
Karena kehamilan ke duanya Tita hanya bisa tidur bahkan Ken harus merelakan tangan mulus milik istrinya tertancap jarum infus karena keadaan Tita yang begitu lemah. Hanya sedikit makanan yang bisa masuk kedalam mulutnya.
Sangat berbeda saat kehamilan pertamanya oleh Keina. Ken sampai harus bekerja dari rumah marena menghawatirkan istri tercintanya. Rehan sekeluarga pun akhirnya memutuskan untuk tinggal kembali bersama di rumah utama.
Apalagi Keina tak ada yang merawat jika Ayumi tak ada. Nyonya Laura tak sanggup jika harus menjaga Keina dua puluh empat jam. Ken pun harus ekstra memperhatikan Tita.
Keina menangis dan memaksa ingin bertemu Mommy nya. Gladys pun menggendong Keina masuk ke dalam kamar Onty nya.
Tok...Tok....
"Oncle," Panggil Gladys karena Ken selalu berada di dalam kamar bersama Tita.
Ken segera mendekati pintu kamarnya yang di ketuk karena tak ingin mengganggu istrinya yang tengah tertidur.
"Kenapa sayang?" Tanya Ken pada Keina dalam gendongan Gladys.
"Dy,,, My,,," Keina.
"Kakak kangen Mommy ya? Sini ikut Daddy ya." Ajak Ken mengambil alih Keina.
"Biarkan saja disini dulu Glad." Ken.
"Glad harus ke kampus Oncle, nanti ada Bunda. dan Kakak di bawah." Gladys.
"Baiklah. Terima kasih Glad." Ken.
Gladys pun segera turun untuk pergi ke kampus sementara Keina ikut masuk kedalam kamar bersama Ken.
"My.." Panggil Keina lirih.
"Mommy sedang istirahat sayang. Keina duduk di dekat Mommy ya." Ken.
Keina pun mematuhinya duduk di samping Tita yang tengah tertidur. Keina diam memeperhatikan Mommynya.
"Daddy lanjutkan kerja ya. Kakak jangan nakal ya. Ini main ini saja dulu ya." Ucap Ken memberikan boneka pada Keina.
Keina menatap Ken dan mengambil bonekanya. Keina menggeser duduknya dan tidur di samping Tita. Ken memantau dari sofa tempatnya bekerja selama menjaga Tita.
Ken fokus kembali pada pejerjaannya dan betapa terkejutnya Ken saat dirinya melirik anak dan istrinya. Keina tengah menciumi pipi Tita sambil memeluk Tita.
"Sayang," Panggil Ken mendekati Keina dan Tita.
Keina menoleh dan memasang muka sedihnya.
"My." Panggilnya lirih.
Tita membuka matanya dan melihat Keina di sampingnya. Tita pun menyunggingkan senyumannya.
"Sayang." Panggil Tita.
"My... Huaaa.....Huaaa..." Tangis Keina pun pecah.
"Ssst... Sayang. Sini peluk Mommy." Ucap Tita merentangkan tangannya.
Keina pun segera masuk kedalam pelukkan Tita. Ken terharu di buatnya. Ken mendekati keduanya dan memeluk dua bidadarinya. Mendaratkan ciuman di puncak kepala keduanya bergantian.
__ADS_1
"Maafkan Mommy ya sayang. Mommy belum bisa ikut bermain bersama Kakak." Tita.
"Ya My. Ain ma Buna." Keina.
"Iya. Kakak main sama Bunda dulu ya. Nanti Kalo adik Keina di perut Mommy sudah bisa Mommy ajak main kita main lagi ya." Tita.
"Ya My." Keina.
"Dy, ain Buna Dy." Ucap Keina lagi mengangkat kedua tangannya ke udara tanda minta di gendong.
"Oke. Ayo Daddy gendong." Ajak Ken kemudian mengangkat Keina kedalam gendongannya.
"Dadah Mommy. Kakak Keina main dulu sama Bunda." Ucap Ken melambaikan tangan Keina.
Tita melambaikan tangannya dam tersenyum pada putri cantiknya. Keina pun tertawa kembali melihat senyuman Mommynya.
Ken membawa Keina turun untuk menemui Ayumi. Dan ternyata ada Olla bersama Zio dan Zayn. Ada juga Jessie dan dua jagoannya Abian dan Axel.
"Nah, itu dia Keina." Tunjuk Ayumi pada Keina dan Ken.
"Adik Keina ayo sini main bersama." Ajak Zio yang usianya paling besar.
"No, adik. Nih, tata." Tunjuk Keina pada dirinya.
"Woalah,, iya. Sekarang Kakak ya." Olla.
"Iya dong Tante." Ucap Ken mewakili Keina.
"Apa kabar Kak? Kak.Nio ngga ikut?" Sapa Ken kemudian
"Kabar baik. Nanti sekalian jemput saja." Olla.
"Dianter Opanya anak-anak." Olla.
"Loh, mana Ayah?" Ken.
"Udah pulang lagi cuma drop aja. Opa mau lanjut ketemu klien." Olla.
"Tita tidur?" Tanya Olla lagi.
"Owh! Gitu. Tidur ga tidur Kak. Badannya ga bisa di ajak kompromi kalo di bawa duduk lama pusing terus muntah-muntah." Ken.
"Wealah. Beda banget sama pas hamil Keina ya." Olla.
"Yang ini malah Ken lebih khawatir Kak." Ken.
"Kakak boleh ke atas?" Olla.
"Boleh Kak. Maaf berantakan kerjaan karena Ken ga bisa ninggalin Tita." Ken.
"Ngga apa-apa. Kakak mengerti kok. Terima kasih ya udah jagain adeknya Kakak." Olla.
"Ngga apa-apa Kak sudah kewajiban Ken. Mari Kak." Ajak Ken.
"Kak Jess, Kak Ayu. Titip anak-anak dulu ya." Olla.
__ADS_1
"Ceh, santai aja La. Sana temuin dulu Onty Tita." Jessie.
"Makasih Kak." Olla.
Olla pun mengikuti Ken menuju kamarnya. Sesampainya di kamar Tita sudah menyandarkan tubuhnya dengan mata terpejam.
"Loh, sayang kok duduk." Ken.
"Tita nungguin Mas. Mau ke kamar mandi." Tita.
"Maaf sayang. Tadi Mas ngobrol sama Kak.Olla. Ini dia Kak.Olla nya." Tunjuk Ken pada Olla.
"Hah! Ada Kakak ya. Apa kabar Kak. Maaf Tita ga bisa menyambut Kakak datang." Tita.
"Ngga apa-apa dek. Kamu mau ke kamar mandi? Ya sudah Kakak tunggu di sini kamu ke kamar mandi dulu." Olla.
"Iya Kak. Maaf sebentar ya Kak." Tita.
Ken pun segera menggendong Tita ke kamar mandi. Tita menuntaskan panggilan alamnya dengan Ken di sampingnya. Ken tak pernah meninggalkan Tita sendiri di kamar mandi meskipun Tita membuang hajatnya.
Pada awalnya Tita merasa tak enak tapi apa mau di kata. Pernah sekali Ken meninggalkannya karena Tita membuang hajatnya tapi apa yang terjadi Tita malah terjatuh. Setelah selesai Ken pun segera mengangkat Tita kembali ke kamar.
"Pusing banget Ta?" Olla.
"Iya Kak. Rasanya kepala berat banget terus mata ga bisa kebuka." Tita.
"Makan masuk?" Olla.
"Masuk Kak. Tapi dikit soalnya ga kuat duduknya." Tita.
"Sabar ya Dek. Sebentar juga reda dan kembali segar." Olla.
"Iya Kak. Kasian Keina. Untung ada Kak Ayu dan keluarga." Tita.
"Syukur semua kumpul di sini ya." Olla.
"Iya Kak. Kak.Nio mana?" Tita.
"Pulang kantor baru kesini." Olla.
"Loh, Kakak sama siapa?" Tita.
"Sama Ayah. Tapi, ga turun. Ayah titip salam saja." Olla.
"Owh! Iya Kak. Kak, maaf ya Tita sambil tiduran." Tita.
"Santai saja. Kakak tinggal ke bawah dulu ya. Kasian Kak Ayu sama Kak Jess menemani anak-anak bermain." Olla.
"Iya Kak. Maaf Tita ga bisa nemenin ya Kak." Tita.
"Iya ga apa-apa. Kamu istirahat saja ya. Nanti kita bisa main sama-sama lagi kok." Olla.
"Iya Kak. Makasih." Tita.
Olla pun kembali ke bawah bergabung bersama yang lainnya dan ada Nyonya Laura juga ternyata yang sudah ikut bergabung bersama anak, cucu dan cicitnya.
__ADS_1
🌻🌻🌻
Jangan lupa like dan komennya ya sahabat 🙏🙏🙏