Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Rasa Panas


__ADS_3

Mobil akhirnya sampai di kediaman keluarga Darren Hugo...mobil berhenti dan para pelayan mulai mengangkat koper milik Kanaya..dari arah taman tampak sang Mommy sedang duduk dan bicara dengan Alan dan juga David..


''Ayo Kanaya...kita ke taman saja..''


Alana meraih jemari Kanaya dan setengah menariknya agar mempercepat langkahnya sementara Kanaya sungguh gugup ketika menatap sosok kak David yang menurutnya keren....


''Mommy....'' jerit Alana dan Kanaya langsung memeluk tubuh Alana dengan dekapan erat...


Dan Alea menyambut mereka dengan penuh kehangatan...


''Kau semakin tumbuh tinggi Kanaya...astaga kau bahkan baru akan berusia 14 tahun....''


Kanaya tersenyum malu..sementara matanya melirik pada sosok David yang sedang asik berbicara dengan Alan..mereka terlibat pembicaraan tentang gam dan mobil...


Alea berdehem meminta perhatian kedua pria tampan di depannya..


''Alan dan David...''


Sontak keduanya menoleh dari kesibukan mereka, suara Alea tak bisa di bantah atau di acuhkan.itu adalah perintah..


''Ya Mom.....'' balas Alan dan David patuh..


Dan saat itulah Alan baru sadar dengan kehadiran Kanaya yang sudah bertumbuh lebih tinggi..Kanaya sangat cantik dan sangat mirip dengan ibu Genka..hal yang sama di alami David, ia begitu terpana karna Kanaya sangat cantik..


''Ayo Alan dan David...sapa adikmu..oya...kau harus membantunya jika Kanaya dalam kesulitan..''


Kanaya dan Alan saling menatap, sisa rasa kesal itu masih sangat ada dan begitu membuat keduanya hilang mod..sementara David hanya mengangguk patuh..


''Baik Mommy...'' balas Alan patuh..

__ADS_1


Sementara perhatian Alea jatuh pada putri cantiknya Alana..sambil membelai rambut putrinya Alea bertanya..


''Bagaimana castingmu sayang...''


Mengingat itu membuat Alana trkekeh.mengingat wajah tersiksa Rafael kemarin..


''Mom.....aku di terima sebagai model di perusahaan Rf Group..dan besok aku akan menandatangani kontrak..''jerit Alana senang...


David menoleh dan mendekati Alana..


''Hey...padahal paman mau menawarkanmu di sebuah agensi terkenal....''


Alana menggeleng...


''Aku sudah terikat sekarang...maaf..'' balas Alana tertawa...


**********


Alana turun dari mobil dengan langkah yang pas, tubuhnya yang tinggi dan langsing, tatapan mata yang tajam seolah membius semua mata yang menatapnya..


Begitu memasuki perusahaan, Alana kembali membuat heboh dan menjadi pusat perhatian..ia sangat manis dalam balutan rok pendek dengan baju pendek di atas pinggang yang membuat ia terlihat semakin manis...


Menaiki lift ia langsung di antar oleh salah seorang pegawai yang tak bisa memalingkan wajahnya dari sosok Alana Hugo yang sempurna...


Akhirnya mereka sampai di ruangan milik Rafael Alexander,..


''Silahkan....tuan Rafael sedang menunggu anda...''


'Alana pun tersenyum dan menganggukan kepalanya..

__ADS_1


''Terimakasih....''


Hanya satu kata itu dan akhirnya membuat pria yang mengantarnya menjadi salah tinggkah..


Ceklek...


Pintu terbuka dan Alana melangkah masuk..


Hening...


Rafael membeku melihat Alana berdiri dengan kesempurnaannya yang begitu menggetarkan...


Mengapa gadis ini sangat cantik...???


Alana pun menaikan sudut bibirnya lalu melangkah mendekati Rafaael..


''Tuan Rafael...selamat pagi, aku senang menemukan kau sangat segar pagi ini..'' Alana bersikap sopan...


Sehingga Rafael hanya mampu melonggarkan tenggorokannya...


Sialan..Alana, mengapa hawa di ruangan ini terasa panas...??


Deg!!!!


Rafael mencoba berkonsentrasi...


''Aku pikir...kau harus segera menandatangani kontrak kerjasama kita Alana.......''


Alana menurunkan pandangan pada beberapa berkas tebal di hadapannya...dan menaikan sudut bibirnya..

__ADS_1


__ADS_2