
Siang itu Darius sengaja mampir ke tempat milik Tiara demi melihat perkembangan bayi dalam kandungan Tiara, lalu ia kembali dan menemai sang putra Darren yang terguncang akibat kepergian istrinya Alea yang menghilang entah kemana, mereka msih terus mencari namun memang sampai saat ini belum menemukan hasil. Darius dan Erland juga membantu pencarian karna tak tega mleihat Darren yang tampak kacau..ia berharap sekali menantunya dapat di temukan dan mau memaafkan Darren, kalau pun tidak bisa bersama setidaknya jangan mengilang...Darren seperti orang gila, dirumah hanya di penuhi dengan foto pernikahannya dengan Alea, tubuh Darren juga semakin kurus karna tidak terurus, janggut tebal dan panjang memenuhi wajahnya...Darius merasakan hancur setiap melihat kondisi Darren...bahkan ketika Darius memberitau kalau ia ingin menemui Tiara, putranya hanya bisa menatapnya dengan patah hati..lagi-lagi kepergian Alea benar-benar memukul jiwanya...
Mobil memasuki gerbang utama, dan kemudian masuk lalu berhenti di garasi....Darius lalu keluar dari sana dan mengarahkan langkahnya menuju rumah, namun...tatapannya mengeras ketika melihat sebuah mobil asing yang sedang terparkir di depan rumah...
Mobil siapa...?
Karna rasa penasaran yang tinggi Darius segera melangkah, namun pandangannya justru tertarik ada taman di samping rumah,...langkah Darius menjadi cepat dan tak sabar...
Ketika sampai,....pria matang itu mengerutkan kening melihat Tiara berbicara dengan sangat akrab dengan seorang pria mungkin berusia sekitar 30an...mereka tampak tertawa dengan akrab..tanpa sadar jemari Darius mengepal dengan kuat...
Deg!!!!
Jantung Darius berdebar melihat Tiara yang sedang tertawa dengan begitu manis...ia terlihat sangat bahagia, tawanya renyah dan tampak santai...
Darius menunduk, ketika mengingat pertengkaran kemarin, dan dia menjanjikan satu hal kepada Tiara yaitu....Tiara boleh berteman dengan siapapu n termasuk pria asal,. dia tidak menuntut pernikahan..namun mengapa Darius menjadi panas sendiri..
Sungguh ia tidak tahan melihat Tiara yang tertawa tanpa beban dan seperti memanasinya, Darius tidak tahan lagi, jemarinya terkepal..ia mendekat dengan tatapan tajam,
Dari jauh Tiara sudah melihat itu, melihat kemarahan di wajah Darius, ia menaikan sudut bibirnya, hari ini juga dia akan membuat Darius cemburu...yah...cemburu....
Tiara menggunakan kesempatan itu untuk menyentuh tangan kenalannya dengan akrab..
''Jay...bagaimana jika setelah melahirkan saja, kita melakukan perjalanan, aku tidak sabar lagi..''ucap Tiara dengan mata berbinar....
''Tentu saja sayang, beberapa teman baik kita sudah rindu kepadamu, mari kita berkeliling dunia dan menghabiskan waktu dengan bersenang-senang..'' cap Jay tak sabar...
Darius akhirnya sampai...dan menatap dingin kepada Jay...
''Ehm......''
Jay melirik dan melebarkan matanya ketika melihat sosok pria matang yang sangat tampan di hadapannya...
''Tiara...siapa dia...''
''Ayah....dia adalaah ayah......''
Darius mengulurkan tangannya dan tersenyum dingin...
''Aku adalah ayah dari bayi yang di kandung Tiara....''
__ADS_1
Deg!!!!!
Jay dan Tiara begitu terkejut, Jay sampai terbatuk-batu mendengar penjelasan langsung dari pria ini, Jay menyipitkan matanya ketika ia kemudian mengenal sosok Darius yang ternyata orang terkaya di kota ini...wahh...Tiara benar-benar pintar....jika dia berhasil menjadi nyonya Hugo maka status sosialnya akan meroket naik..Jay sampai terdiam.....
''Maaf tuan...aku.......''
Darius mengangguk walau wajahnya benar-benar kesal....
''Jangan pernah datang ke rumah ini lagi untuk menemui Tiara, aku benci ada pria lain yang datang ke sini..''
Jay mengangguk dengan cepat, intimidasi tuan Darius begitu terlihat..dan Jay benar-benar segan...
''Tuan....''
''Darius....jangan mengusirnya....'' ucap Tiara namun kata-katanya terputus ketika melihat perubahan di wajah Darius...
''Diam kau Tiara.....dan untuk kau,..pergi atau anak buahku........''
Jay berdiri dengan kegugupan yang kentara...
''Aku pergi sendiri Tuan...aku akan pergi sekarang....''
Darius memalingkan wajahnya dan menatap tajam ke arah Tiara...
''Kau pikir apa yang kau lakukan di rumahku Tiara, aku sedang tidak dirumah namun kau malah menggunakan kesempatan itu untuk menemui laki-laki lain...''
''Bukankah kita tak punya hubungan apapun Darius, mengapa kau bersikap seperti ini..jangan bilang kalau kau...cemburu...'' Tiara mengerutkan kening untuk menebak,...
Darius mengeraskan wajahnya......
''Cemburu padamu Tiara..yang benar saja...kau terlalu percaya diri...aku tidak mungkin mencintai wanita sepertimu apalagi cemburu.''
Deg!!!!!
Mata Tiara menjadi panas, hatinya sungguh sakit sekali padahal....ia sudah berharap, sangat berharap mungkin Darius memiliki perasaan sepertinya, Tiara tidak mengharapkan apapun ia hanya ingin cinta Darius...namun sepertinya itu jauh dari mimpinya...
Tiara menganggukan kepala, ini terakhir kalinya ia mencoba, setelah ini dia tidak akan membiarkan hatinya melunak...tidak...
''Yah....kau benar,wanita kotor sepertiku tak akan mungkin menerima cinta pria kaya dan terhormat sepertimu..yah....aku bodoh sekali...'' desah Tiara lalu melangkah melewati Darius begitu saja,. meninggalkan pria matang itu berdiri sendirian..sesuatu di hatinya menjadi nyeri ketika melihat airmata Tiara....
__ADS_1
Apakah sungguh dia tidak merasakan cinta untuk Tiara,....tapi mengapa ia cemburu..?
********
Malam hari....
Tiara tidak turun untuk makan bersama Darius, dan lebih memilih makan di kamar, karna kamar mereka terpisah maka Darius tidak bisa tau apa yang terjadi kepada Tiara...
"Nyonya Tiara sedang makan...''
''Yah....nyonya sedang makan, tapi diam saja dari tadi, biasanya Nyonya banyak bicara tapi ketika aku mengantar makanan, nyonya menyuruhku pergi dengan cepat...''
Drius mendengarkan perkataan pelayan dengan wajah yang serius, lalu menatap ke arah lantai dua, dengan hati yang resah...
Tiara.......
***********************
Tiara baru saja habis mandi, tubuhnya tampak segar dan wangi...yah..sejak ia hamil, Tiara gemar sekali berendam dengan banyak campuran bunga dan susu, ia senang melakukan perawatan tubuhnya...
Karna itu tak heran jika tubuh Tiara akan mengeluarkan aroma bunga yang memikat dan harum bagi siapapun yang mendekat...
Tiara menutup pintu toilet. karna ia memang sendirian di kamar, maka Tiara akan melangkah polos tanpa busana, biasanya ia akan melangkah telanj*ng ke arah lemari dan memakai gaun tidurnya...perutnya sudah mulai membesar....Tiara suka memandang perutnya yang mulai membesar di depan cermin dan tertawa sendiri....
Tiara melangkah tanpa curiga..ia kembali menatap cermin dan tertawa kecil melihat perutnya yang putih mulus...sebentar lagi ia akan menjadi ibu...
Tiara tak sengaja membuang pandangan dan begitu terkejut melihat sosok Darius sedang duduk di ranjang dan menatapnya tajam...
Sejak kapan Darius berada disana...?
Tiara menjadi panik lalu melangkah ke arah lemari dan hendak meraih gaun tidurnya, namun.....
Hening ketika Darius sudah memeluknya, jemari kokoh Darius sudah menggenggam pa yu da ra besarnya...sembari mengelus p*tingnya dengan gerakan lembut yang menggetarkan....
sembari menjatuhkan wajahnya, mengecup pundak Tiara....
Betapa ia merindukan tubuh ini................
Tiara tak bisa bergerak dengan pelukan posesif Darius....
__ADS_1