Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Memilikimu Istriku


__ADS_3

Mengandung Haredang yah...jadi bagi yang puasa tunda bacanya...


1


2


3


4


5


Go........


Alea menjerit panik ketika pintu kamar di tutup oleh Darren, seiring harapannya untuk melarikan diri, hancur....


Darren menurunkan tubuh Alea di depan ranjang namun masih menahan punggungnya..rasanya sudah lama sekali mereka tidak bersentuhan sedikitpun...betapa Darren menunggu momen hari ini..betapa ia sudah menanti ini sangat lama...betapa dia sudah sangat merindukan harumnya tubuh Alea yang membuatnya candu...


Mereka bertatapan dengan tajam.....


Alea bergerak mundur....


''Darren...apa yang kau inginkan.....''


Alea merasa bodoh dengan pertanyaan itu, karna ia tau benar tatapan Darren ia masih mengingat jelas ketika pria ini menginginkan percintaan dengannya...


''Kau tau benar apa yang di inginkan seorang suami yang telah menunggu selama 4 tahun tidak menyentuh istrinya...'' ucap Darren dengan suara serak.


''Sadarlah Darren,..acara peresmian Hotel ini akan di lakukan..kau tak bisa merusak acaranya..aku tidak mau kau sentuh...'' ucap Alea berusaha mengembalikan akal sehat Darren karna ia sungguh tak ingin terjadi sesuatu kepadanya ya ampun dia tak akan menginjikankan Darren melakukannya..


''Aku pemilik Hotel ini jadi,...tidak masalah jika aku menunda waktu...lagi pula, aku perlu vitamin dari istriku bukan....''desis Darren tak perduli..


''Darren tidak........'' desah Alea tentu saja menolak..


Namun sekali lagi Darren bahkan tidak menghiraukan ucapan Alea, pria itu lalu menarik tubuh Alea ke pelukannya lalu dengan sekali gerakan, jemari kokohnya berhasil membuka bagian belakang gaun itu dengan bebas dan menampakan punggung mulus Alea, tak menyia-nyiakan waktu..jemari Darren bergerak menyentuh dengan sedikit kasar namun panas di pungggung Alea meski wanitanya meronta..


Alea salah berpikir dengan ia meronta malah dengan gerakan itu semakin membuat gaun itu mudah terbuka..dan menguntungkan Darren, karna gaun panjang itu melorot sampai pinggangnya...


Bra berwarna biru mengkilap senada dengan warna gaunnya mampu membakar gairah Darren dengan cepat, ia kemudian menatap mata Aleya yang masih terlihat jelas tatapan permusuhan itu..


Pandangan Darren lalu berhenti di bibir Alea yang penuh, seperti biasa,..meski 4 tahun berlalu Alea tetap sama...malah tubuhnya yang makin sintal membuat Darren semakin candu...Alea memang masih muda dan ia pandai menjaga bentuk tubuhnya,...dan hasilnya keindahan tubuhnya mengalahkan para gadis di luar sana..

__ADS_1


''Darren...aku akan marah...'' rintih Alea mencoba mengancam...


''Aku sudah biasa mendapatkan kemarahan darimu.....sayang...sebenarnya aku rindu kau marah kepadaku, tapi tentu kau tau benar kalau aku adalah pria yang tidak tau malu....'' Darren tersenyum sedikit kejam...hingga Alea menjadi kesal...


Sekejap saja tanpa di duga Alea,...Darren memegang kepala Alea dengan cara itu agar bisa menahannya untuk tidak bergerak disana lalu mendaratkan bibirnya di bibir Alea dan melum**nya dengan kekuatan penuh...


Ketika bibir mereka bertemu, rasanya sungguh membuat Darren terbakar..bagaimana tidak, penyatuan bibir mereka mampu menyatukan kepingan masa lalu yang manis...


Darren menekan Alea agar wanita ini menyerahkan kendali kepadanya, Alea kewalahan..ingin menjerit namun malah lidah Darren mendesak masuk dan menyesapnya dengan penuh penekanan, membangkitkan hasrat yang sudah lama terpendam dalam diri Alea, ciuman itu kian panas saja, ketika jemari Darren berhasil melepaskan pengait bra milik Alea sekaligus menghempasnya ke ranjang milikknya...


Panas....


Ketika Alea sungguh tak mampu melepaskan diri dari tindihan Darren yang posesif..di tambah lagi gaun marmaid ini sudah melorot ke mata kaki sekaligus sebagai pengikat kakinya hingga tak bisa melangkah...atau paling tidak melepaskan dirinya, tubuh Alea terkunci di bawah tindihan Darren...


Bra itu terbuka dengan pasrah dan menampakan pa yu da ra Alea yang masih begitu terawat dengan baik...mata Darren berbinar,...pa yu da ra yang selama ini begitu di rindukannya tampak lebih berisi dan kenyal..


''Darren jangan....aku mohon kau tidak bisa memaksaku Darren aku takut......'' jerit Alea dengan nafas yang mulai tersengal...ketika bibir Darren mendekat....


''Ssshhhhttt..........'' desah Darren dengan suara yang parau..


Ingatan tentang percintaan terakhir mereka membuat luka dalam di hati Alea membekas dan menyisakan trauma yang dalam, Darren menyadari itu hingga untuk beberapa saat mereka bertatapan tajam, di sela gairahnya masing-masing..


Alea menggeleng masih takut, cuaca di kamar yang ber AC namun sanggup membuat keringat keluar dari tubuh Alea dengan banyak, ia benar-benar takut merasakan kesakitan itu lagi...


''Tidak.....Darren aku mohon,..aku belum siap...'' airmata Alea menetes...


Namun tentu saja Darren tak bisa berhenti..atau tubuhnya akan sakit,...bukankah sudah lama juga tubuhnya kesakitan tak mendapat pelepasan dari sang istri...? Darren tersenyum sembari menunduk, mencium kelopak mata Alea dengan lembut sekaligus meredakan tangisnya....


''Kau tidak akan pernah siap kalau kita tidak melakukannya...kau akan terbiasa dengan sentuhanku...sentuhan suamimu sendiri...'' desah Darren tak terbantah...


Alea menekan semua rasa yang kini bercampur di dadanya.....rasa marah tentu saja kian membakar dirinya, namun sekali lagi ia tak bisa menghindar karna memang dia masih menjadi istri sah seorang Darren Hugo....


Alea sedikit terkejut ketika tanpa ia sadari bibir dingin Darren menyentuh ujung p*ting pa yu da ra nya dengan sangat lembut,....sudah lama sekali rasanya tubuhnya di sentuh dengan intim hingga Alea sedikit terkejut dengan rasa nikmat yang membuatnya sedikit bingung..


''Arrgghhh...'' Alea mengerang menepis bibir tebal Darren yang masih menyesap pa yu da ra Alea yang menegang...


''Jangan bergerak atau kau mau aku mengikat tanganmu..''


''Darren hentikan...''


''Kau sangat indah sayangku, betapa aku kehausan menunggu selama 4 tahun ini,..tubuh ini milikku sayang...hanya milikku..''

__ADS_1


Usai berkata,.....


Darren kembali mengarahkan bibirnya untuk menggoda pa yu da ra Alea yang ranum..sekuat tenaga Alea berusaha untuk tidak meronta, ia ingin semua cepat selesai dan ia bisa pergi secepatnya...


Alea kembali harus mengigit bibirnya tak kuat menerima sengatan gairah yang diciptakan oleh bibir Darren,


Put*ng pa yu da ra itu di mainkan dengan lembut oleh lidah Darren yang menari disana,..sebentar dia mengecup, lalu mengulum lagi..meninggalkan jejak basah yang nikmat...


Alea gemetar...


Ketika bibir Darren kemudian menghis*p puncak pa yu da ra Alea dengan sedikit kasar menyusul pa yu da ra lain yang di remasnya tak kalah panas, Darren semakin terbakar ketika tubuh bawahnya mulai meronta tak sabar ingin segera memasuki Alea...pria itu dengan segara melepaskan celananya dan memperlihatkan kej*ntanannya yang tegak lurus dan..membesar...Alea tak luput memandanginya dengan tatapan ngeri, sudah 4 tahun ia tak pernah di sentuh oleh Darren..


''Darren...cukup...'' desah Alea memohon ampun, kenikmatan sentuhan Darren mulai menguasainya dengan cepat hingga otaknya menjadi beku, Darren tau benar kelemahannya dan pria ini memanfaatkannya dengan baik...Alea berusaha untuk tidak menghianati logikanya ketika ia mulai terbakar.....


Nafas Alea terengah-engah ketika Darren terus mengul*m put*ng pa yu da ra Alea, menggilasnya tanpa bosan seolah itu adalah maianan yang sudah lama ia rindukan..tak henti-hentinya bibirnya menghis*p put*ng pa yu da ra itu, menyedotnya seakan begitu haus...sementara tangannya yang lain sudah turun menyentuh milik Alea..jemarinya masuk dan menyapa milik Alea yang sudah lama tidak ia masuki,


Terlalu hangat dan....menggairahkan ketika jemari Darren mulai berputar pelan dan menciptakan getaran yang begitu indah...pada sosok Alea yang sudah menyerah, semua sentuhan Darren padanya membuatnya gila...ia tak bisa berbohong jika ia juga merindukan sentuhan pria ini, hati kecilnya menegaskan kalau ia juga menikmati penyatuan mereka..


Tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun, sementara itu Darren lalu menaiki Alea dan menempatkan kej*ntannya yang sudah mengeras di milik Alea yang hangat dan siap menyambutnya...bibirnya masih menjil*ti put*ng pa yu da ra Alea dan memberi his*pan kecil di puncak pa yu da ranya...


Disaat Alea tidak fokus,...Darren mengarahkan kej*ntanannya lurus dan menembus milih Alea yang begitu ketat dan hangat meremas milikknya...


Darren mengerang ketika kenikmatan dari sosok yang ia cintai itu begitu kuat menghempaskanya hingga ia menggertakan giginya...


Betapa milik Alea begitu hangat dan mencengkramnya dengan kuat dan membuat Darren merasa pusing seakan tubuhnya di hempaskan ke awan kenikmatan yang tak habis....


Bibir Darren kembali melum** bibir Alea mengggilasnya tanpa ampun hingga erangan kenikmatan lolos dari keduanya...terlalu kuat sengatan gairah yang menerang sepasang tubuh anak manusia yang terpisah lama...


Tubuh Darren bergerak membawa Alea dengan hentakan demi hentakan nikmat yang tak henti menyerang keduanya....memacu tubuhnya memasuki tubuh Alea yang begitu nikmat...


''Aaarrgghhh sayang...aku mencintaimu...'' desah Darren menggertakan gigi..


Alea sudah merasa gila, jelas dia sudah menghianati semua prinsip yang di pegangnya..ia membenci Darren namun menikmati sentuhannya...


Sialan..........


Tubuh Darren mulai bergetar ketika ia mulai merasakan meraih puncak kepuasan, hal yang sama di rasakan Alea...tubuh Darren bergerak memacu semakin cepat..


Hingga......


Akhirnya Darren membawa tubuh Alea mencapai puncak kepuasan...tubuh keduanya ambruk saling memeluk...di sela gairahnya Darren tersenyum...ia sungguh lega...dan kembali melum** bibir Alea dengan perasaan bahagia...

__ADS_1


__ADS_2