Mengandung Anak Psikopat Kejam

Mengandung Anak Psikopat Kejam
Pilihan Sulit


__ADS_3

Usai membereskan Devan dan anak buahnya Kenan dan Darren memandangi sebuah makan yang di buat asal oleh Devan...


Rupanya ibunya mengalami syok karena di ancam oleh Devan dan akhirnya meninggal karna serangan jantung..karna Devan belum mendapatkan Genka maka pria itu sengaja mengirim pesan kepada Genka untuk menemuinya padahal itu semua omong kosong.....


Kenan memejamkan matanya jika saja Genka jujur dari awal mungkin ia bisa menyelamatkan hidup ibunya ...


Bagaimana sekarang...... bagaimana cara memberitahu Genka bahwa sang ibu telah meninggal..apalagi Genka sedang hamil anaknya..... Kenan sangat cemas dia akan keguguran karna terlalu terguncang.....


Kedua pria itu memandangi makam itu dengan bingung..ini adalah pilihan yang sangat sulit....


''Apa yang harus aku lakukan Darren...aku sangat bingung....''ucap Kenan dengan kerutan di dahinya....


Darren juga bingung bagaimana memberitahu Genka....ia sama dilemanya dengan Kenan....


''Aku tak tau harus berkata apa Kenan...namun jika kita berbohong akan semakin membuat Genka terluka...dia akan hidup dalam dunia tidak nyata ketika membayangkan ibunya masih hidup tapi....berkaca dari pengalaman ku dulu bersama Alea...dia sangat hancur ketika aku berbohong...jadi mungkin kau harus jujur.....''


''Lalu bagaimana kalau dia keguguran Darren...bagaimana dengan anakku jika terjadi sesuatu....''

__ADS_1


''Aku juga berpikir kesana Kenan.....lalu apa yang akan kau lakukan...aku menyerahkan semua keputusan kepadamu.'' ucap Darren...


Kenan terdiam sebentar.......


''Aku akan merahasiakan ini semua Darren..paling tidak Sampai kandungannya lebih besar dan siap menerima berita buruk ini..'' ucap Kenan dengan yakin....


Darren mengangguk......


''Baiklah jika itu keputusanmu Kenan....aku ikut saja ...''


Kenan memijit dahinya lalu menatap makam itu dengan rasa bersalah ..


''Yah....kita akan memindahkan nya . ''


Kedua pria itu lalu meninggalkan tempat itu, lalu mengikuti proses pemindahan makam yang di lakukan oleh anak buah mereka...lalu merekapun pulang....


❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Alea sedang menemani Genka yang cemas, sedari tadi dia melihat ke arah pintu namun Kenan dan juga Darren belum kembali...hal itu membuat Genka semakin gelisah...


''Genka.....bersabarlah semua akan baik-baik saja...''


Genka menoleh....ia ingin tenang namun hatinya tidak bisa tenang....dari semalam ia tidak bisa tidur entah mengapa.... pikirannya terus tertuju pada ibunya..bahkan masih membayangi nya sampai saat ini....


Genka menundukkan kepalanya.....


''Kak Alea......aku tidak bisa berhenti cemas, perasaanku sangat tidak tenang...bagaimana dengan ibuku..apakah dia baik-baik saja...apakah Devan tidak menyakitinya...aku tak bisa membayangkan jika sesuatu terjadi kepada ibuku..aku benar-benar tak bisa maafkan diriku...''ucap Genka dengan mata yang basah...


Alea sungguh ikut sedih..ia pernah ada di posisi Genka saat ini ..dia berharap ibu Genka akan selamat namun...jika memang tidak maka dia hanya bisa berharap Genka akan menjadi kuat..dia sedang hamil sekarang......


''Jangan berpikir yang tidak-tidak.....kita akan menunggu mereka pulang dan mengabarkan kalau semua akan baik-baik saja....''ucap Alea mencoba membujuk...


Dan Genka mencoba untuk tenang...tak lama kemudian mobil memasuki pekarangan dan Genka tersenyum itu adalah mobil Kenan dan Darren....hati Genka menjadi semakin berdebar-debar..


Sementara Kenan dan Darren melangkah bersama memasuki ruang tamu....

__ADS_1


''Kenan....bagaimana dengan ibuku...''tanya Genka dengan cemas..


Kenan menghela nafas.....


__ADS_2