
Tangan Maya bergetar, perlahan tanganya mulai memegang pipi suaminya, ia mengusap pelan air mata yang terus berjatuhan ke dasar pipi sang suami.
Maya kini menyesali apa yang sudah ia lakukan di masa lalu. Yang di mana dirinya terlalu menyepelekan pernikahan.
Flasblack Maya dan Anton
pernikahan yang sudah disusun dan direncanakan oleh kedua orang tuanya, Maya yang saat itu masih duduk di bangku kuliah berusaha melawan keinginan sang Ibunda.
Iya tak mau menikah dan juga dijodohkan dengan lelaki pilihan kedua orang tuanya, akan tetapi kedua orang tua Maya tetap memaksa, karena mereka yang sudah terlilit hutang kepada orang tua Anton.
dengan terpaksa menyerahkan Maya begitu saja, padahal Maya sudah bersih keras tidak mau dijodohkan.
akan tetapi kedua orang tuanya tetap memaksa Maya dalam keadaan Maya bagaimanapun, walaupun Maya masih duduk di bangku kuliah.
Pak Anton yang memang saat itu tak menyangka dengan kedua orang tuanya yang tiba-tiba saja menjodohkannya dengan seorang wanita yang baru saja ia kenal, Anton tidak tahu jika Maya tidak mau dijodohkan oleh kedua orang tuanya. yang Anton dengar dari kedua orang tuanya Maya sangat ingin sekali menikah dan segera mempunyai seorang anak.
namun apesnya Anton, menjelang pernikahan, di malam pengantin, saat itulah Maya mulai menceritakan semua yang ia rasakan, di mana dirinya bercerita kepada Anton, bahwa Maya dipaksa untuk menikah bersama Anton karena hutang yang melilit.
Anton yang mendengar cerita dari Maya di malam pengantinnya itu, hanya bisa merenung dirinya sendiri.
apalagi Maya berkata kepada Anton," jika dirinya akan menjadi seorang istri dan melayani Ardi, tanpa dasar cinta."
hati seorang suami Mana yang tak sakit setelah mendengar wanita yang baru ia nikahi berkata seperti itu.
hanya saja Anton berusaha meyakini Maya, bahwa dirinya bisa membuat Maya jatuh cinta. Anton akan berusaha mungkin walau memang itu sangat terasa sulit.
hari demi hari dilalui Maya dan juga Anton, akan tetapi Maya tetap saja seperti orang asing di rumah Anton. setiap kali Anton berusaha merayu dan juga membuat Maya tersenyum.
__ADS_1
Maya selalu bersikap cuek dan mengacuhkan Anton begitu saja, terkadang Maya selalu membuat hati Anton sakit dengan ucapan yang terlontar dari mulutnya.
keegoisan Maya begitu besar, membuat Anton hampir saja lelah menghadapi sifat dan juga ucapan Maya setiap hari.
Anton tak menyangka jika pernikahan dalam Perjodohan itu, membuat dirinya semakin cinta terhadap Maya. tapi nyatanya Maya malah membuat Anton selalu putus asa.
" Sudahlah Anton, sebagaimana kerasnya kamu berusaha. Aku tidak akan mencintai kamu." ucapan Maya benar-benar menyakitkan hati Anton.
hinggal di mana lahirnya seorang anak dari rahim Maya, seorang anak yang begitu lucu dan tampan, yang diberi nama oleh Maya. yaitu Ardi. Anton sangatlah bahagia, bisa mempunyai anak yang terlahir dari rahim orang yang sangat dia cintai
Anton mengira jika kelahiran seorang anak. membuat Maya bisa berubah dan mencintai Anton. Tapi tetap saja semua hanya sia-sia di mata Anton. Maya tetap saja dengan keegoisannya sendiri.
dari sanalah Anton mulai merencanakan sesuatu, yang mungkin bisa menyadarkan Maya akan hatinya yang tertutup dengan keegoisan.
Anton yang biasanya menjadi lelaki menurut dan selalu ramah terhadap Maya, peduli pada keadaan Maya, kini berubah drastis.
Anton menjadi seorang lelaki yang sering berdiam diri dan selalu sibuk dengan pekerjaannya. ia berusaha tak memperdulikan lagi Maya, walau sebenarnya hatinya begitu sangat peduli.
"Dari mana saja kamu Anton. Keluyutan terus."
Maya tiba-tiba saja berubah menjadi sedikit cerewet, yang selalu menanyakan kepergian Anton yang tak biasanya ia tanyakan.
"Hem, bukan urusanmu."
Maya menggerutu kesal, ia memarahi Anton habis-habisan. padahal Maya sendiri yang sudah merubah Anton menjadi seperti itu.
semakin ke sini, tingkah Anton semakin menjadi-jadi. Iya sering membawa seseorang wanita ke dalam rumah, di mana wanita itu begitu terlihat seksi dan juga cantik dan menawan.
__ADS_1
Maya semakin kesal, hingga ia terus-menerus melayangkan katanya cerai kepada Anton. hanya saja Anton tidak mau menceraikan Maya dengan alasan yang sangat kuat.
" Aku tidak akan menceraikanmu, apa kamu lupa kamu mempunyai anak dariku. Emangnya kamu tidak mau anak itu kehilangan ayahnya?" pertanyaan Anton membuat Maya berpikir keras.
"Oh ya, bolehlah aku bersenang-senang dengan wanita lain, bisa saja nanti wanita yang selalu bersenang-senang denganku, bisa membuat sebuah cinta di hatinya dan di hatiku."
Maya Hanya berdiam diri saat Anton berkata seperti itu, Maya seakan lupa dengan perkataannya yang dulu terlontar. Iya seakan merasakan dirinya Yang Tersakiti.
saat itulah Maya sering menangis dan merasakan rasa sakit hati pada dirinya, akan kelakuan Anton yang sungguh keterlaluan.
Maya tak pernah intropeksi diri akan kelakuannya Yang Dulu sering menyakiti, ya malah merasa bahwa dirinya Yang Tersakiti saat ini.
dari sanalah perdebatan sering muncul diantara kedua in san yang tak lain ialah Anton dan juga Maya, hingga korban yang menjadi perdebatan mereka adalah anak mereka sendiri.
@@@@
bayangan masa lalu membuat Maya menangis, saat itulah Maya memeluk Anton berucap kepada suaminya." Maafkan aku Anton, semua memang kesalahanku sendiri. Aku yang membuat janji dan aku juga yang menyakitimu. harusnya aku sadar diri saat kamu bertingkah seperti itu. aku terlalu menyakitimu dan juga menyalahkan segala sesuatu kepadamu. Maafkan aku Anton, sebenarnya aku ingin berkata jujur kepadamu, Aku sangat begitu menyayangimu dan juga mencintaimu."
kini Anton semakin erat memeluk sang istri," Dari dulu aku sudah memaafkanmu Maya, "
Pak Anton begitu erat memeluk istrinya, hingga tanpa mereka sadari, semua orang tengah berada di rumah sakit. begitu fokus menatap Kemesraan kedua Insan di luar rumah sakit.
ada yang iseng mem foto dan juga mem video Pak Anton dan juga Bu Maya yang tengah berpelukan.
" Maafkan aku Maya, aku terpaksa menjalani hubungan dengan Sisil, gadis yang dulu kamu percaya itu. sebenarnya itu adalah sebuah rencana agar aku bisa menyadarkan kamu dari gadis licik yang hanya akan memanfaatkanmu saja."
" Jadi selama ini kamu menjalani hubungan dengan gadis-gadis itu, hanyalah sebuah Kepalsuan sesaat untuk bisa menyadarkanku dari kelakuanku Yang benar-benar keterlaluan ini ."
__ADS_1
"Maafkan aku Anton, Seharusnya aku sadar dari dulu, bahwa tak ada yang indah Selain dicintainya seorang suami seperti kamu."
" sudah jangan meminta maaf terus, dari dulu Aku sudah memaafkan kesalahanmu Maya. Aku ingin kamu selalu ada di dekatku, bersamaku hingga menjelang hari tua nanti. yang hanya bisa memisahkan kita hanyalah ajal."