Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Menunggu


__ADS_3

Setelah makan malam bersama para sahabat mereka Ken dan Tita pun kembali ke rumah. Terlihat rumah sangat sepi. Mobil Rehan sudah terparkir di tempatnya. Sepertinya semua penghuni rumah telah tertidur.


"Kita terlalu malam pulang ya Mas?" Tanya Tita tak enak.


"Tidak apa-apa sayang sesekali kita menikmati waktu berdua kita." Ken.


"Tapi, kasian Keina Mas." Tita.


"Tidak apa-apa sayang. Kan kita juga ga sering ninggalin dia. Udah yuk masuk." Ken.


Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah saling bergandengan. Tita terus bergelayut manja pada Ken karena sedikit kelelahan karena sore tadi dirinya harus melayani Ken dan malam ini terlalu lama duduk karena asik bercerita bersama sahabat.


"Loh, Ga? Belum tidur?" Tanya Ken ketika melihat Angga menonton televisi sendiri.


"Hufh.. Oncle, Onty. Kalian dari mana? Kenapa ponsel kalian tidak bisa di hubungi?" Angga.


"Hah! Maafkan kami. Ponsel Kami mati. Ini baru kami cas saat perjalanan pulang. Ada apa?" Ken.


"Semua menginap di rumah Tante Ai. Angga mau membawa perlengkapan Keina. Tapi, kalian tidak ada dan tidak bisa di hubungi jadi Angga menunggu saja di sini." Angga.


"Astaga! Maafkan kami. Baiklah. Sebentar Onty siapkan ya." Ucap Tita segera menuju kamar Keina.


"Apa kalian tidak akan menginap di sana juga?" Angga.


"Sepertinya Oncle dan Onty tidur di sini saja. Kasian Ontymu kecapean. Besok pagi kami ke sana." Ken.


"Baiklah." Angga.


Tak lama Tita datang membawakan perlengkapan Keina.


"Apa tidak terlalu malam kamu balik ke sana Ngga?" Tita.


"Ngga Onty. Glad masih nungguin kok. Tapi, Keina udah tidur kok." Angga.


"Maaf ya Ngga jadi ngerepotin kalian." Ucap Tuta tulus.


"Ngga apa-apa Onty. Kita seneng kok itung-itung latihan. Lagian Keina baik kok ga rewel. Sesekali juga malah maunya sama Bunda sama Ayah aja." Angga.


"Dia ga nanyain kita Ngga?" Ken.


"Ada beberapa kali tapi ga rewel. Paling nanya kok Mommy sama Daddy lama itu aja standar." Angga.

__ADS_1


"Ya udah. Besok kita kesana pagi-pagi." Ken.


"Oke. Angga balik ke sana lagi Oncle, Onty." Pamit Angga.


Setelah Angga kembali ke rumah Aiko. Ken dan Tita pun segera masuk ke dalam kamar mereka untuk berisitirahat. Sebelum naik ke tempat tidur Tita masuk kedalam kamar mandi terlebih dahulu untuk membersihkan diri.


Sambil menunggu Tita Ken mengecek email yang masuk yang di kirim Anton. Ken membalas beberapa email yang menurutnya penting saja. Dan akan membuka kembali email yang lainnya besok pagi.


"Mas, bersih-bersih dulu." Tita.


"Iya sayang. Sebentar Mas simpan ini dulu." Jawab Ken.


Ken segera menyimpan tabletnya dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Tak membutuhkan waktu lama untuk Ken membersihkan diri dan mengganti pakaiannya. Setelah itu Ken pun menyusul Tita yang sudah membaringkan dirinya di atas tempat tidur.


Ken membawa Tita kedalam pelukkannya. Dan Tita pun mencari posisi nyamannya di dalam pelukkan Ken. Begitulah Tita jika akan tidur. Tita tidak akan bisa tidur tanpa Ken. Aroma Ken seperti candu bagi Tita.


Ketika Ken pergi ke luar kota atau luar negri untuk keperluan kantor maka Tita akan tidur memeluk baju Ken bekas pakai yang belum di cuci. Walaupun itu juga tak membuatnya cepat tidur berbeda jika dirinya berada dalam dekapan Ken.


Karena hal itu juga hingga menbuat Ken tak tega meninggalkan Tita dalam waktu lama. Maksimal dirinya pergi tanpa Tita hanya tiga hari tidak boleh lebih. Jika lebih maka Tita akan di bawa serta.


Pagi hari Ken bangun lebih dulu dari Tita. Ken menggerakkan tubuhnya perlahan agar tak mengganggu Tita namun apadaya Tita malah memeluknya semakin erat. Ken pun tak bisa berbuat apa-apa. Dirinya membiarkan Tita dalam dekapannya.


Setelah beberapa saat Ken pun membangunkan Tita perlahan mengingat mereka berdua akan pergi ke rumah Aiko untuk sarapan di sana. Khawatir Keina juga rewel tak melihat Mommy dan Daddy nya.


"Hm.... Gendong." Jawab Tita manja.


Dengan senang hati Ken pun segera menggendong Tita ala bridal menuju kamar mandi. Mereka berdua pun mandi bersama dan hanya mandi mengingat keduanya harus segera pergi.


Setelah selesai mandi Tita memberitahukan Bibi untuk tidak menyiapkan sarapan untuk mereka berdua karena mereka akan sarapan di rumah Aiko. Setelah siap mereka berdua pun pergi bersama menuju rumah Aiko.


"Mas, beneran ga apa-apa ninggalin Tita sendiri di rumah Kak Ai?" Tita.


"Mas percaya padamu sayang. Apapun yang akan kamu lakukan di belakang Mas. Mas yakin kamu setia untuk Mas." Gombal Ken.


"Ceh, gombal." Tita.


"Ga apa-apa kan yang di gombalin istri sendiri. Jadi, obadah deh masuknya." Ken.


"Hm... Itu maunya Mas." Tita.


Tak lama mereka pun sampai di rumah Aiko karena rumah Aiko memang tak jauh dari rumah Utama Ito. Tita menggandeng tangan Ken memasuki rumah Aiko. Terlihat Aiko tengah duduk di kursi rodanya di temani Keina dan Gladys.

__ADS_1


"Selamat pagi..." Ucap Ken dan Tita.


"Mommy..." Teriak Keina mengulurkan tangannya meminta di gendong.


"Uluh... Anak Mommy kenapa sayang?" Tanya Tita mengambil alih Keina dari pangkuan Gladys.


Keina pun langsung memeluk erat Tita seolah tak mau di tinggal lagi.


"Tadi pagi bagung langsung nyari Onty terus Glad bilang Onty belum datang dia langsung nangis. Terus berhenti setelah melihat Tante Ai keluar dari kamar sudah cantik." Jelas Gladys.


"Owh! Iya. Tante sudah cantik ya. Keina sudah mandi?" Tanya Tita.


Keina menggelengkan kepalanya dalam pelukkan Tita.


"Loh, kok anak Daddy belum mandi? Kalah cantik dong sama Tante Aiko?" Ledek Ken.


Keina melihat ke arah Aiko dan Aiko menyunggingkan senyumannya. Keina membalas senyum Aiko malu-malu kemudian menyusupkan wajahnya ke leher Tita.


"Bau acem nih anak Mommy. Mandi yuk." Ajak Tita.


"Mau Tata My." Ucap Keina malu.


"Hm... Baiklah. Ayo ajak Kak Glad mandi. Kak Glad juga kayanya masih bau acem." Ucap Tita.


"Hah! Masa sih. Kakak bau acem juga ya? Kayanya ngga deh." Ucap Gladys.


"Au atem." Keina.


"Kalo gitu ayo kita mandi biar kita wangi dan tambah cantik cetar membahana seperti Tante Aiko." Ajak Gladys.


Keina pun menggandeng tangan Gladys kemudian berlalu menuju kamar yang di tempati Gladys di rumah Aiko.


"Kemana yang lain Kak? Duo A belum bangun?" Ken.


"Me re ka se da ng man di." Jawab Aiko terbata.


"Baiklah. Kakak ingin makan atau minum sesuatu?" Tawar Tita.


"Ti dak. Te ri ma ka sih." Jawab Aiko lagi.


Ken dan Tita pun menemani Aiko di taman samping rumah Aiko. Ken mendorong kursi roda Aiko. Mereka mengajak Aiko keluar agar Aiko bisa menikmati udara pagi yang segar sambil menunggu yang lain ke luar untuk sarapan.

__ADS_1


🌻🌻🌻


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏


__ADS_2