuk ke kamarnya, sepertinya dia sempat keluar tadi.


Nella segera masuk, lalu melihat Rizky tengah duduk selonjoran di atas kasur. Tangan kirinya memegang map coklat. Perlahan dia menghampiri suaminya. "Apa Mas Rizky mau makan sekarang?" tanya Nella dengan nada lembut.


"Nanti saja, gue belum lapar," jawab Rizky datar tanpa menoleh, lalu kedua tangannya membuka map dan mengambil isi di dalamnya. Selembar kertas dan itu berisi surat perjanjian.


"Oh yasudah ... aku mandi sebentar, ya!" ujar Nella seraya membuka lemari lalu mengambil lingerie seksi. Pakaian wajib itu tidak boleh sampai dia lupakan untuk memakainya setiap malam.


Setelah mengambil pakaian berwarna putih tersebut, lantas Nella berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


...____________...


...Surat Perjanjian...


1. Berusaha menemui Nella Pujianti, alias istri dari Rizky Gumelang.


2. Menghubungi Nella dengan alasan apa pun.


3. Bersedia untuk menjauhi Nella.


Jika saya melanggarnya, saya bersedia untuk dikasuskan oleh saudara Rizky Gumelang dengan tuduhan "Pengganggu Rumah Tangga Orang"


Saya juga bersedia diberi hukuman dengan ketentuan yang berlaku secara undang-undang.


Surat ini sah dan atas persetujuan dari dua belah pihak. Yaitu saya, Ihsan Maulana dan Rizky Gumelang.


...__________________...


Itu adalah isi di dalam surat perjanjian yang sudah Ihsan tanda tangani, sekarang Rizky mengambil bolpoin di dalam laci, kemudian mendatanginya. Tepat di sebelah tanda tangan Ihsan dan di bawah materai juga.


'Kira-kira ... alasan Diana ke mall dengan Ihsan apa, ya?' batin Rizky.


Dia bahkan tak tahu alasannya apa dan sebenarnya tak mau tahu juga. Tetapi dia berharap—semoga mereka hanya tak sengaja bertemu saja, tidak ada yang lain.

__ADS_1


'Kalau sampai Ihsan mengganggu rumah tangga gue lagi ... gue akan langsung bawa dia ke penjara dan nggak akan gue maafkan,' batin Rizky.


Ceklek~


Terdengar suara pintu kamar mandi itu terbuka, Nella lah yang membukanya.


Dia baru saja selesai mandi dan sudah memakai lingerie dengan model dress tetapi begitu mini dan menerawang. Cd-nya pun sampai terlihat dan membuat Rizky yang menyaksikannya menelan ludahnya dengan kasar.


"Apa Mas sudah lapar?" tanya Nella seraya berjalan menghampiri Rizky, lalu mendudukkan bokongnya di atas kedua pahanya dengan posisi miring.


Rizky membulatkan matanya, cepat-cepat dia menarik laci lalu menaruh selembar surat perjanjian itu ke dalam sana. Sepertinya—Nella tak perlu tahu masalah perjanjian antara dia dan Ihsan.


"Mas ...," ucap Nella lembut sembari mengelus pipi kiri Rizky, lalu mengecupnya dengan singkat.


Cup~


Posisi seperti ini, tentu membuat birahi Rizky memuncak. Bohong kalau saat ini dia tidak bernafs* dengan apa yang Nella lakukan padanya.


Telinganya yang sudah memerah bahkan sudah menjadi bukti, jika dia sudah tergoda oleh istrinya yang cantik dan seksi itu. Tetapi Rizky masih diam dan tak memandangi wajah Nella.


"Kok Mas diam saja? Aku 'kan nanya?" Meskipun Rizky masih acuh padanya, Nella tak patah semangat. Dia memeluk tubuh pria tampan itu lalu mencium dadanya dibalik kaos hitam polosnya.


Perlahan tangannya menyusup dan meraba perut Rizky dan seketika senjata pamungkas Rizky menegang di dalam celana.


'Mau apa dia? Sekarang Nella pintar sekali menggoda gue,' batin Rizky.


Pria tampan itu masih berusaha untuk tidak mengeluarkan suara, sebab masih ingin marah supaya Nella menyadari akan kesalahannya yang tidak mementingkan dirinya.


Rabaan tangan Nella sangat terasa, dari mulai perut sampai kini ke arah dada. Darah di tubuh Rizky langsung berdesir dengan cepat. Dan perlahan tangan kiri Nella menarik tengkuk Rizky, lalu menekannya hingga bibirnya tertempel dengan sempurna.


Cup~


...Jangan lupa like dan komentarnya...


...Follow juga IG Author @rossy_dildara untuk intip visual novel dan karya yang lainnya~...


...1065...


Author usahain up sehari 2x, ya... Nanti kalau udah semangatku naik lagi, baru aku crazy up~


Vote dan hadiah dong 😁🙏 lemparin ke novel ini, buat yang belum aja, ya! Yang udah kasih ... terus mau kasih lagi ya nggak apa-apa 🤭

__ADS_1


__ADS_2