Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Tuan Delvaro


__ADS_3

Delvaro langsung menaikan senyum di wajahnya...ia mendekat dan mengarahkan langkahnya kepada Alana....dan berhenti tepat di depan gadis itu..


Mereka saling menatap dengan tajam, sementara Rafael sudah mengepalkan tangannya, ia sungguh tak menyangka jika pemilik perusahaan D sebenarnya adalah Delvaro...?


Mengapa selama ini Rafael tidak curiga sedikitpun....??


''Alana Hugo.....senang bertemu denganmu..'


Delvaro mengulurkan tangannya lebih dahulu, dan membuat Alana membeku,....jemarinya akhirnya terulur dan membalas genggaman tangan Delvaro yang cukup kuat kepadanya...


Hening...


''Tuan Delvaro..senang berkenalan dengan anda...''balas Alana mengulurkan tangan kepada Delvaro..


Pria dewasa itu lalu tersenyum penuh wibawa kepada Liam dan dan merekapun berkenalan...dan reaksi Liam kali ini berbeda..ia lebih bersikap hangat kepada Delvaro...


''Dan siapa si tampan ini...'' Delvaro tampak bersikap lebih lembut..


''Aku adalah Liam West, aku kakak sepupu Alana Hugo...''


''Liam West....nama yang keren.'' ulang Delvaro dengan mata berbinar.


Liam menunduk hormat....


''Terimakasih tuan Delvaro...''


Delvaro pun tersenyum..lalu mendekati Rafael dengan tatapan beku...


''Aku senang kau membawa Alana ke negara ini tuan Rafael...dan itu akan memudahkan kerja sama kami...'' Delvaro tersenyum dengan kejam...

__ADS_1


Sementara Rafael hanya mampu mengepalkan tangannnya dengan kuat, Delvaro begitu licik sehingga ia sama sekali tak sadar bahwa Delvarolah yang membawa mereka ke sebuah perangkap dan ia yakin kali ini akan sulit untuk keluar..


''Silahkan duduk...bagaimana penerbangan kalian...''ucap Delvaro berbasa-basi..


''Penerbangan yang panjang,..namun aku senang..'' balas Alana tersenyum..


Sementara Delvaro tersenyum..


''Bagaimana tanggapan kalin ke kota ini..tuan Liam...bagaimana menurutmu..''


''Aku pernah ke kota ini tuan Delvaro jadi aku sudah tau bagaimana keadaan dan cuaca disini....''


Delvaro mengangguk...


''Bagus sekali....'' balasnya kembali menatap sosok Alana yang mempesona..


''Baiklah...selama kalian disini dari pihak perusahaan telah menyiapkan apartemen tepatnya di samping gedung ini..jadi tak perlu memikirkan kemacetan..''


Alana mengangguk...


''Oya Nona Alana...aku ingin membahas beberapa nilai kontrak denganmu..besok pagi...''


''Yaah..baiklah...''


''Ini sudah malam jadi kalian istirahatlah..seorang pegawaiku akan mengantar kalian sampai ke kamar...''ucap Delvaro dengan singkat..


Alana dan Liam bersiap pergi namun Rafael tampaknya enggan pergi...


''Kalian dahulu saja karna aku masih ada urusan dengan tuan Delvaro mengenai kontrak itu...''

__ADS_1


''Baiklah.....'' balas Liam lebih senang, ia lalu membawa Alana keluar dari sana dengan cepat..


Mereka melangkah menuju lift yang berwarna ke emasan dan meluncur turun menuju lantai 1..Alana hanya mampu menghela nafas..ia menoleh kepada Liam..


''Apakah kau pikir tuan Delvaro sedikit misterius...''


''Pemimpin perusahaan harus menjaga wibawanya dan aku kagum dan bukan sebaliknya dengan kekasihmu yang terlihat.....''


''Cukup...kau sangat menjengkelkan Liam..''


Liam hanya tersenyum...mereka keluar dari perusahaan dan menuju Apartemen mewah milik tuan Delvaro,...


***************


''Apa maumu sebenarnya Delvaro...bukankah kau seorang Mafia...mengapa kau malah berubah tiba-tiba membuat perusahaan ini dan mengelabuiku untuk mendekati Alana......'' Rafael meraih ujung jas Delvaro dan memandangnya tajam,...


Delvaro tertawa dengan suara renyah...


''Lepaskan adikku tersayang...bukankah aku selalu bilang kepadamu jika aku akan merebut apa yang menjadi milikkmu...kau..tak akan bisa menghentikan aku kali ini...


''Dasar psikopat kejam....Delvaro....aku tak akan mengalah kali ini...apa kau dengar itu...? cukup Letisya yang menjadi korban..kau.........''


Mata Delvaro membara........


''Diam kau Rafael.....jangan ungkit wanita murahan itu atau aku benar-benar lupa kalau kau adalah.........''


Delvaro tersenyum misterius...


Deg!!!

__ADS_1


__ADS_2