Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Cake Untuk Gladys


__ADS_3

Siang hari saat jam makan siang Ayumi datang dari butik dan terkejut anak gadisnya yang sudah tak gadis lagi sudah berada di rumah. Gladys dan Angga memang tak memberitahukan jam berapa mereka pulang hanya haru saja.


"Astaga! Anak-anak bunda sudah datang? Kapan kalian datang? Kenapa ga kasih kabar? Bunda bisaa jemput kalian." Berondong Ayumi dengan saat bertemu dengan Gladys.


"Bunda,,, peluk dulu kenapa main tembak pertanyaan aja." Gladys.


"Owh! Iya lupa." Ucap Ayumi kemudian memeluk Gladys dan Angga bergantian.


"Kami datang pagi tadi Bun. Sengaja mengambil penerbangan pertama. Karena Angga ingin lebih lama berkumpul bersama keluarga." Angga.


"Tapi, kenapa ga minta jemput nak?" Ayumi.


"Pagi hari kalian pasti sibuk jadi Angga dan Glad putuskan memakai jasa taksi saja." Angga.


"Hm... Menantuku pengertian sekali. Bagaimana di sana asik ga?" Tanya Ayumi.


"Glad sama Kakak si betah di sana Bun. Tapi sayang jauh dari kalian semua. Jauh dari Mama sama Papa juga." Gladys.


"Ya udah nanti kapan-kapan kita kesana lagi liburan." Ayumi.


"Eh, iya dong Bun. Pokoknya kita semua harus kesana. Disana asik banget tempatnya. Keina juga pasti senang. Soalnya kan Keina selama ini liburan keluar terus sama Onty sama Oncle." Gladys.


"Ceh, kamu ini. Kan kami menyelam sambil minum air." Tita.


"Maksudnya?" Angga.


"Sekalian Oncle kerja ya sekalian mereka liburan." Gladys.


"Owh! Hahaa... Onty bisa aja." Angga.


"Tapi, begitu juga kita idah senang. Karena kapan lagi itu Bapak-bapak ada waktu luang." Tita.


Tuan dan Nyonya Ito keluar dari kamar mereka setelah tadi Nyonya Laura nenemani Tuan Ito membersihkan diri setelah pulang dair kebun. Keduanya sudah tampak lebih segar.


"Kalian masih mau ngobrol. Ayo makan siang dulu. Setelah itu kalian istrirahat. Pasti capek abis perjalanan." Ajak Nyonya Laura.


Mereka semua pun bergerak menuju meja makan untuk menikmati menu yang telah di hidangkan oleh bibi. Rehan dan Ken belum mengetahui kedatangan Gladys dan Angga karena mereka masih di tempat kerja.


Sedangkan orang tua Angga sudah di beri kabar dan mereka mengatakan akan tinggal sementara di rumah utama hingga dua hari kedepan menghabiskan liburnya Angga.


Setelah makan siang Angga dan Gladys pun masuk kedalam kamar untuk beristirahat begitu juga dengan Tuan dan Nyonya Ito. Sementara Ayumi, Tita dan Keina masih berbincang di ruang utama.


"Ta, Kakak pinjam Keina ya." Ayumi.


"Buat apa?" Tita.


"Kakak, rencananya akan membuat pakaian untuk anak dan Keina akan menjadi modelnya boleh ngga?" Ijin Ayumi.


"Kalo Tita sih boleh aja Kak selama Keinanya mau tapi kakak nanti bilang lagi aja ya sama Mas Ken. Tita takutnya Mas ga kasih ijin." Tita.


"Hm.. Ya kamu bener. Ken kan posesif banget sama kalian berdua. Tapi, Kakak nanti coba bilang sama Ken." Ayumi.


"Jadi, nanti ada dari pakaian anak hingga dewasa ya Kak." Tita.

__ADS_1


"Iya Ta. Selama ini kan Kakak selalu membuat pakaian dewasa karena untuk anak itu masih berubah ukuran jadi Kakak rada ragu. Tapi, pas kemarin ini buat untuk Keina terus pas di pake pas seneng banget jadi kefikiran buat bikin juga." Jelas Ayumi.


"Boleh juga. Khusus perempuan?" Tita.


"Iya Ta. Kalo laki-laki kan khusus keluarga aja Hahaa..." Jawab Ayumi di akhiri tawanya.


"Jiah... Kakak ini. Ga sekalian bikin juga? Kan bagus Kak rancangan Kakak yang di pake Mas, Ayah, Kak. Rehan sama Gagah." Tita.


"Ngga ah. Klo buat mereka Kakak mau tapi yang lain ngga deh. Kakak risih kalo ukur-ukur cowok lain." Ucap Ayumi ngeri.


"Hahaha... Terus Angga kemarin gimana?" Tita.


"Yee... itumah anak atuh ya biasa aja." Ayumi.


"Kakak, bisa aja." Tita.


Mereka berdua asik berbincang. Keina yang bermain di atas karpet terlihat sudah memejamkan matanya sambil memegang mainannya dan menyandarkan badannya pada sofa.


"Hei, lihat Keina." Tunjuk Ayumi.


"Astaga! Anak Mommy tidur." Tita.


Tita pun segera mengangkat Keina dan membawanya ke kamar Keina. Ayumi ngeri-ngeri sedap melihat Tita menggendong Keina menaiki anak tangga. Membuat Ayumi membuntuti Tita dan Keina.


Setelah yakin sampai di kamar Keina Ayumi pun meninggalkan keduanya ke kamar untuk sedikit beristirahat. Sedangkan Tita setelah menidurkan Keina Tita pergi ke dapur seperti biasa membuat cemilan untuk keluarganya.


Gladys meminta di buatkan cake coklat kesukaannya tadi pagi. Dengan lihai Tita pun membuatkannya. Bibi dengan setia menemani dan membantu Tita.


"Karena saya hidup sendiri bi. Jadi, saya harus bisa memasak untuk mengisi perut." Jawab Tita.


"Hmm... Kami belajar banyak menu dari Nyonya." Bibi.


"Tita pun belajar banyak menu dari kalian." Jawab Tita merendahkan diri.


"Nah, ini untuk kalian ya. Yang ini untuk di sajikan sore nanti. Ini khusus untuk Gladys. Nanti menu makan malamnya yang sederhana saja ya Bi. Jangan terlalu berat karena ini semua berbahan coklat." Tita.


"Baik Nyonya." Bibi.


Setelah menyelesaikan semuanya Tita keluar dari dapur dan melangkahkan kakinya untuk melihat apakah Keina sudah bangun. Saat akan menginjakkan kakinya di anak tangga pertama terdengar suara langkah kaki memasuki rumah. Tita pun menoleh dan melihat Ken datang.


"Loh, Mas sudah datang?" Sambut Tita dan melangkahkan kakinya mendekati Ken.


"Hai sayang,,, Mas kangen kamu." Goda Ken.


"Hmm...." Tita mengerlingkan bola matanya.


"Dimana yang lain?" Ken.


"Istirahat." Tita.


"Keina?" Ken.


"Tadi Tita tinggal tidur." Tita.

__ADS_1


"Loh, kamu dari mana sayang?" Ken.


"Membuat kue untuk Glad." Tita.


"Glad? Mereka sudah datang?" Ken.


"Sudah pagi tadi." Tita.


"Siapa yang menjemput mereka?" Ken.


"Mereka datang dengan taksi." Tita.


"Loh, tidak ada yang menjemput mereka?" Ken.


"Mereka yang mau Mas." Tita


"Ya udah Mas ganti baju dulu." Ken.


"Kenapa ga mandi sekalian?" Tita.


"Mas mau berenang. Kamu lihat Keina kalo sudah bangun Mas ajak berenang sekalian." Titah Ken.


"Tita berenang juga ya?" Tita.


"Jangan harap kamu bisa berenang dengan tenang sayang." Goda Ken.


"Ish.. Pelit!" Ucap Tita mencebikkan bibirnya.


Melihat itupun Ken segera menyambarnya dan membuat Tita membulatkan matanya dengan aksi Ken.


"Jangan menunjukkan bibir seperti itu sayang. Mas ga tahan." Ucap Ken setelah melepaskan pangutannya.


"Mesum.." Ucap Tita membalikkan badannya meninggalkan Ken menuju kamar Keina.


Ken tertawa melihat Tita yang malu-malu karena tingkahnya. Semakin hari rasa cinta dan sayang Ken kepada Tita semakin bertambah besar. Ken pun melanjutkan langkahnya menuju kamarnya.


Sampai di kamar Keina Tita melihat Keina sudah terbangun dan tengah bermain bersama Bibi yang di tugaskan menunggunya.


"Hai, anak Mommy sudah bangun rupanya." Ucap Tita.


"Mommy.." Sambut Keina.


"Apa anak Mommy mau berenang bersama Daddy?" Tanya Tita.


"Au My au." Jawab Keina antusias.


"Baiklah. Ayo kita ganti baju. Daddy menunggu anak cantik untuk berenang." Ajak Tita.


Keina pun berganti pakaian menggunakan pakaian berenangnya. Bibi merapihkan mainan Keina setelah itu ikut keluar bersama Tita dan Keina. Terlihat Ken sudah berada di pinggir kolam sedang meregangkan badannya sebelum dirinya berenang.


🌻🌻🌻


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2