Jodohku Sahabat Kakakku

Jodohku Sahabat Kakakku
Selamat Keina


__ADS_3

Tak di sangka Keina mampu menyelesaikan kuliahnya hanya dalam waktu tiga tahun setengah. Disinilah sekarang Keina. Di gedung tempat di adakannya acara wisuda di kampusnya. Keina hadir di sana sebagai wisudawati dengan lulusan terbaik dan nilai terbaik.


Raya begitu bangga pada sahabatnya itu. Dirinya bukan tak percaya Keina mampu melakukannya. Bahkan saat sekolah dulu Keina di tawari untuk masuk akselerasi tapi Keina menolaknya karena tak ingin seperti Mommy nya yang memiliki sedikit teman.


Ken dan Tita dengan bangga menghadiri acara wisuda Keina. Tuan dan Nyonya Ito pun turut menghadiri acara tersebut dengan mendapatkan undangan tambahan dari pihak kampus.


"Bunda bangga banget loh sama Kakak kamu Daff." Ayumi.


"Sama Daffin ngga Bun?" Daffin.


"Tentu. Dan Bunda akan lebih bangga pada Daffin jika Daffin terus memberikan presentasi yang luar biasa di bidang yang Daffin inginkan bukan orang lain inginkan." Ayumi.


"Yaya ga ke sini Bun?" Tanya Daffin.


"Yaya ada operasi. Tapi nanti Yaya akan datang makan bersama kita di rumah utama." Ayumi.


"Kak Gagah sama Kak Angga juga?" Tanya Daffin lagi.


"Iya sayang. Tapi, tenang nanti kita semua ada saat makan malam." Laras.


Laras telah memiliki dua orang anak. Galuh dan Galih. Kedua anak Laras dan Gagah semua berjenis kelamin laki-laki. Galuh sekarang duduk di bangku kelas Tiga sekolah menengah atas. Terpaut dua tahun dengan Daffin yang saat ini baru memasuki kelas pertama.


Sedangkan Galih masih duduk di bangku menengah pertama kelas satu. Begitupun dengan Gladys yang sudah memiliki dua orang anak Gean dan Gea. Gean di tengah-tengah antara Galuh dan Daffin sedangkan Gea yang usianya terpaut jauh dengan Gean kini baru duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar.


Di dalam ruang tunggu ini hanya ada Ayumi, Laras dan Daffin. Sementara Aiko dan Jessie menyiapkan acara di rumah utama. Jessie tak menambah momongan kembali cukup dengan duo A. Sekarang duo A masih menyelesaikan sekolahnya di tingkat akhir.


Karena Duo A dan Keina hanya terpaut beberapa bulan dan satu tingkat dalam sekolah. Hanya saja kini Keina menyelesaikannya lebih cepat.


Duo A berbeda pemilihan jurusan. Abian yang memilih jurusan bisnis sedangkan Axel mengikuti jejak orang tuanya sebagai dokter. Axel hanya ingin menjadi dokter.


"Lihat Buna mereka semua sudah keluar." Tunjuk Daffin pada Orangtuanya.


"Ayo kita kesana." Ajak Ayumi.


"Kakak,,,," Panggil Daffin menghambur ke dalam pelukan Keina dan Keina menyambutnya hangat.


"Selamat ya Kak." Ucap Daffin.


"Makasih Dek." Ucap Keina.

__ADS_1


Semua pun bergantian saling memeluk Keina mengucapkan selamat. Setelah itu Keina berkumpul bersama teman-temannya sebentar saling berfoto mengabadikan momen kebersamaan mereka. Disana juga terdapat Raya yang dengan bangganya menghadiri wisuda sahabatnya.


Raya masih nenyelesaikan skripsinya. Dengan harapan wisuda tahun depan menyusul Keina. Setelah puas bersama teman-temannya Keina pun berpamitan dan kembali bergabung bersama keluarganya. Raya berpamitan walau di tawari untuk ikut di acara keluarga Keina.


Raya terlalu sungkan untuk ikut bergabung bersama Keluarga Keina. Dan Raya pun beralasan akan mengantarkan Bundanya. Keina pun tak dapat memaksa jika sudah berhubungan dengan orang tua.


Kini mereka semua berkumpul di rumah utama. Karena sengaja mereka tak berkumpul di mansion. Tuan dan Nyonya Ito ingin merayakan kelulusan cucunya di rumah mereka. Ken dan Tita pun menghargai keinginan orang tuanya.


"Keina... Selamat sayang." Ucap Aiko merentangkan tangannya.


"Terima kasih Tante." Ucap Keina memeluk Aiko.


Aiko mencium seluruh wajah Keina setelah melonggarkan pelukannya.


"Selamat Dek." Ucap Jessie memeluk Keina.


"Terima kasih Kak." Balas Keina memeluk Jessie.


Mereka pun berkumpul bersama saling bercanda. Tak lama Rehan, Gagah, Angga dan Gladys datang bersamaan dan mengucapkan selamat pada Keina. Keina pun mendapatkan hadiah berupa mobil keluaran terbaru dari Rehan.


"Makasih Yaya. Keina sayang Yaya." Ucap Keina bergelayut manja di pelukan Rehan.


"Ada rencana melanjutkan Kein?" Artur.


"Belum ada Om. Kein mau bernafas dulu aja deh." Keina.


"Ikut Daddy ke kantor Kein." Ken.


"Astaga! Om lihat bukan betapa Daddy Kein tak menginginkan anaknya bernafas sebentar saja." Ucap Keina.


Semua pun tertawa melihat Keina memprotes keinginan Ken. Tak dapat di pungkiri banyak perusahaan melirik Keina dan menginginkan Keina mengisi di perusahaan mereka. Namun, saat tau siapa Keina kecil kemungkinan Keina akan menerima tawaran mereka mengingat perusahaan raksasa milik orang tuanya.


Suasana di rumah utama pun menghangat setelah beberapa tahun tak mengadakan acara. Bagas dan Mega pun turut serta hadir hanya Burhan dan Marni yang berhalangan karena Burhan kurang sehat.


Angga dan istri tidak bisa hadir karena istri Angga baru saja melahirkan putri ke duanya. Namun, semua tak lantas mengurangi kehangatan keluarga mereka.


"Apa Om Nio tidak akan datang Mom?" Tanya Keina.


"Datang. Mungkin sebentar lagi." Tita.

__ADS_1


Keina berbaur dengan saudara-saudara yang lainnya. Semua tampak senang berkumpul bersama keluarga Ito. Bahkan kini Aiko dan keluarganya pun selalu hadir di setiap acara. Aiko berubah setelah kejadian beberapa tahun lalu.


Tak berapa lama Nio dan Olla pun datang hanya dengan Zizi. Nio, Olla dan Zizi menyapa semua yang hadir. Kemudian Zizi bergabung bersama Daffin. Karena memang Zizi dan Daffin satu sekolah dan satu kelas.


Daffin selalu bersikap lembut kepada Zizi berbeda dengan sikapnya kepada teman perempuan yang lainnya. Bahkan Daffin terkenal si cuek di antara teman-temannya.


Saat mendekati jam makan malam Keina yang tengah duduk dan berbincang bersama Gladys dan Laras di kejutkan oleh seseorang yang memeluknya dari belakang dengan memberikan buka padanya.


"Selamat sayang..." Ucap orang tersebut sambil memeluk Keina dan menyerahkan bunga dari belakang membuat Keina terpekik dan bangun.


"Astaga." Teriak Keina bangkit dari duduknya.


Dengan santai orang tersebut berdiri di hadapan Keina sambil merentangkan tangannya.


"Abaaaaaang..." Teriak Keina langsung menghambur kedalam pelukkan Zio.


Ya orang tersebut adalah Zio yang telah menyelesaikan kuliah S2nya dengan nilai yang sangat membuat Nio dan Olla bangga. Dan Keina tidak tau jika Olla dan Nio pergi ke LN menghadiri wisuda Zio.


"Selamat ya sayang." Ucap Zio memeluk Keina.


"Makasih Bang. Keina kangen abang." Ucap Keina sambil terisak.


"Eh, kok nangis sih. Kan abangnya juga udah di sini." Zio.


"Abang jahat banget ih.. Baru pulang sekarang." Rengek Keina.


"Yang jahat itu abang atau abang yang lain..." Goda Zio.


"Kalo bang Zayn biarin aja pergi lama. Bang Zayn jail." Ucap Keina.


"Kalo abang yang lain lagi ada ngga yang Kein kangen?" Goda Zio lagi.


"Abang belum makan kan. Ayo kita makan Bang." Ajak Keina mengalihkan pertanyaan Zionyang Keina tau arahnya kemana.


Dan begitu Keina membalikkan badannya berdiri seorang pria dengan buket bunga di tangannya. Spontan Keina langsung membeku di hadapan pria tersebut.


"Selamat."


🌻🌻🌻

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏


__ADS_2