Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Berkumpulnya Tiga Pasang Sahabat


__ADS_3

Pagi hari suasana utama keluarga Ito riuh. Terdengar teriakan anak-anak memenuhi rumah. Tita dan Ken yang masih asik bergulung di bawah selimut tebalnya merasa terusik dengan suara-suara dari luar.


"Hmm..." Tita.


"Siapa sih berisik amat." Ken.


"Keina. Tapi, sama siapa?" Tita.


"Jam berapa sayang?" Tanya Ken.


"Astaga! Jam 7 Mas." Jawab Tita segera beranjak bangun.


"Hah! Ayo kita mandi bersama." Ajak Ken.


"Stop!" Ucap Tita mengulurkan tangannya memberi isyarat untuk Ken. Ken pun berhenti seketika.


"Ada apa sayang?" Tanya Ken.


"Cuma mandi kan Mas?" Tanya Tita memastikan.


"Tergantung sayang." Ucap Ken dengan seringai liciknya.


"Maass...." Rajuk Tita karena semalaman dirinya harus melayani hasrat suaminya hingga entah berapa kali.


"Iya sayang hanya mandi. Ayo." Ajak Ken tak tega. melihat istri tercintanya yang sudah kelelahan hingga mereka pun bangun kesiangan.


Setelah menyelesaikan mandi mereka dan benar-benar hanya mandi mereka berdua pun turun. Ternyata rumah mereka telah ramai bahkan Tanio dan Olla pun berada di sana. Dan ada dua sosok orang yang begitu Ken dan Tita kenali.


Begitu netra mata Tita melihat orang tersebut Tita langsung berlari menghampirinya. Membuat Ken khawatir karena Tita berlari menuruni anak tangga.


"Sayang jangan lari." Peringat Ken.


Namun peringatan tersebut di abaikan begitu saja oleh Tita.


"Melaaan...." Teriak Tita menghampiri orang yang ternyata adalah sahabat baiknya.


Mereka pun saling berpelukkan menumpahkan rasa rindu masing-masing.


"Tuh liat sayang. Mereka memang selalu melupakan aku." Protes Olla.


"Sayang Mami Olla ku." Ucap Tita merentangkan salah satu tangannya untuk mengajak Olla berpelukkan bersama.


"Kapan datang Bro?" Tanya Ken pada Abimana.


"Tadi malam. Kita bawa anak-anak juga. Jadi langsung ke sini." Abimana.


"Wah, tumben? Lama dong kalian disini?" Ken.


"Rencananya begitu. Daren kan libur jadi kita putuskan selama dua bulan kita di sini." Abimana.


"Eh, ada angin apa nih bos kita? Tumben bener bisa ninggalin kantornya." Ken.


"Gw mau pindahin perusahaan di sini Bro." Abimana.


"Serius?" Ken.

__ADS_1


"Iya. Makanya gw langsung ajakin bapak yang super sibuk ini juga buat dateng ke sini." Abimana.


"Untung hari ini kalian datangnya." Tita.


"Kenapa memang?" Tanio.


"Kita abis liburan." Tita.


"Semuanya?". Olla.


"Ngga cuma kita berdua." Ken.


"Wah, serius?! Kemana? Mana oleh-olehnya?" Melan.


"Ada bentar ya gw minta bibi ambilin oleh-olehnya." Ucap Tita.


Tita pun beranjak kedapur meminta bibi membawakan makanan khas dari kota dimana Tita dan Ken kemarin liburan. Sambil Tita membuat sandwich untuknya dan Ken yang melewati sarapan mereka.


"Yang lain kemana Bi?" Tanya Tita pada Bibi.


"Tuan dan Nyonya besar serta Bu Marni ke kebun Nyonya. Tuan Rehan dan Den Gagah sudah pergi ke rumah sakit. Sedang Nyonya Ayumi dan Non Laras sedang ke butik." Jelas Bibi.


"Owh! Begitu. Mereka sejak kapan datang?" Tanya Tita lagi.


"Saat sarapan tadi Nyonya." Bibi.


"Kenapa kalian tidak membangunkan kami?" Tita.


"Tuan Tanio yang meminta. Katanya biar saja mereka menunggu Tuan dan Nyonya turun." Bibi.


"Baik Nyonya." Bibi.


Tita pun kembali ke depan dan di ikuti oleh bibi di belakangnya. Tita pun kembali mendudukan pantatnya di samping Ken. Memberikan satu sandwich untuk Ken dan satu lagi di lahapnya.


"Hah! Ini apa Bi?" Tanya Melan.


"Ini camilan khas kota S Nyonya. Kemarin di bawa oleh Tuan dan Nyonya Ken." Jawab Bibi.


"Maksud Lu oleh-oleh itu ini Ta?" Tanya Melan dan Tita hanya menganggukkan kepalnya sebagai jawaban dirinya lebih asik mengunyah sandwich buatannya.


"Kalian dari mana?" Tanya Abimana penasaran.


"Kota S. Kita ke tempat wisata baru itu yang di buat oleh Setiawan." Ken.


"Wah,,, endors dong Lu?" Tanio.


"Eits... Tentu tidak dong Kakak Ipar. Mana ada seorang Ken meminta gratisan. Saya membayarnya penuh. Bahkan setiawan tak mengetahuinya." Jelas Ken.


"Gw percaya kalo itu." Abimana.


"Tidak ada kata gratisan untuk seorang Ken." Tanio.


"Terus kalian kemana aja selama disana? Melan.


"Jangan tanya itu." Tita.

__ADS_1


"Kenapa?" Olla.


"Hahahaaa....."


Tiba-tiba Tanio dan Abimana tertawa mendengar ucapan Tita.


"Ish... Kenapa ketawa sih Mas?" Tepok Melan pada paha Abimana.


"Kamu itu. Mana ada orang honeymoon jalan-jalan. Yang ada orang honeymoon itu ya di dalam kamar aja. Benar kan Ta?" Tanya Abimana pada Tita dan sukses membuat pipi Tita memerah.


"Kurang ajar banget sih Lu. Lu udah menyandra adik gw." Tanio.


"Sori Kakak Ipar. Adik Lu yang mau.." Kilah Ken di akhiri dengan senyumannya.


"Iih... Mana ada Tita begitu." Bela Tita.


"Alaah... Lu juga suka kan." Goda Melan.


"Iya Lu." Olla.


"Lu juga sama Aja La." Melan.


"Kaya yang Lu nggak aja." Olla.


"Siapa yang nolak halal kok." Tita.


Hahahahaaaa.... Semua pun tertawa mendengar jawaban dari Tita. Tanio hanya menggelengkan kepalanya mendenagr jawaban dari adik kandungnya. Tanio bahagia melihat Tita bahagia dalam pernikahannya dengan Ken.


Tanio sempat khawatir jika Tita tetap keras kepala memilih Aldi namun Tuhan masoh sayang terhadap adiknya Tuhan membukakan mata Tita dan Memperlihatkan dengan sendirinya keburukan Aldi pada Tita.


Walaupun pada awalnya Tita begitu terpuruk dengan kenyataan yang dia terima. Tapi, bersyukur Ken hadir dalam kehidupannya dan mampu membuat Tita bangkit menjalani hidupnya. Saat Ken meminta Tita Tanio tak lagi berfikir untuk menerimanya atau tidak. Tanio langsung yakin jika Ken mampu membuat Tita bahagia.


"Ngelamunin apa sih Mas?" Senggol Olla pada lengan Tanio.


"Hah! Tidak ada sayang. Mas hanya senang Tita bahagia dengan pernikahannya." Bisik Tanio.


Olla pun langsung menghambur memeluk Tanio.


"Astaga! Pasangan satu ini memanglah tidak tau tempat. Selalu saja begitu." Ucap Melan melemparkan bantal sofa ke arah Olla.


"Ceh, ngiri." Olla.


"Mana ada. Suamiku lebih gagah dan tampan." Puji Melan.


"Yakin?" Goda Tita.


"Iiih,,, apaan sih Lu." Melan.


Semua pun menikmati kebersamaan mereka yang memang jarang terjadi. Para lelaki berpamitan untuk membicarakan masalah bisnis mereka di ruang kerja Ken. Para istri pun mengijinkan dan mengerti.


Sementara anak-anak mereka asik bermain di taman belakang dengan di temani tiga orang bibi sekaligus. Karena akan kewalahan jika hanya satu orang bibi untuk menjaga lima anak sekaligus. Ya, lima. Dua anak Olla, dua anak Melan dan satu anak Tita.


Anak-anak dari Olla dan Melan semuanya berjenis kelamin laki-laki hanya anak dari Tita perempuan. Daren dan Zio usianya tak terpaut jauh hingga membuat keduanya asik berbincang dengan dunia mereka. Sementara Zayn dan Andre satu usia hanya berbeda hari saja. Dan yang terkecil adalah Keina.


🌻🌻🌻

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏


__ADS_2