Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Menjemput Keina


__ADS_3

Menjelang makan siang Tita sudah meluncur ke mall dimana butik Ayumi berada. Kali ini Tita tidak mengendarai mobilnya sendiri melainkan di antar oleh supir atas permintaan Ken yang khawatir jika Tita nenyetir sendiri.


Sampai di parkiran Tita meminta supirnya untuk menunggu sementara dirinya masuk kedalam mall. Security yang mengenal Tita menundukkan kepalanya begitu pun beberapa cleaning servis.


Tita menundukkan kepalanya menjawab setiap sapaan mereka. Banyak juga yang bertanya-tanya siapa Tita sampai hampir semua security menghormatinya bahkan cleaning servis.


"Eh, siapa dia ampe tu security hormat begitu."


"Wow! Pelanggan VIP tuh kayanya ampe security aja hormat begitu."


"Anj** anak sultan mana nih ampe segitunya do hormati."


"Istri bos nih pasti ampe di hormatin gitu."


Begitulah segelintir pertanyaan-pertanyaan dari setiap orang yang melihat Tita. Tita hanya menggunakan celana jeans panjang dengan bagian perut khusus ibu hamil dan baju kaos yang membuat bagian perutnya tercetak jelas.


Memakai flat shoes polos dari brand ternama dan menenteng tas dari brand ternama juga dengan rambutnya yang di biarkan tergerai. Tita melangkahkan kakinya menuju butik milik Ayumi dengan santai tanpa menoleh kiri dan kanan.


Sampai di butik Tita di sapa dengan hangat oleh Semua karyawan Ayumi. Membuat pelanggan yang ada di sana merasa heran. Mengira bahwa Tita penggan VIP di sana.


"Mba, pelanggan VIP ya?" Tanya salah satu pelanggan pada karyawan yang sedang melayaninya.


"Bukan. Itu adik iparnya Ibu." Karyawan Butik.


"Owh! Eh, istrinya Kenzo Ito dong?" Pelanggan.


"Iya Bu." Karyawan Butik.


"Astaga! Cantik bener." Puji pelanggan.


"Sempurna Bu. Cantik, pinter, berprestasi, kaya lagi." Karyawa butik.


"Kaya mah iya dong Mba. Siapa yang ga kenal Kenzo Ito. Pengusaha muda terkaya no 2." Pelanggan.


"Nah, no 1 nya yang tadi Bu." Karyawan butik.


"Maksud Mba. Itu anak dari MD grup?" Pelanggan.


"Tepat sekali." Karyawan Butik.


"Sempurna." Puji pelanggan butik.


Tita menuju ruangan Ayumi. Sampai di ruangan Keina sedang asik bermain bersama Ayumi karena kebetulan Ayumi baru menyelesaikan pekerjaannya.


"Hai anak Mommy,, selamat siang." Sapa Tita memasuki ruangan Ayumi.


"Hai Mommy selamat siang." Jawab Ayumi mewakili Keina.


"My..." Panggil Keina.


"Keina rewel Kak?" Tanya Tita sambil mencium pipi kanan dan kiri Ayumi.


"Tidak. Dia asik bermain." Ayumi.


"Kita pulang yuk sayang. Mampir ke kantor Daddy makan siang." Ajak Tita.

__ADS_1


"No My No. Tata Buna." Jawab Keina dengan suara khasnya.


"Loh, kan Momny tadi bilang nanti Mommy jemput Kakak Keina. Tapi, kok Kakak gabmau ikut Mommy pulang." Ucap Tita di buat sedih.


"No, my No." Ucap Keina lagi.


Tita menarik nafasnya melihat anaknya ga mau di ajak pulang.


"Kamu pergi aja ke kantor Ken. Biar Keina sama Kakak. Nanti Kakak telfon Gagah buat jemput Keina di sini." Ayumi.


"Hm... Baiklah." Tita.


"Kalo gitu Mommy pulang lagi ya sayang." Pamit Tita.


"Ote My." Ucap Keina mengedipkan matanya.


"Gemasnya anak Mommy. Jangan nakal ya." Tita.


Setelah berpamitan Tita pun keluar dari ruangan Ayumi dan langsung menuju keluar. Seperti tadi semua karyawan kembali menyapa Tita. Dan Tita pun menjawab dengan tersenyum dan sedikit menundukkan kepalanya.


Tita melangkahkan kakinya menuju lobi mall menunggu supirnya. Setelah itu Tita pun meminta supir untuk nengantarkannya ke kantor Ken.


Ayumi menghubungi Gagah dan memintanya untuk menjemput Keina karena Ayumi akan menemui kliennya terlebih dahulu. Gagah pun bersedia menjemput Keina ke butik.


"Buna,, bobo." Ucap Keina.


"Sayangnya Bunda ngantuk?" Tanya Ayumi.


Keina pun menganggukkan kepalanya kemudian Ayumi membawa Keina berbaring di kasur yang terdapat di ruangannya. Kemudian Ayumi membuatkan susu untuk Keina. Keina pun tertidur setelah menghabiskan susunya.


"Selamat siang Bu." Sapa Anton yang melihat kedatangan Tita.


"Siang Kak. Mas Ken ada di dalam?" Tanya Tita.


"Ada Bu. Silahkan." Ucap Anton mempersilahkan Tita.


Tanpa mengetuk pintu Tita pun masuk kedalam ruangan Ken. Terlihat Ken tengah asik dengan layar komputernya. Tanpa menghiraukan kedatangan Tita. Ken mengira Anton lah yang membuka pintu ruangannya.


"Selamat siang Pak." Ucap Tita.


"Si..ang. Loh, sayang." Ucap Ken yang mengenali suara Tita dan langsung menengadahkan kepalanya.


Tita tersenyum manis dan Ken pun langsung bangkit dari duduknya menyambut kedatangan istri tercintanya.


"Kenapa ga bilang mau ke sini sayang?" Tanya Ken memeluk Tita.


"Surprise dong Mas." Ucap Tita.


"Keina mana?" Ken.


"Itu dia. Keina ikut Kak.Ayu ke butik terus rencananya Tita mau jemput Keina terus makan siang bareng bertiga. Eh, Keina malah ga mau di jemput mau sama Bunda aja." Jelas Tita.


"Ngga apa-apa sayang. Keina membiarkan kita kencan berdua." Ken.


"Siapa bilang berdua?" Tita.

__ADS_1


"Loh, kamu sama siapa?" Ken.


"Nih." Tunjuk Tita pada perutnya.


"Owh! Astaga! Maafkan Daddy melupakanmu sayang." Ucap Ken mengusap lembut perut Tita yang membuncit.


Ken mengajak Tita untuk duduk di sofa kemudian menghubungi Anton memintanya untuk membelikan makan siang untuknya dan Tita. Tak lama Anton pun datang dengan membawakan makan siang untuk mereka.


Ken dan Tita makan siang dengan santai. Anton tak ingin mengganggu keduanya walaupun Ken dan Tita menawarkannya untuk makan siang bersama mereka.


Sementara Gagah sampai di mall dan memarkirkan mobilnya di dekat mobil Ayumi. Gagah langsung menuju butik tanpa mampir kemanapun terlebih dahulu.


Sampai di butik Gagah menyapa beberapa pegawai yang berpapasan dengannya. Kemudian langsing menuju ruangan Ayumi. Gagah mengetuk pintu terlebih dahulu karena pintu tertutup dan Ayumi mempersilahkannya masuk.


"Yah, Keina bobo Bun?" Tanya Gagah begitu masuk dan melihat Keina tertidur.


"Iya Kak. Tunggu saja ya. Kakak udah makan?" Ayumi.


"Belum. Nanti saja deh Bun sekalian bawa Keina pulang mampir food court." Gagah.


"Ceh, emang sekarang belum laper?" Ayumi.


"Belum. Kakak mau buka tugas dulu. Bunda udah makan?" Gagah.


"Lagi minta di beliin karyawan. Kalo mau sekalian Bunda minta dia beliin buat Kakak." Ayumi.


"Ngga usah deh." Gagah.


Tak lama karyawan Ayumi pun datang dengan membawa makan siang untuk Ayumi. Tak menunggu lama Ayumi pun langsung memakannya hingga tandas. Sementara Gagah mencicil mengerjakan tugasnya.


Tak berselang lama Keina terbangun dna melihat Gagah di dekatnya.


"Tata.." Panggil Keina terduduk.


"Eh, Kakak Keina udah bangun." Gagah.


"Uan Ta uan." Keina.


"Ayo. Keina cuci muka dulu ya. Setelah itu kita cari makan dulu ya sebelum pulang." Ajak Gagah.


Keina pun menurut. Dan Gagah dengan telaten mencuci muka Keina dan mengganti pakaiannnya tanpa merasa risih. Ayumi yang memperhatikan interaksinya begitu bangga pada Gagah yang dengan lembut memperhatikan Keina.


Setelah beres Gagah pun langsung berpamitan pada Ayumi untuk membawa Keina. Tanpa malu Gagah keluar dari butik dengan menggandeng Keina dan tangan kirinya menenteng tas perlengkapan Keina.


"Kita makan disana ya." Tunjuk Gagah pada restoran siap saji.


"Ote." Keina.


Gagah mendudukkan Keina pada bangku di sampingnya kemudian Gagah memesan makan untuknya juga untuk Keina. Banyak pasang mata memperhatikan keduanya. Banyak juga yang bangga melihat Gagah yang masih muda menbawa anak kecil yang orang kira anaknya.


"Tata..." Teriak Keina pada seseorang yang abru saja masuk kedalam restoran tersebut.


"Siapa?" Tanya Gagah dan melihat ke arah mata Keina memandang.


🌻🌻🌻

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏


__ADS_2