Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Tak Menyangka


__ADS_3

Masih berdiri ditempatnya semula Lisa seolah tenggelam dengan perasaannya sendiri, ia sungguh masih di liputi rasa bingung di antara kedua pria dewasa ini...siapa yang sudah menyentuhnya...? menyebabkan berbagai banyak tanda di tubuhnya...siapa..??


Mata Lisa berkaca-kaca sesaat sungguh ia merasa begitu frustasi sendiri....


''Lisa.....''


''Yah......''


Lisa menatap Devan yang memandangnya dengan kerutan di dahinya....?


''Apa yang terjadi..mengapa kau masih berdiri disitu...''


Lisa membeku, sesaat ia pun menoleh pada sosok Luke yang menatapnya dengan pandangan berbeda....hingga tubuh Lisa merinding....ia menghela nafas...lalu menundukan kepalanya dalam-dalam....


''Maafkan aku......''ucap Lisa kemudian membalikan tubuhnya dan bersiap melangkah...


Namun Luke berdehem sebentar....


''Lisa.........''


Gadis itu menoleh dan menemukan senyuman Luke kepadanya....


''Ya tuan Luke....''


''Kau sangat manis.....''


Rasanya sesak di dada Lisa mendengar pujian Luke...ia pun memaksakan diri untuk tersenyum..


''Terimakasih tuan Luke..''

__ADS_1


Dengan cepat Lisa melangkah meninggalkan Devan dan juga Luke...


kedua pria itu saling menatap dengan tajam....


''Luke.....jangan pernah mendekati Lisa....dia milikku...''ucap Devan dengan tatapan peringatan..


Luke tertawa........


''Apa kau menyukainnya...''


''Yah......aku menyukainya...''ucap Devan dengan tajam..


Sementara Luke mengepalkan tangannya di belakang punggungnya....ia pun tersenyum...


''Tentu saja dia milikkmu...bukankah anak buahmu yang lebih dahulu menemukannya.....''


''Yah....senyumannya seperti seseorang dan aku suka...''


Luke tersenyum lalu berdiri....


''Aku tak akan merebut milikmu...Devan...''ucap Luke berjanji, lalu ia melangkah meninggalkan Devan sendiri....


Sementara Devan kembali menyeruput kopinya sambil membayangkan senyuman manis seorang Lisa....dia sudah jatuh cinta..


*****


Luke menuruni tangga...ia sedang merasa kesal entah mengapa mendengar ucapan Devan yang memperingatkan dirinya tentang Lisa..hati Luke menjadi panas...


Dan tanpa sengaja Luke menatap seorang Lisa sedang berdiri sendirian menatap ke arah kolam berisi ikan hias dan memandangnya dengan tatapan kosong...tanpa sadar...langkah Luke terarah mendekati Lisa...melihat sosok gadis yang sederhana namun dia memikat...

__ADS_1


''Ehm....jangan bilang kau mau menjadi salah satu ikan disini....'' ucap Luke yang membuat Lisa menoleh...


Keduanya bertatapan.........apakah Luke yang sudah menyentuhnya...? mengapa hal ini membuatnya seakan gila...


''Jika bisa aku mau menjadi salah satu dari mereka...''


Luke tentu terkejut mendengar ucapan Lisa di luar dugaan....keduanya saling menatap lagi ketika mata Lisa berkaca-kaca....


''Mengapa......'' tanya Luke penasaran...


Lisa menghela nafas....menatap lagi ke arah ikan-ikan hias yang sedang berenang dan tersenyum sedih...


''Tuan lihatlah ikan-ikan hias ini....mereka sangat polos..menjadi manusia sungguh rumit, mereka saling membunuh, mereka berbuat jahat karna sebuah ambisi yang akhirnya sia-sia....bahkan berbuat cara licik demi memuaskan nafs*nya...pada akhirnya apa yang ia dapat...tidak ada, hanya rasa sakit tak berujung yang menjadi penyesalan seumur hidupnya....'


Luke membeku mendengar ucapan Lisa....ia pun menatap lekat gadis di hadapannya...


''Lisa....''


Lisa membalikan tubuhnya berdiri dan menatap mata Luke dengan tajam...


''Aku tau benar tuan Luke yang sudah masuk ke kamarku semalam dan menyentuh tubuhku....bunuh aku kalau aku salah....''


Deg!!!!!


Luke menghela nafas....ketika melihat airmata Lisa menetes....


''Apa tuan menginginkan tubuhku...aku bahkan hanyalah seorang pelayan rendahan tidak bisa di banding dengan kedudukanmu tuan Luke,....jadi jangan melakukannya lagi atau...kau akan merasa malu sendiri..karna telah menyentuh tubuh pelayan hina sepertiku...''


Lisa menghapus airmatanya yang menetes...ia melangkah begitu saja melewati Luke,.....

__ADS_1


__ADS_2