
Alea menatap dengan tajam..
''Darren jangan mencoba...''
Kata-kata Alea menggantung ketika Darren sudah menciumi pundak mulusnya dengan lembut...sudah lama rasanya..sudah lama Darren tidak menyentuh Alea istrinya..rindu sudah pasti dan malam ini semakin membuatnya tak tahan....
''Darren....''
''Jangan menghindar sayangku...aku ingin bertanya kepadamu..''
Keduanya bertatapan tajam lewat pantulan cermin...
''Hum...''
''Siapa aku di matamu Alea...''
''Kau adalah penipu dan aku benci kepadamu...''
''Alea.......''
''Kau suamiku..''
''Lalu...bukankah kau tak boleh menolak kewajibanmu..''
''Tapi kau.........''
''Aku masih siap menerima hukumann walau sebelumnya kita bercinta...
Alea memutar bola matanya dengan gusar, ia akhirnya pasrah ketika Darren membalikan tubuhnya...dan mereka saling berhadapan, jemari Darren perlahan mengambil jemari Alea dan menuntunnya ke arah miliknya yang sudah menegang sempurna....bahkan dia terlihat mengeras bagai batu hingga wajah Alea merah padam..
''Kau....hentikan, bagaimana rasanya menanggung semua keinginan dan menderita...''
''Alea...''
''Anggap saja itu hukuman....''
Alea menjauhkan tangannya...lalu hendak melangkah namun, lengannya di tarik hingga ia pun tenggelam dalam pelukan Darren yang posesif...
''Alea....''
''Arrrgghhh...mengapa aku harus mengalah kepadamu..ckckck........''
Alea akhirnya tersenyum sambil menganggukan kepala ketika...Darren mendekatkan wajahnya dan melum** bibirnya dengan begitu dalam,
Ciuman mereka berubah menjadi panas, ketika Alea pasrah menerima Darren mengambil kendalinya..lidahnya menjelajah masuk dan mereguk kemanisan bibir Alea yang selalu membuatnya candu,...kecupan hangat mengaliri aliran darah keduanya dan melambungkannya tinggi menuju awan kenikmatan...
Jubah mandi sudah di turunkan dan membuat Alea polos, hal yang sama di lakukan Darren dengan cepat,.....menurunkan pakaiannya di lantai dan segera membawa tubuh Alea ke atas ranjang...
Ketika Darren menaiki tubuhnya Alea masih saja tak percaya jika Darren benar-benar tidak sakit apapun, bahwa pria ini benar-benar sehat..
__ADS_1
Alea baru tersadar dari lamunan ketika ia merasakan, Darren sudah melum** habis pa yu da ra nya dan menghis*pnya dengan sedikit kasar,...
''Arrggg...Darren....''
Mata Alea terpejam ketika pria itu semakin mengoda put*ng pa yu da ra Alea yang begitu indah dan terawat..dan menyedotnya tanpa ampun....erangan dan erangan nikm*t terdengar di sela rintihan Alea....
Darren sungguh terbakar...kej*ntanannya yang sudah mengeras di bawah sana kemudian di arahkannya pada milik Alea yang begitu ia rindukan,....
Darren tak menunggu, bibirnya mencumbu bibir Alea sementara kej*ntanannya mendesak masuk dan menembus milik Alea dengan penuh dan begitu hangat menyambut milikknya..
Darren menjauhkan wajahnya menikmati wajah Alea dari atas ketika dia menikmati penyatuan mereka...
''Arrrgg...Alea...aku merindukanmu sayang...''bisik Darren dengan suara parau di sela gerakan tubuhnya yang mulai teratur..
''Yah....kau merindukanku tapi menipuku..''
Alea bahkan masih mendendam walau tubuh mereka bersatu....
Darren mulai memacu tubuhnya dengan gerakan yang sedikit kasar hingga Alea memekik, nafasnya mulai terengah-engah di sela kenikmatan yang di ciptakan Darren untuknya...menggulungnya dalam kenikmatan panjang tak bertepi ketika Darren tak berhenti menggerakan miliknya di dalam diri Alea seolah tak lelah...
Hingga akhirnya puncak itu datang Darren melum** bibir Alea dan meraih puncak kenikmatan bersama....
''Arrrgggghhhh.....Alea........''
*********************
Darren : Kenan...aku ingin kau memancingnya untuk masuk ke dalam perangkap berikutnya..aku ingin kau memberitahunya kalau aku tak mungkin akan sembuh dan aku tinggal menunggu kematianku...lalu awasi dia...apa yang akan dia lakukan..
Kenan : Tentu saja....aku akan melakukannya Darren, aku akan membuat dia berpikir dia menguasai dunia...
Darren : Bagus,...aku menunggu jawabanmu Kenan...
Kenan : Tentu saja.....
Darren tersenyum menang, Luke West...dia akan mendapatkan ganjaran yang pantas untuk dia dapatkan dan Darren memutuskan akan menghukumnya dengan kejam..
Darren menoleh dan membeku ketika Alea bersedekap menatapnya..
''Alea......''
''Aku ingin tau apa yang terjadi Darren....''
Darren terdiam sebentar lalu kemudian mengangguk dan menyambut Alea di dalam pelukannya ia mulai bercerita..
*******
Kenan keluar dari gedung perusahaannya dan melangkah menuju mobilnya...dia sudah membeli apartemennya sendiri di kota ini, tidak mungkin bukan kalau ia akan terus tinggal di rumah Darren dan Alea setelah masalah mereka selesai...ia akan mati karna merana dan cemburu melihat kemesraan mereka..
Sial...bahkan ia belum menemukan seseorang yang tepat baginya...Kenan kemudian membawa mobiln ya menuju sebuah restoran mewah...ia akan makan disana lalu kembali dan tidur di apartemennya..hari sudah malam..
__ADS_1
Restoran itu berada di pinggir laut dan Kenan sungguh-sungguh menikmati kesendiriannya di sana..namun tak sendiri juga, tak jauh darinya tampak seorang pria bertubuh tambun ia terlihat seperti pria hidung belang dan sedang menunggu mangsa saja...
Kenan hanya menggelengkan kepalanya..ia mulai memesan makanan dan anggur untuk bisa sedikit mabuk dan tidur dengan nyenyak..
Kenan mulai makan dalam ketenangan dan keheningan..yang di sukai Kenan dari Resto ini adalah sangat menjunjung tinggi ketenangan...
Namun tampaknya malam ini ia tak akan benar-benar tenang...karna Kenan melihat seorang gadis yang cukup cantik masuk ke dalam restoran..dia tampak sangat marah...ia menoleh seperti mencari seseorang dan akhirnya pandangan gadis itu jatuh pada sosok Kenan yang juga menatapnya...
Deg!!!
Aneh...mereka tidak saling mengenal namun mengapa tatapannya begitu tajam...? gadis berambut pirang dan panjang itu melangkah tegas mendekati Kenan dengan penuh amarah..
''Nona kau.......''
Kenan membeku ketika gadis itu malah mengambil anggur miliknya yang dia beli sendiri dan tentu sangat mahal dan menyiramnya ke wajah Kenan dengan penuh amarah...
Dan dalam sekejap Kenan menjadi pusat perhatian dari semua pengunjung Resto yang penasaran..
''Aku pikir kau adalah pria tua bangka yang akan mengingat anak istrimu di rumah tuan, kau bahkan telah memiliki cucu dan kau malah menawar harga ku pada kakak tiriku,..kau benar-benar, bejat, menjijikan, kau akan mati dengan sumpah serapah istri dan anak-anakmu, bukan itu saja..kau bahkan sudah punya cucu di usia mudamu..dengarkan aku tuan,....meski kau telah memberi uang pada kakak tiriku tapi...aku tak akan menyerahkan tubuhku....kau sangat memalukan.....'' umpat gadis asing itu tanpa jeda..
Hingga Kenan sungguh kehilangan kesabaran..jemarinya bahkan terkepal....siapa gadis ini dari mana asalnya beraninya dia memfitnah Kenan..? baiklah..mari bermain....
''Siapa namamu..'' desis pria itu tajam...
''Genka Rosalin...'' balasnya dengan angkuh..
Kenan bangkit berdiri..dan memenjara mata Genka dengan tajam..
''Apakah kau pikir aku membayarmu kurang..''
Wajah Genka merah padam...
''Apa maksudmu..''
''Berapa hargamu Genka Rosalin..''?
Deg!!!
Genka seperti ingin menangis saja....
''Kau......''
Mata Genka menjadi panas, mendengar penghinaan tuan Max kali ini..
Pria tua sialan.....
*******************************
Yang mau liat Visual Genka silahkan di Group chat yah....
__ADS_1