
Setelah mengasihi Keina Tita dan Ayumi pun pergi ke tempat dokter. Keina bersama Tuan dan Nyonya Ito di rumah. Tita tak khawatir karena banyak maid di rumah utama yang akan membantu Tuan dan Nyonya Ito.
Setelah berkonsultasi dengan dokter akhirnya Tita pun lebih memilih menggunakan pil kontrasepsi. Tita pun menghidupkan pengingat pada ponselnya agar tak melupakan jadwal meminumnya sesuai anjuran dokter.
"Ta, ke tempat Kakak mu dulu ya." Ayumi.
"Boleh Kak. Kangen ya?" Tita.
"Hus! Udah tua. Pagi juga baru ketemu." Ayumi.
"Ga apa-apa kangen juga. Udah tua bukan patokan Kak." Goda Tita.
Mereka berdua pun berjalan beriringan saling menggoda. Banyak karyawan rumah sakit yang begitu bangga pada keduanya. Tita yang dulunya perawat dan terkenal humble dan baik begitu beruntung di persunting adik dari pemilik rumah sakit dan selalu terlihat harmonis bersama keluarga mereka.
Begitupun Ayumi yang dulu bertugas sebagai dokter anak yang sangat ramah selalu menampakkan keramahannya dimana pun dirinya berada. Ayumi yang tak pernah menilai orang dari segi apapun.
Saat keduanya sampai di ruangan Dokter Rehan. Keduanya di sambut oleh para perawat yang berada di sana juga dokter yang kebetulan berpapasan dengan keduanya. Saat keduanya akan duduk di sofa ponsel Tita berdering.
📱Tita
Halo Kak.
📱Tanio
Dek,
📱Tita
Kenapa Kak?
📱Tanio
Onty Julia...
📱Tita
Ada apa? Ada apa dengan Onty?
__ADS_1
📱Tania
Dia telah pergi meninggalkan Kita semua.
Brak...
Ponsel Tita pun meluncur ke bawah. Rehan dan Ayumi pun panik melihat Tita. Ayumi segera menghampiri Tita yang terlihat akan ambruk.
"Ta, Tita ada apa?" Panggil Ayumi memeluk Tita.
Sementara Rehan mengambil ponsel Tita dan melanjutkan panggilannya. Tanio pun menjelaskannya pada Rehan. Rehan mengerti dan mematikan sambungan telfonnya. Ken yang mengetahui Tita berada di rumah sakit segera menyusul Tita dan Ayumi ketika mendengar kabar dari Mikha anak dari Kevin.
Saat tiba di rumah sakit Ken begitu terkejut melihat Tita tergolek lemah di ruangan Rehan. Ken segera menghampiri Tita. Setelah sadar Tita terus menangis. Karena baginya setelah kehilangan Ibu dan tantenya Julia lah yang menggantikan peran ibu bagi Tita.
Walaupun sejak dulu Tita dan Julia memang telah akrab. Hanya saja karena jarak memisahkan mereka membuat Tita dan Julia sangat jarang berkomunikasi. Namun, setelah kepergian Tantenya Julia lah tempat Tita mengadu.
"Sayang, kita akan kesana. Tenanglah. Anton sedang mengurus kepergian kita semua." Ken.
"Makasih Mas." Ucap Tita di sela isaknya.
"Ayo kita pulang. Keina pun perlu kita persiapkan." Ken.
Tuan dan Nyonya Ito melepas kepergian anak, menantu dan cucu mereka. Walaupun berat tapi mereka harus melepasnya. Mereka pun memajukan kepergiannya ke jepang agar lebih cepat lagi untuk kembali ke tanah air.
Di dalam pesawat Tita menggendong Keina sambil air mata terus berderai. Ken terus memeluk keduanya. Tanio sangat menyesal memberitahu Tita lebih dulu. Dia begitu sakit melihat adik perempuannya begitu rapuh.
Olla menggenggam tangan Tanio menguatkannya. Karena Olla tau jika Tanio begitu rapuh ketika melihat Tita menangis. Dan Olla pun tau Tanio begitu kehilangan Julia. Karena memang Tanio dan Tita begitu dekat dengan Julia dan Kevin.
Sampai di kediaman Kevin dan Julia mereka semua di sambut hangat oleh Mikha dan Angel istrinya. Keina begitu anteng dalam gendongan Ken. Sementara Tita menangis dalam pelukkan Mikha.
"I'm sorry mommy. And I'm sorry we didn't see you when we gave birth to keina." Mikha.
"No brother. Forgive us for not knowing if you're ill." Tita.
Mikha dan Angel pun membawa Tita masuk dan bertemu dengan Kevin karena Julia sudah di kebumikan tanpa menunggu kedatangan mereka. Karena jarak yang tidak memungkinkan mereka.
Tita dan Tanio pun memeluk Kevin dan air mata pun tak terbendung lagi. Kevin tak mampu berkata-kata ketika melihat Tanio dan Tita datang bersama keluarga mereka. Ken pun bergantian bersama Olla memeluk Kevin.
__ADS_1
Kemudian Zio dan Keina di dekatkan pada Kevin. Kevin kembali terisak melihat baby Keina yang begitu gembul dan lucu. Sebulan yang lalu mendiang istrinya begitu antusias untuk menemuinya.
Julia begitu bersemangat dan melupakan penyakitnya demi ingin bertemu dengan cucu mereka. Julia begitu ingin memperkenalkan Daren pada Zio dan Keina.
Namun, saat semua siap untuk pergi Julia kembali ngedrop dan mereka pun batal untuk menjenguk Tita saat itu. Namun, kini saat semuanya berkumpul Julia telah lergi meninggalkan semuanya.
Kevin begitu terlihat kusut. Kevin terus memeluk Zio dan Keina dua malaikat kecil yang selalu ingin Julia temui. Hanya saja Kevin selalu merahasiakan penyakit Julia dari ketiga anaknya.
Angel meminta semua untuk beristirahat terlebih dahulu memingingat perjalanan panjang yang telah mereka lalui. Ken pun membawa Tita dan Keina ke kamar. Begitupun Tanio membawa Olla dan Keina masuk ke kamar.
Angel meminta maid menyiapkan makan malam untuk mereka semua. Sementara Mikha menjaga buah hatinya yang masih berumur empat bulan. Kevin belum mau keluar dari kamarnya setelah kepergian istri tercintanya. Bahkan Kevin pun tak kuasa mengantarkan Julia ke tempat peristirahatan terakhirnya.
"Sayang, kuatlah. Demi Om.Kevin." Ken.
"Maaf Mas." Tita.
"Tidak ada yang perlu di maafkan. Tapi, kita harus bisa menguatkan Om Kevin sayang. Kasihan Mikha dan Angel." Ken.
"Ya Mas. Tita akan berusaha." Tita.
"Baiklah. Mas percaya padamu sayang. Jangan lupakan juga buah hati kita yang sejak kedatangan kita dia belum meminum ASI." Ken.
"Astaga! Maafkan Mommy cantik. Kesayangan Mommy Daddy udah laper ya?" Tita.
"Sangat laper Mom." Ucap Ken menirukan suara anak kecil.
"Sebentar Mommy cuci tangan dulu ya sayang." Tita.
"Oke Mom." Ken.
Ken pun membaringka Keina di tempat tidur menunggu Tita mencuci tangannya. Setelah selesai Tita menghampiri keduanya dan memposisikan dirinya berbaring bersama Keina dan Ken.
Tita menggendong Keina dan memangkunya untuk mengasihinya. Ken pun membantu Tita untuk memberikan kenyamanan bagi Tita saat mengasihi Keina. Keina pun menghisap sumber kehidupannya dengan sangat lahap setelah beberapa jam tidak mendapatkannya karena Tita yang begitu larut.
Ken terus berada di samping Tita saat Tita mengasihi Keina. Ken mengusap lembut punggung Tita bergantian mengusap kepala Keina. Keina yang begitu lahap tak menghiraukan gangguan dari Ken.
🌻🌻🌻
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏