Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Drama Alana


__ADS_3

Ada haredang walau gak detail jadi bisa diskip ya kalau puasa......


author bangunnya telat buat Up...semangad puasanya yah.....🥰🥰🥰


3


2


1


Alea benar-benar tak percaya...kedatangan Darren sanggup menggantikan kehadirannya yang selama 4 tahun ini selalu ada disisih Alana, bahkan dia yang mengandung, melahirkan dengan susah payah, namun lihat saja begitu Alana melihat Darren maka posisi Alea di gantikan dengan mudah...Alea memandang dengan sakit hati, sementara ia mengambil tas milik Alana untuk di bawa, pulang..Alan bahkan tidak sedikitpun menatapnya dan malah fokus pada Darren, sementara mereka berdua sedang asyik bercanda..


Alea menghela nafas....Alana.....mengapa segampang itu gadis kecil ini berpindah hati..? wajarkah dia mulai merasa cemburu kepada Darren, semoga saja Alan tak akan menghianatinya seperti Alana..


''Paman akan mengajak kami tinggal di rumah paman....waahh....'' Alana menatap dengan berbinar..


Darren mengangguk....


''Paman sudah menyiapkan semua permainan untuk Alana dan kakak Alan..kalian akan betah di rumah paman...'' ucap Darren menjelaskan, tadi dia sudah menelfon Erland dan memintanya menyiapkan berbagai permainan anak dan di letakan di taman agar anak-anaknya bisa bermain...dan Erland sangat senang mendengarnya, ia pun bilang jika keponakannya akan senang..


Gadis kecil itu tersenyum dengan begitu manis, Alana memiliki mata tajam seperti Darren dan senyum manis seperti Alea, dia sangat sempurna sebagai anak Darren Hugo, Alana tersenyum ketika menyadari kalau paman tampannya memberi perhatian kepadanya, paman Darren juga telah meminta maaf karna tidak sengaja membuatnya terluka..dan bagi Alana dia bisa memaafkan sang paman tampan... Alana bahagia...ia melirik sang Mommy yang sedang mendekati mereka, sambil membawa tas sekolahnya.


''Saatnya kita pulang sayang....'' bisik Alea mengelus rambut Alana dengan lembut..


Alana mengadahkan wajahnya untuk menatap sang Mommy....


''Mommy...kata Paman kalau kita akan tinggal dirumah paman Darren....ada banyak permainan disana.....Lana akan bermain sepuasnya....boleh Mom.....'' Alana menatap Alea penuh dengan harapan...


Alea hanya mengangguk pasrah apalagi Darren memberi isyarat lewat matanya...


''Baiklah Mommy akan ikut paman....kita semua akan tinggal disana asal...Alana jadi anak yang baik dan selalu nurut Mommy..'' tatap Alea tajam yang sudah di mengerti Alana...gadis kecil itu mengangguk dengan cepat...


Darren yang melihat itu sebagai ancaman terbuka rupanya ikut protes...


''Alea...........''


''Aku tidak melakukan apapun Darren......'' ucap Alea sinis...


Sementara Alana terkekeh melihat tingkah keduanya,....


''Paman dan Mommy lucu sekali....''


Alea dan Darren saling menatap penuh arti...


*********************


Selama di mobil Alana bersandar di dada Darren dengan wajah yang tampak sendu kepalanya masih terasa nyeri akibat jahitan...


Sementara Darren terus memeluknya dengan erat, gadis kecil itu pun mulai tertidur..dan rupanya bukan Alana saja yang tertidur...Alea juga tertidur dan tanpa sadar kepalanya berdandar di bahunya..


Hati Darren menghangat, menyadari dua perempuan yang paling ia cintai ini sedang mencari perlindungan darinya..

__ADS_1


Jemari Darren terulur menyentuh kepala Alea dan membelai rambut panjangnya dengan penuh cinta, Terimakasih kepada Tuhan karna telah mempertemukan dia dengan keluarganya..Darren sungguh bersyukur untuk itu....


Pria tampan itu lalu memejamkan matanya beristirahat sebentar sembari memeluk sang putri dan memegang kepala Alea menahannya agar tidak terbangun...untuk pertama kalinya Darren merasakan perasaan lega luar biasa...mereka pun tertidur,....


Tak terasa waktu....mobil akhirnya memasuki Hotel...pintu terbuka dan Darren membuka mata sedikit sementara Alana masih terlelap begitu juga Alea...


Lukas menundukan kepalanya...


''Lukas..tolong bawa Alana, dan minta Ola untuk menidurkan Alana..jaga mereka...''


''Baik tuan...''


Lukas menganggukan kepalanya....dan mengambil alih tubuh Alana dan membawanya masuk lebih dahulu ke dalam kamar Hotel sementara Darren menatap Alea yang bahkan masih tertidur...


Darren tersenyum menang..............


*********************


Alea bergerak dalam tidurnya, mengapa dingin...? tubuh Alea menggeliat di dalam tidurnya kemudian membuka mata....


Dan,....terkejut menyadari ia tertidur di dalam selimut...dalam keadaan polos...dipeganginya pelipisnya berusaha mengingat bukankah tadi mereka di mobil...?


''Hoh....anak-anakku.........''


Alea ingin beranjak dari ranjang namun gerakan pintu terbuka membuatnya terkejut, Darren yang masuk lalu menutup pintu..bukan hanya menutup dia menguncinya...


Pandangan mata mereka bertemu...


''Alea.....kau sudah bangun.....''Darren mulai melepas jassnya berikut dasinya dan seterusnya....


''Mereka masih tidur, Ola dan Lukas yang menjaga mereka..''ucap Darrem mendekat dan secepat kilat menaiki ranjang dan masuk ke dalam selimut dengan tubuh yang sama polosnya...memandang tubuh Alea dengan gairah yang menyala..


''Darren...aku penasaran dimana kau bertemu Alana..bisa kau jelaskan..?''


Darren tersenyum,


''Aku akan menjelaskan nanti sayang.....''


Alea hanya menghela nafas, lalu kembali menatap Darren.....


''Mengapa kau membuka pakaianku Darren....kau bahkan menyentuhku ketika aku tidak sadar....''Alea protes...


Darren menggeleng.....


''Aku belum menyentuhmu Alea.....'' ucap Darren dengan sangat tenang....


''Kau belum melakukannya......'' tatap Alea tidak percaya sedikitpun..


''Yah......''


''Mengapa...aku sangat heran kau bahkan membiarkan aku tidur lama....''

__ADS_1


Darren mengangguk santai lalu meraih tubuh Alea ke atas tubuhnya....memandangi wanita yang sangat cantik itu...


''Aku tak suka bercinta dengan patung hidup, jadi aku memutuskan untuk membiarkanmu tidur dan mengambil tenaga....'' lirik Darren nakal..


''Aku harus melihat anak-anak Darren..mereka akan mencariku ketika bangun nanti.....'' ucap Alea ingin menghindar namun bagaiamana bisa ia menghindar dari seorang Darren yang bergairah.,..


''Kau tidak akan kemana pun, aku butuh kau...bukankah itu kewajiban sayang...''


''Tidak mau Darren....aku sepenuhnya belum memaafkanmu ingat..lepaskan aku.....''


''Aku menginginkanmu lagi Alea....lagi pula kau boleh marah tapi jangan larang aku menyentuhmu..''


''Kau sudah gila..baru kemarin kau menyentuhku Darren......''


''Aku selalu merindukan penyatuan kita.....''


Alea mengerang....


''Darren......'' rintihnya jengkel, karna tak bisa berbuat apapun, ia tidak bisa melarikan diri...


''Kurasa si kembar butuh adik...kita harus membuatnya sekarang...''


Alea bahkan tidak sempat menghindar, ketika Darren menyerangnya dengan begitu tiba-tiba...


Posisi Alea berada di atas, ketika Darren meraih wajahnya mendekat...melum** bibir Alea yang basah dan lembut mencimnya dengan panas...sementara kedua jemarinya menangkap pa yu da ra Alea dan meremasnya lembut, telunjuk Darren bermain di sekitar Pa yu da ra Alea mencipatakan kenikmatan yang menyerangnya dengan kuat..


Alea sungguh tak bisa melepaskan diri, ketika bibir Darren berpindah dan menghis*p kedua pa yu da ra nya bergantian seolah candu...sementara jemari Alea yang lain di bimbing menuju milikknya yang sudah tegak dan mengeras..


''Aarrgggghhhttt...Alea kau sangat nikmat sayang......''


''Alea cukup.......''


Alea menghentikan kegiatannya dan menatap mata Darren yang berkabut tanda dia sedang berada di awan kenikmatan yang begitu kuat...


''Kau harus merasakan bagaimana di siksa oleh gairahmu sendiri......''


Namun...ketika Alea ingin menyentuhnya lagi..Darren membalikan posisi dengan cepat dan membuat Alea berada di bawahnya...pria itu tersenyum menang...


''Aku sudah tidak tahan lagi sayang....'' bisik Darren pelan...


''Arrggghhhh......'' Alea mengerang protes..


Alea menjerit ketika Darren kembali memasukinya dengan satu hentakan kuat...lagi dan lagi menembus milik Alea yang masih begitu rapat mencengkram milikknya...


Untuk kesekian kalinya....Darren membawa Alea menuju puncak dan terhempas disana dengan kenikmatan yang luar biasa..


***************


Suara pesan masuk di ponsel milik Alea membangunkan Darren dan seperti dejavu ia kembali mendapati pria lain memang sedang mengincar Alea..


''Clark.....'' desah Darren mengepalkan tangannya

__ADS_1


Sialan......


Sambil memegang ponselnya Darren berpikir...apa yang harus ia lakukan kali ini..?


__ADS_2