Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
T*buh Yang Bersatu


__ADS_3

Lukas menghempaskan handuk Ola sampai jatuh ke lantai dengan pasrah, dan pemandangan indah itu terbuka di hadapan Lukas tanpa satupun penghalang, dan sebagai lelaki normal..ia tergoda..


Gairahnya bangkit tanpa mampu di cegah....mata mereka bertemu dengan sama-sama tajam....


''Kau benar-benar indah Ola....'' desis Lukas melepas kemejanya dengan cepat...


Sedangkan Ola mengunci bibirnya rapat-rapat, ia sudah tak bisa membela diri dan memilih pasrah, Lukas..bukankah dia mencintai Lukas, tak mengapa jika Lukas yang mendapatkannya dan bukan orang lain...pria ini menjadi pria penolongnya, sekaligus pria yang menghancurkannya...


Tubuh Ola di baringkan di atas ranjang besar milik Lukas...dan pria itu segera menaiki tubuh mulus Ola yang terlalu putih...mata mereka kembali bertemu di sela gairah Lukas yang menyala....


''Kau memasang wajah polos lagi...astaga, berapa banyak pria yang sudah kau tipu Ola...''


Namun airmata bening itu mengalir di wajah Ola yang sembab..


''Kau menuduhku Lukas, kau tidak percaya kepadaku...''


''Bagaimana bisa aku percaya, kau...dengan pesonamu kau mampu membuatku gila..dan bukan aku saja kau bahkan menggoda Erland bukankah aku harus menghentikanmu...


''Aku tidak begitu....Lukas....'' rintih Ola terisak,


Namun Lukas gairahnya yang menyala terlanjur membakar perasaannya tak tersisa sehingga ia sama sekali tak tersentuh dengan airmata dan pengakuan Ola...


Tubuh mereka sudah bersentuhan, jadi Lukas tidak bisa menarik diri dan membunuh gairahnya karna itu akan membuatnya kesakitan....


Lukas menaikan sudut bibirnya, jemarinya naik dan menghapus airmata Ola yang menetes di wajah takutnya....


''Nikmatilah...aku akan memberimu kenikmatan dan kau bisa memilih..siapa yang bisa memuaskanmu...aku atau.......''


''Cukup....cepat lakukan Lukas,...lakukan dengan cepat...'' desis Ola memejamkan matanya ia tak tau bagaimana rasanya bercinta namun ia sudah siap menyerahkan segalanya meski besok ia akan menyesal......


Lukas tidak menunggu, bibirnya segera melum** bibir Ola dan menggilasnya tanpa jeda...sementara jemarinya bergerak turun dan menangkup dua pa yu da ra Ola yang masih suci dan meremasnya dengan lembut, ujung jarinya mulai memainkan put*ng pa yu da ra Ola yang begitu tegang..


Ola sama sekali tidak bisa berciuman, ia sangat payah dan tak memiliki pengalaman apapun....hingga Lukas melepaskan ciumannya ia menatap Ola di sela cumbuannya...


''Kau tak bisa berciuman....''


Gadis itu menggeleng......


''Bagaimana mungkin...'' ucap Lukas membeku...

__ADS_1


''Dengarkan aku Ola, ikuti perintahku dan aku akan mengajarkanmu bagaimana caranya mencium...pertama-tama buka bibirmu sedikit...ya begitu....''


Lukas tidak membuang waktu ia kembali menyambar bibir Ola dan melum**nya sekali lagi, tak lupa Lukas memintanya membalas ciumannya, his*pan kecil....meski Lukas merasa lucu ketika Ola mengigit bibirnya karna ketika ketidak tahuannya..benar-benar gadis yang polos...


Setelah puas menggoda bibir Ola yang penuh, pria itu bergerak turun menuju bukit kembar Ola yang masih asli, bahkan bentuknya masih begitu alami dan tidak tersentuh..pria itu tersenyum, menatap put*ng pa yu da ra itu dengan gemas...


Tak bisa menunggu, lidah Lukas segera menjil*ti permukaan put*ng pa yu da ra Ola yang menegang dan memainkannya dengan intens..


Gadis itu merintih menjauhkan kepala Lukas dari dadanya yang ranum...


''Hentikan.......'' jerit Ola menggeleng..


Ia merasakan kenikmatan asing yang aneh dan takut untuk merasakannya lagi...dan reaksinya malah semakin membuat Lukas tertantang untuk menikmatinya..


Jemari Ola di singkirkannya dengan kuat hingga ia tak bisa melakukan apapun..selain pasrah..


Lukas mendekatkan bibirnya kembali menjilat* pa yu da ra Ola yang menegang dan memberi kecupan kecil hingga tubuh Ola menggelelinjang hebat...


''Lukas.....tolong........''


Lukas kembali mengarakan mulutnya sembari kedua tangannya meremas kedua pa yu da ra Ola dan menyatukannya....dengan tatapan lapar Lukas mendekatkan bibirnya dan melum** kedua put*ng pa yu da ra Ola dengan gerakan yang cepat..bibirnya kembali mengul** put*ng pa yu da ra Ola hingga puas,lidahnya menari-nari di ujung put*ngnya lalu mengulumnya lagi melepaskannya dan kembali menyedot habis put*ng pa yu dara Ola dengan membabi buta...


Setelah puas.....


Lukas segera menaiki tubuh Ola dan menempatkan kej*ntanannya pada milik OIla yang tertutup rapat....


Keduanya bertatapan tajam, di sela matanya yang berkabut, tubuh Ola menegang, matanya melebar dengan ekspresi terkejut melihat bukti gairah Lukas yang sedang mengarah pada tubuhnya...


Ola menghindar panik, namun dengan mudah Lukas kembali menahan tubuhnya agar tidak bergerak....dan tetap berada di bawahnya..


''Lukas........'' rintih Ola mencoba membujuk agar pria ini berhenti namun....Lukas tidak bisa berhenti....


''Bukankah kau sudah biasa melakukannya...milikku sedikit lebih besar namun...tubuhmu akan menerima tubuhku sayang.....''


''Tidak Lukas..aku belum pernah.....''


''Cukup sandiwaranmu Ola......aku tak akan berhenti kalau itu adalah maksudmu..''desis Lukas menggertakan gigi.


Tanpa menunggu...Lukas mulai menggerakan tubuhnya dengan sangat kuat meski ia akhirnya menemukan penghalang kuat itu melindungi milik Ola...saat itulah ia menemukan kenyataan kalau Ola benar-benar masih suci...gadis itu bahkan mencengkram lengan Lukas dengan sangat kuat...

__ADS_1


Senyum tergambar di wajah Lukas...........


Pria itu kemudian mendekatkan wajahnya mengecup dahi Ola sementara tubuhnya bersiap memasuki Ola...kali ini dengan kekuatannya..


Ola membuka mata........menatap mata Lukas yang telah di selimuti gairah yang menyala....


''Ola...aku tak akan meninggalkanmu apapun yang terjadi....apakah kau bisa memaafkan aku dan mencintaiku lagi....''


Ola membeku...ketika bibir Lukas kembali melum** bibirnya dengan lembut...


Ola baru saja ingin menjawab, namun tiba-tiba tubuh bawahnya merasakan nyeri hebat, ketika sesuatu yang besar itu menerobos miliknya seakan merobek dirinya....airmata Ola menetes....


Rasanya begitu sakit hingga ia berusaha kuat untuk melepas penyatuan Lukas yang menyakitinya, airmata dan keringat mulai menyatu dan membuat Ola seakan ingin mati saja..


''Lepas....lepaskan aku.....Lukas..ini sakit sekali...'' isak Ola menggema di pelukan Lukas ketika pria itu malah semakin memeluknya, sementara ia tidak bergerak agar tidak terlalu menyakiti Ola....


Hening....


Lukas kembali menatap mata Ola dan ia sungguh menyesal meragukan Ola...nafas ola masih terengah-engah....


''Aku akan bergerak sayang...kau akan merasakan tidak nyaman namun, kau akan baik-baik saja....kau adalah milikku..'' bisik Lukas dengan suara parau...


Ola menggeleng, terlalu menyakitkan dan ia tak ingin merasakannya lagi baginya cukup....namun Lukas jauh dari kata berhenti..


Ia kembali mencumbu pa yu da ra Ola dan menggerakan tubuhnya membawa gadis itu pada kepungan kenikmatan yang baru pernah ia rasakan sebelumnya...


**********************


Lukas terbangun ketika hari sudah sore,..matanya terbuka ketika kepuasan itu membungkusnya dengan begitu indah...


Diliriknya sosok Ola..di sampingnya...


Namun.............


Hening.......


Sosok Ola menghilang, hingga pria itu begitu terkejut dan beranjak dari sana,....namun tatapannya tak sengaja menangkap noda keperawanan Ola yang menuduhnya...


Ola pergi.........?

__ADS_1


__ADS_2