Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Ke Jepang


__ADS_3

Ken datang di sambut senyum bahagia dari Tita. Seperti biasa Tita akan menyalami tangan Ken dan mencium punggung tangan Ken dan Ken mencium kening Tita. Ken melakukan hal yang sama pada Nyonya Laura dan Tuan Ito. Keina seolah menunggu gilirannya.


"Hei Love,, nunggu Daddy pulang ya? Daddy mandi dulu ya." Pamit Ken kemudian mencium kening Keina.


"Oke Daddy." Jawab Tuan Ito.


Ken pun masuk bersama Tita untuk membersihkan badannya. Mereka berdua naik ke kamar mereka. Ken langsung masuk ke dalam kamar mandi dan Tita menyiapkan pakaian rumah untuk Ken.


Tak lama Ken pun keluar dengan hanga menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya memperlihatkan dada bidang dan perut kotak-kotaknya. Tita yang melihatnya bersemu merah.


"Kenapa sayang? Hm.." Goda Ken.


"Mas,, Ih.. Pake baju sana ih cepetan." Titah Tita memalingkan wajahnya kelain arah.


"Ga mau peluk dulu?" Ken.


"Inget Mas masih puasa 10hari lagi." Tita.


"Tapi kan kamu bisa membuat Mas puas dengan cara kamu sayang." Goda Ken di telinga Tita.


"Mas,,, masih sore. Udah cepet pake baju. Keina udah nungguin Mas." Elak Tita.


Ken pun langsung menyosor bibir Tita secepat kilat. Tita pun tak dapat menolaknya. Setelah pasokan oksigen di rasa habis Ken melepaskannya.


"Makasih sayang. I love you." Ken.


"Love you yoo Mas." Tita.


Ken pun segera memakai pakaian rumahnya di hadapan Tita dan Tita hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami mesumnya. Setelah selesai mereka pun kembali turun dan bergabung dengan Tuan dan Nyonya Ito juga Keina.


"Hei sayangnya Daddy." Ucap Ken seraya membawa Keina kedalam gendongannya.


Keina pun menjulurkan tangannya mengusal wajah Ken kemudian mengembangkan senyumnya.


"Aih,, seketika lelah Daddy hilang deh liat senyum manis kesayangan Daddy." Ucap Ken kemudian menghujani ciuman di seluruh wajah Keina.


Tanpa di duga Keina pun terkekeh mendapatkan perlakuan dari Daddy nya membuat semua terpukau. Karena Ken selalu berhasil membuat Keina tertawa lepas sejak Keina bisa di ajak berkomunikasi.


"Masya Allah kesayangan Daddy seneng ya main sama Daddy." Ucap Ken lagi.


Tuan dan Nyonya Ito bangga pada Ken yang mampu membagi waktunya untuk anak dan istrinya. Tak hanya memanjakan Keina tapi Tita pun tak luput dari perhatian Ken.

__ADS_1


"Ken, Ayah sama Ibu akan ke jepang minggu depan." Tuan Ito.


"Loh, ada apa Yah?" Ken.


"Paman sakit." Tuan Ito.


"Hm... Baiklah. Ayah mau lake pesawat kita?" Ken.


"Sepertinya begitu. Karena Ayah todak tega jika Ibu mu naik pesawat komersil." Tuan Ito.


"Baiklah. Nanti Ken minta Anton untuk di siapkan Yah." Ken.


"Ken, boleh ya Tita sama Keina ikut." Nyonya Laura.


"Bu, bukan Ken melarang. Tapi, Keina masih terlalu kecil untuk bepergian jauh Bu." Ken.


"Hm.. Ibu pasti akan sangat merindukan dia." Nyonya Laura.


"Ayah sama Ibu kan tidak lama di sana jadi Ibu sama Ayah masih bisa main lagi sama Keina." Bujuk Ken.


"Tapi, pasti kita melewatkan banyak perubahan Keina Ken." Nyonya Laura.


"Kami akan selalu memberitahu Ibu dan Ayah perkembangan Keina Bu." Ken.


Karena udara semakin dingin dan hari pun mulai gelap mereka semua masuk kedalam rumah. Tita meminta bibi menyiapkan makan malam untuk mereka dan setelah siap mereka pun makan malam bersama dan Keina di jaga Bibi.


Itulah juga salah satu alasan Tita dan Ken tidak mengambil jasa baby sitter. Karena maid di rumah mereka pun banyak dan bisa di mintai tolong. Dan Begitupun dengan Olla dia tak menggunakan jasa baby sitter.


"Sayang, besok Mas ada rapat sama Kak Nio." Beritahu Ken setelah mereka selesai makan.


"Hm.. Nanti Tita di wakilkan Tari aja Mas." Tita.


"Ya, Mas sudah nengatakannya pada Kak.Nio." Ken.


"Sudah lama kamu ga ke perusahaan Ta? Sesekali lihatlah." Tuan Ito.


"Iya Yah. Sejak menikah dan hamil. Tapi,. beberapa kali Kak Nio yang ke perusahaan." Tita.


"Pergi dan lihatlah tanpa memberitahukan kedatangan kamu." Tuan Ito.


"Itu yang selalu Tita lakukan Yah." Tita.

__ADS_1


"Bawa Keina tidur Ta. Sepertinya dia sudah lelap." Nyonya Laura.


"Iya Bu. Tita permisi duluan Yah, Bu." Pamit Tita membawa Keina kedalam kamarnya.


Tita meletakkan Keina di tempat tidur khususnya dengan keamanan yang telah di pasang oleh Ken. Mereka bisa melihat dan mendengar apapun yang terjadi di dalam kamar Keina dari kamar Tita dan Ken.


Karena kamar Keina di sertai kamera yang selalu aktif dan terhubung dengan monitor yang ada di kamar Ken dan Tita. Kamar mereka pun berdekatan.


Setelah menyimpan Keina Tita pun langsung masuk kedalam kamarnya kemudian membersihkan wajahnya dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur. Setelah siap Tita pun menyiapkan pakaian tidur untuk Ken. Tita menaiki tempat tidurnya dan berselancar di sosmed sebentar kemudian mengecek pekerjaannya di perusahaan.


Ken masuk dan melihat istrinya tengah fokus pada tab miliknya dan ponselnya. Ken masuk ke dalam kamar mandi kemudian mengganti bajunya dan menyusul Tita ke atas tempat tidur.


"Masih sibuk sayang." Tanya Ken pelan.


"Hm.. Sedikit lagi Mas." Tita.


"Maaf ya sayang. Karena Mas kerjaan kamu jadi numpuk." Ken.


"Ngga Mas. Memang pekerjaan perusahaan selalu Tita kerjakan di malam hari sebentar. Jika ada yang mengganjal biasanya Tita akan datang langsung ke perusahaan. Dan sepertinya ini masih terlihat aman." Tita.


"Kamu memang super women sayang." Puji Ken.


"Hanya kebetulan sayang." Tita.


Setelah membalas email terakhirnya Tita pun segera menyimpan tabletnya dan juga ponselnya di atas nakas. Kemudian dirinya berbaring di atas dada bidang Ken. Ken memeluk Tita.


Pagi buta Tita terbangun di kagetkan oleh suara tangisan Keina yang begitu kencang. Tita pun segera keluar dan menuju kamar Keina untuk melihat apa yang terjadi dan menenangkannya.


"Cup...cup sayang, ini Mommy nak." Tita.


Keina perlahan menghentikan tangisannya merasakan kehangatan dekapan sang Mommy. Tita terus menimang Keina kemudian memberikan sumber kehidupannya pada Keina. Dan Keina pun menghisapnya dengan rakus.


"Sayang laper ya." Ucap Tita mengusap lembut wajah Keina.


Ken yang menyadari tidak ada istrinya pun menyusul Tita ke kamar Keina. Ken melihat Tita tengah duduk mengasihi Keina. Ken pun menghampiri keduanya.


"Sayangnya Daddy laper ya bangun lagi sekali." Ucap Ken.


Keina pun melepaskan sumber kehidupannya dan sejenak menatap manik mata Tita seolah bertanya. Daddy datang Mom. Dan Tita membalas tatapan mata Keina dengan tersenyum dan menganggukkan kepalanya seolah tau apa yang Keina tanyanya.


🌻🌻🌻

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏


__ADS_2